Skip to main content

SELAGI AKU MASIH MUDA


BacaNulis.Com - Selagi aku masih muda
Biarkan idealisme melekat di jiwaku
Selagi aku masih muda
Biarkan kesucianku tertanam di taman hatiku

Selagi aku masih muda
Biarkan aku resah melihat kebodohan dunia
Selagi aku masih muda
Biarkan aku terbebas, mendendam& menghajar pengekangan hati nurani

Penistaan terhadap kemanusiaan
Pendustaan terhadap kefitrahan manusia
Dan penggiringan manusia menuju hamparan padang sahaya nafsu harus dihentikan

Dan kau lihat!
Manusia tak bersahabat lagi dengan manusia

Kecongkakan atas nama gengsi
Pembudakan atas nama senioritas penguasa
Mematikan batin kebebasan manusia mencari jiwanya

Kebudayaan senioritas
Kebudayaan ceremonialitas
Kebudayaan pencitraan
Bangkit menjadi setan kebudayaan palsu yang mengingkari hati nurani berwujud
topeng

Selagi aku masih muda
Biarkan aku terbang bebas menerjang menghujam segala bentuk tirani kemanusiaan itu.
Selagi aku masih muda
Biarkan aku berjalan menentang pengingkaran jiwa sebagai hamba Ilahi

Selagi aku masih muda
Bebaskan aku untuk mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah
Selagi aku masih muda
Biarkan aku berteriak lanjang menyelamatkan kebenaran
Walaupun teriakan itu tidak terdengar, teredam oleh bisingnya dunia
Selagi aku masih muda
Izinkan aku menjadi revolusioner perubahan
Revolusi akan menjadi jawaban ketika semua terkekang oleh belenggu pembodohan

Dan ketika aku sudah tua nanti
Aku akan menyerahkan idealisme ini kepadamu anak muda
Karena ketika aku sudah tua nanti
Aku harus persiapkan diri menghadap Ilahi

Baca juga: Hidup di Tepian
Medan, 28 Februari 2011
09 : 14 WIB
BY ME: BANGSUR
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar