Skip to main content

AS-SABIQUNAL AWWALUN


As-sabiqunal awwalun adalah orang-orang yang terdahulu dan yang petama-tama masuk islam. Mereka pada awalnya merupakan orang-orang terdekat dengan Nabi yang menerima dakwah islam pada masa-masa awalnya. Diantara mereka termasuk anggota keluarga dan sahabat-sahabat karib yang  masih mempunyai kebaikan, yang dikenal dan mengenal baik kepribadian Nabi. Mereka menerima dakwah Nabi dimungkinkan salah satu faktornya adalah karena keyakinan dan ketidaksangsian mereka atas keagungan jiwa Nabi dan kejujuran pengetahuannya. 

Orang-orang yang disebut as-sabiqunal awwalun ini meliputi istri Nabi, Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwailid, pembantu Nabi, Zaid bin Haditsah bin Syurahbil Al-Kalbi, anak paman Nabi, Ali bin Abu Thalib, yang saat itu masik kanak-kanak dan hidup dalam asuhan Nabi, serta sahabat karib Nabi, Abu Bakar Ash-Shiddiq. Mereka semua masuk islam pada hari pertama dimulainya dakwah. 
Peranan Abu Bakar pada awal dakwah islam juga memberi kontribusi yang baik. Abu Bakar sangat bersemangat dalam berdakwah. Berkat seruan Abu Bakar inilah, beberapa orang berbondong-bondong masuk islam, seperti Utsman bin Affan Al-Umawy, Az-Zubair bin Al-Awwam Al-Asady, Abdurrahman bin Auf, Sa’d bin Abi Waqqash Az-Zuhriyah dan Thalhah bin Ubaidillah At-Taimy. Mereka semua adalah orang-orang yang lebih duhulu masuk islam.

Sahabat-sahabat lainnya yang juga lebih dulu masuk islam adalah Bilal bin Rabbah Al-Habsyi, kemudian disusul Abu Ubaidah Amir bin Al-Jarrah dari Bani Al-Harits bin Fihr, Abu Salamah bin Abdul Asad, Al-Arqam bin Abil Arqam Al-Makhzumy, Utsman bin Mazh’un dan kedua saudaranya Qudamah dan Abdullah, ubaidah bin Al-Harits bin Al-Muthalib bin Abdi Manaf, Sa’id bin Ziad Al-Adawi dan istrinya Fathimah binti Khattab Al-Adawiyyah, saudara Umar bin Al-Khattab, Khabbab bin Al-Aratt, Abdullah bin Mas’ud Al-Hudzaly dan masih banyak yang lain. Mereka ini juga disebut As-sabiqunal awwalun, yang berasal dari kabilah Quraisy.

(Al-Mubarakfury, Syaikh Syafiyurrahman. 1993. Sirah Muhammad. Jakarta : Abdika Press. Hlm : 121-122)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar