Skip to main content

AWAL KEMUSYRIKAN DI MEKKAH


Bangsa Arab awalnya mengikuti dakwah Ismail AS untuk menyembah Allah SWT dan mengesakannya. Sampai kemudian muncul Amr bin Luhay, pemimpin Bani Khuza’ah. Ia dikenal suka berbuat baik, respek pada urusan umat dan agama. Amr bin Luhay pernah mengadakan perjalanan ke Syam. Ia melihat penduduk Syam menyembah berhala dan menganggap itu adalah prilaku yang benar. Sebab, baginya Syam adalah tempat para Rasul dan tempat diturunkannya Kitab Allah. Ia pun pulang dengan membawa Hubal (sebuah berhala) dan meletakkannya di Ka’bah, serta mengajak penduduk Mekkah untuk menyembah berhala. Sementara orang Hijaz mengikuti Mekkah yang dipercaya sebagai penjaga kemurnian Ka’bah dan tanah suci. Pada gilirannya kemusyrikan semakin merebak di mana-mana.

(Al-Mubarakfury, Syaikh Syafiyurrahman. 1993. Sirah Muhammad. Jakarta : Abdika Press. Hlm : 60)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar