Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mau dibawa kemana Bangsa ini ???

Oleh : Jailani Nila Kusuma
Generasi penerus adalah sebuah pengharapan yang nantinya akan dapat meneruskan cita-cita dan arah kehidupan dari orang-orang yang sebelumnya yang telah berbuat. Hari ini mari kita lihat kondisi generasi kita yang sudah sangat memperihatinkan. Bangsa kita dari zaman dahulu sudah di kenal sebagai “bangsa yang beradat, dan berbudaya yang tak lengkang terhadap waktu dan tak lapuk karena panas”. Selogan bangsa kita seakan hilang dari tatanan kehidupan dan akhirnya semua mulai  terkikis oleh perkembangan zaman.
Kebiasaan dari remaja kita baik secara berpakaian dan etika pergaulan. Seakan-akan sudah tidak adanya lagi mencerminkan jati diri bangsa kita. Yang mengutamakan norma kesopanan. Tatanan kehidupan generasi muda yang terbentuk hari ini adalah kehidupan yang meterialis dan instan, serta gaya hidup yang euvoria. ini dipengaruhi oleh minimnya penyaringan informasi dari berbagai media informasi dari generasi muda itu serdiri. Yang telah disuguhkan dengan berbagai media informasi. Dengan begitu bebasnya menyuguhkan dan mempertontonkan bagaimana kebebasan kehidupan anak-anak sekarang dalam pergaulan bermasyarakat seperti tidak adanya rasa malu dan sama sekali sudah miskin akhlak.  
Sebagai generasi muda saya miris dan sangat sedih melihat hal ini yang telah menjamur dan sudah menjadi kebudayaan di dalam masyarakat. Generasi muda adalah aset yang sangat berharga untuk kemajuan suatu bangsa. Untuk itu harus segera perlu adanya usaha penyelamatan tatanan pendidikan bangsa ini. Agar nantinya generasi-generasi muda yang akan tumbuh tidak terprovokasi dan terindikasi seperti generasi hari ini, baik secara mental, sikap yang membuat hancurnya  bangsa ini. Kepemimpinan bangsa ini 10 sampai dengan 20 tahun mendatang akan di tentukan oleh generasi muda sekarang.

Bangsa ini sudah harus memutar haluan untuk mempetakan pendidikan generasi muda dari sekarang. Hari ini bukan saja prestasi saja yang harus kita ukir, jauh dari itu ada hal yang lebih penting dan yang harus di jadikan barometer pembentukan karekter setiap generasi muda yang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan beragama. Mari kita kembalikan pendidikan agamalah dengan wajib menjalankan syariat agama dengan sebenar-benarnya bagi setiap pemeluk agama islam. Kita jadikan pondasi utama untuk membangun generasi muda yang lebih baik dan mempunyai akhlakul karimah menyongsong negeri yang mendapat keridhoan Allah Swt.