TAK ADA LANGIT LAIN

TAK ADA LANGIT LAIN

TAK ADA LANGIT LAIN

 Akhirnya aku harus berdiri
Di tengah gundukan situasi yang tak biasa
Memandang di sekitar, “gunug apa lagi yang harus ku daki?”
Keadaan tak selama ada di puncak
Suatu hari, kita harus turun dan mendaki kembali
Tapi terkadang, terlalu lama di bawah akan membuat aku merindukan awan, dingin, pelangi, sunset serta suara jangkrik dan gemerlap kunang-kunang yang tak ada di padatnya kota
Melanjutkan mimpi, haruskah dibatasi oleh kesempatan?
Serta tuntutan-tuntutan yang menyesakkan?
Jika mudah saja, tak mengapa
Namun, hidup tidaklah selalu begitu
Alam saja mengenalkan gelap dan terang
Aku memandang ke langit
Di ufuk barat berakhir, aku berdiri
Tak ada langit lain
Langit tetap biru
Dan aku harus tetap bertahan
Tak ada pilihan
Medan, 13 februari 2012
Bs_on7
Buka Komentar