Skip to main content

PERTARUNGAN


Secakar darah
Memerih luka di kakinya

Air mata menjadi beku
Menahan pedih perih

Hanya bisa menjilat
Menata ulang tenaga

Tidak ada dokter
Tidak ada perban
Tak ada penyembuh yang bisa selamatkan luka

Sendiri…
Entah menyesali petarungan tanpa kemenangan
Kalaupun menang, entah apa yang dimenangkan

Jilatnya menengadah do’a
Sembuh berharap pinta

Secakar derita
Oleh harimau kecil di istana
Berebut kuasa dengan petarungnya

Mata lampunya berpesan kepada manusia
Kau tau?
Inilah yang sudah digariskan oleh rimba
Jangan kau bertarung dengan sesama
Sebab air mata tak selalu berbuah bahagia

Secakar kesempatan
Harimau kecil berlalu dengan dendam berkelakar


Sumberjo, 26 agustus 2011
bangsur
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar