Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sifat dan Ciri Pada Wirausaha Supaya Berhasil

Bygrave menggambarkan seorang pelaku wirausaha mesti mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
1.      Dream (Impian)
Bagi seoarang wirausaha harus memiliki visi terhadap masa depan pribadi dan bisnisnya, serta yang terpenting adalah kemauan dan kemampuan untuk mewujudkannya.
2.      Decisiveness (Keyakinan)
Bagi seorang wirausaha yang tidak bekerja lambat, mampu dalam menentukan keputusan dengan perhitungan yang tepat.
3.      Doers (Bertindak)
Bagi seorang wirausaha harus mampu melaksanakan keputusan yang diambilnya tanpa menunda-nunda.
4.      Determination (Bertekad Bulat)
Bagi seorang wirausaha harus melaksanakan aktivitas dengan penuh perhatian.
5.      Dedication (Dedikasi)
Bagi seorang wirausaha harus mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap usahanya
6.      Devotion (Kesetiaan)
Bagi seorang wirausaha mesti mencintai pekerjaan yang dipunyainya.
7.      Details (Rinci)
Bagi seorang wirausaha mesti bisa memperhatikan faktor-faktor kritis secara terperinci / detail
8.      Destiny (Nasib/Takdir)
Bagi seorang wirausaha harus dapat bertanggung jawab terhadap nasib dan visi perusahaan yang hendak dicapai.
9.      Dollars (Materi/Uang)
Bagi seorang wirausaha harus menilai motivasi bukan hanya sekedar uang.
10.  Distribute (Distribusi)
Bagi seorang wirausaha dapat mendistribusikan kepemilikanya terhadap orang yang dipercayainya.

Apabila seseorang mau menjadi wirausaha yang professional, maka Ia harus memenuhi criteria ketangguhan dan keunggulan. Adapun cirri dari kedua criteria diatas tersebut adalah sebagai berikut:
1.      Ciri-ciri wirausaha yang tangguh:
a.       Berpikir dan bertindak strategis, serta adaptif terhadap perubahan dalam berusaha mencari peluang.
b.      Selalu berusaha mendapatkan keuntungan melalui barbagai keunggulan dalam memuaskan konsumen.
c.       Berusaha mengenal dan mengendalikan kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta meningkatkan kemampuan dengan system pengendalian internal.
d.      Berusaha meningkatkan kemampuan dan katangguhan perusahaan terutama dengan pembinaan motivasi dan semangat kerja, serta pemupukan permodalan.
2.      Ciri-ciri wirausaha yang unggul:
a.       Berani mengambil resiko, serta dapat memperhitungkan dan berupaya menghindarinya.
b.      Berusaha mencapai dan menghasilkan karya bakti yang lebih untuk konsumen, pemilik, pemasok, tenaga kerja, masyarakat, bangsa, dan negara.
c.       Antisipatif terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungan.
d.      Kreatif mencari dan menciptakan peluang pasar dan mengingkatkan produktivitas dan efisiensi.
e.       Berupaya meningkatkan keunggulan dan value perusahaan melalui inovasi di berbagai bidang kegiatan.

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan dalam wirausaha, menurut Zimmener (dalam Suryana, 2003), yaitu sebagai berikut:
1.      Tidak kompeten atau tidak mempunyai kemampuan dan pengetahuan dalam mengelola usaha yang merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil dalam menggapai visinya.
2.      Kurang berpengalaman dalam mengordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya, dan maupun kemampuan dalam mengintregasikan operasional perusahaan.
3.      Tidak mampu dalam mengelola keuangan yaitu memelihara aliran kas. Kekeliruan dalam memelihara aliran kas akan menghambat jalannya operasional perusahaan dan mengkibatkan perusahaan tidak berjalan dengan lancar.
4.      Perencanaan yang tidak baik, sehingga mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.
5.      Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang menentukan keberhasilan, tapi jika lokasi yang dimiliki dalam menjalankan usaha tidak strategis dapat mengakibatkan perusahaan sulit beroperasi karena kurang efesien.
6.      Kurang pengawasan yang berakibat dalam penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.
7.      Memiliki sifat setengah-setengah dalam menjalankan usaha yang akan mengakibatkan usaha tersebut menjadi labil dan gagal tentunya.
8.      Wirausaha tidak siap dalam menghadapi dalam melakukan inovasi terhadap diri maupun perushaan, sehingga perusahaan tertinggal dari perusahan lain yang sejenis. Dan akibatnya terus mengalami kemunduran baik dalam produk maupun penyediaan jasanya.

Demikianlah pemaparan terhadap sifat dan ciri dalam keberhasilan usaha. Semoga menjadi wawasan bagi pembaca.

Sumber : Buku Kewirausahaan SMK 10 – Atty Srie Sulastri