APAKAH SITI HAJAR SEORANG BUDAK?

APAKAH SITI HAJAR SEORANG BUDAK?


Menurut kisah yang sudah banyak dikenal, Siti Hajar (istri Nabi Ibrahim yang ke-2) adalah seorang budak wanita. Tetapi seorang penulis Al-Allamah Al-Qadhy Muhammad Sulaiman Al-Munshurfury telah melakukan penyelidikan yang seksama bahwa Siti Hajar adalah seorang wanita yang merdeka, dan ia adalah putri Fir’aun sendiri (lihat buku Rahmah lil alamin, 2/36-37). Menurut buku Sirah Muhammad karangan Syekh Syafiyurrahman Al-Mubarakfury, Fir’aun menghadiahkan putrinya sendiri (Siti Hajar) untuk menjadi pembantu Sarah (istri Nabi Ibrahim yang pertama), sebagai wujud pengakuan atas keutamaan Sarah yang memiliki kedekatan dengan Allah SWT. Di ujung kisah, Sarah mengawinkan Hajar dengan Nabi Ibrahim. Hajar inilah yang suatu saat melahirkan Ismail (nenek moyang Nabi Muhammad SAW).

(Al-Mubarakfury, Syaikh Syafiyurrahman. 1993. Sirah Muhammad. Jakarta : Abdika Press. Hlm : 34)
Buka Komentar