Skip to main content

Cara Aman Ngobrol di WA (WhatsApp)

Jagat komunikasi hari gini sudah menembus batas ruang dan waktu. Semenjak internet mblusuk ke seluruh kota dalam negeri. Bahkan sudah sampai di daerah-daerah. Bicara internet sudah pasti terkait dengan media sosial yang sudah wow banget deh. Bukan sekedar platform lawas seperti Facebook, Twitter, tapi cara berkomunikasi. Lebih khususnya yaitu platform ngobrolnya. Masyarakat Indonesia memang terkenal suka dengan gaya srawungan. Ngobrol santai. Beda denga jaman dulu, yang ngobrolnya pas ngumpul di pos ronda atau pas arisan. Atau bergosip lewat telpon. Sekarang?

Ngobrolnya lebih intens lagi dengan platform seperti WA. Dalam kesenyapan malam masih aktif ngerumpi di grup tanpa ada yang tau. Tanpa mengganggu sesiapa juga. Siapa saja yang bisa menggunakannya? Siapa pun. Dewasa muda, eksekutif muda, remaja, anak-anak sampai generasi yang sepuh juga akrab dengan WA. Saking gandrungnya dengan ngobrol di WA, seorang nenek yang beli telepon pintar di counter Hape minta langsung instal aplikasi WA. Wajib!

Soal keramahannya, WA memang juara. Cepat dan mudah. Apalagi pengembangnya selalu membuat inovasi yang menyenangkan bagi para pengguna. Ada saja perkembangan anyar, seperti status profil yang bisa dibuat seperti tayangan slide. Jadi makin asik ngobrol lewat WA kan? Tapi ada beberapa hal baru di WA yang bisa jadi

Berikut hal-hal yang ada di WA yang perlu diketahui:

1. 1. Mematikan tanda “read” centang biru.

Jika mengirim pesan di WA maka akan ada gambar centang dua yaitu tanda pesan sudah terkirim namun belum dibaca. Centang itu akan berubah berwarna biru jika penerima pesan sudah membacanya. Yang paling senang jika pesan itu sudah berwarna biru dan berharap segera dibalas. Namun apa yang terjadi jika ternyata pesan itu tidak kunjung berbalas. Centang biru sudah sejam yang lalu namun tidak berbalas juga. Ujung-ujungnya jadi bahan berantem, curiga, ngambek-ngambekan, tersinggung. Wah, bisa-bisa berakhir dengan keributan dan katakan putus!


Biar semua kodisi aman terkendali, kita bisa menyiasati kejujuran WA dengan cara, masuk ke menu Pengaturan (Setting) > Akun (Accounts) > Privasi (Privacy). Dari situ, scroll ke bawah dan hapus tanda centang di pilihan menu Laporan Dibaca (Read Receipts) untuk mematikannya.

2. 2. Mematikan Status Terakhir Dilihat (Last Seen).

Nah, ini penting buat yang lagi ngambek-ngambekan atau yang sedang ingin menyendiri. Kadang kita sedang enggan membalas pesan dari seseorang, tapi berabe juga karna WA memberitahu orang itu terkahir kali kita sedang online atau menggunakan WA. Ibaratnya gini, orang yang sedang tidak ingin kita balas WA-nya tau bahwa kita baru saja online namun tidak segera membalas pesannya. Karena ada tulisan di WA, “terakhir dilihat” itu.

Jika kita ingin menjaga privasi ini, bisa kok dimatikan info tersebut.

Caranya, masuk ke menu Pengaturan (Setting) > Akun (Accounts) > Privasi (Privacy). Lanjut pilih menu Terakhir Dilihat (Last Seen). Kemudian akan muncul pilihan lain lagi, diantaranya ada pilihan Semua Orang (Everyone), Kontak Saya (My Contacts), dan Tidak ada (Nobody). Kita pilih saja yang Tidak ada (Nobody). Beres! Sekarang tidak ada lagi yang bisa melihat informasi itu. Informasi kapan terakhir kali dilihat! Aman!

3. 3. Beri Tanda Bintang

Buat kita yang asik di WA itu kan karena nge-grup. Dari grup keluarga, grup alumni SD, SMP, SMA, Grup almamater angkatan sekian sampe grup kongkow, grup nongkrong, grup komunitas dan grup alaihimgambreng lainnya yang buanyak banget. Kadang-kadang obrolan di grup yang seru-seru itu bisa sampe ratusan chat yaa. Puyeng juga kan kalo pas lagi ngobrol ada satu obrolan yang penting dan sudah tenggelam dengan ratusan chat lainnya.

Biar, obrolan penting itu tidak tenggelam atau hilang kita bisa nih ngasih tanda bintang di obrolannya. Tanda ini berguna banget untuk menandai informasi penting.

Caranya, pilih pesan yang ingin ditandai, sentuh dan tahan agak lama – ya sekian detiklah. Selanjutnya akan muncul tanda bintang pada header WA. Lalu pilihlah ikon bintang tersebut.

Jika ingin melihat pesan yang sudah dibintangi, masuk Pengaturan (Setting), pilih Pesan Berbintang (Starred Messages).

4. 4. Mention Nama di Grup
Ini nih yang aktif di banyak grup. WA juga mengembangkan aplikasinya mirip dengan Twitter dan Facebook. Kita bisa menandai nama yang kita panggil. Tapi bedanya kan kalo di Twitter dan Facebook akan timbul pemberitahuan jika ada yang menyebut nama. Di WA sih tidak berkaitan seperti itu. Maksudnya tidak ada pemberitahuan jika nama kita disebut-sebut. Hanya saja nanti, warna diobrolan itu akan berubah setelah dimention. Fungsinya ya, biar yang punya nama langsung waspada jika namanya disebut.

Caranya, juga sama seperti di Twitter dan Facebook, di kolom percakapan, tekan tanda @ diikuti nama orang yang ingin disebut, lalu deretan nama di kontak grup itu akan muncul. Pilih deh yang ingin kita mention.

5. 5. Membalas Pesan
Wah, kalo lagi rame ngobrol di WA kan bisa panjang dan lama kan. Iya kan? Campur aduk deh obrolannya. Dari A sampe Z, sampe gado-gado juga ada. Saking cepatnya respon membalas obrolan, sering kejadian deh salam paham. Maksudnya nanggapin obrolan yang itu jadinya malah marahan. Biar kita gak salah menanggapi obrolan, WA membuatkan fitur “Balas” di headernya.

Caranya, pilih obrolan (percakapan) yang ingin kita tanggapi atau balas. Tekan obrolan itu dan tahan agak lama – sekian detik, lalu akan muncul header WA. Pilihlah “Balas (Reply). Selesai deh. Sesuai dengan maksud dan tujuannya.

Beberapa hal penting di atas itu wajib diketahui buat para pengguna WA. Biar ngobrolnya lebih nyaman dan hubungannya lebih langgeng. Semoga informasi ini berguna.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar