Skip to main content

MUSLIM HARUS JADI PELAKU EKONOMI SYARIAH

Prof DR H Muhammad Hatta Menyampaikan Paparan Pada Dialog “Membangun Kekuatan Ekonomi Umat Berbasis Masjid”.

Majelis Ulama Indonesia(MUI) Kota Medan menghimbau seluruh umat Islam agar dapat menjadi pelaku ekonomi Syariah yang berdasarkan Al-Quran dan Sunnah Nabi .
Karena,pondasi ekonomi Syariah tidak melakukan penimbunan (Ihtikar),tidak memonopoli dan menghindari jual beli yang di haramkan dalam Islam.

Dengan tujuan agar tercapainya kebahagiaan di dunia dan di akhirat (Falah) melalui suatu tata kehidupan yang baik dan terhormat (hayyah thayyibah), seperti yang di katakan Ketua MUI Medan  Prof  DR H Muhammad Hatta, sebagai narasumber di acara tersebut.
Prof Hatta Juga Menjelaskan Bahwa Ekonomi hal yang mendasar bagi manusia dan saat ini sedang bermasalah, dimana ekonomi syariah belum dapat di praktikkan pada seluruh umat Islam Ekonomi Syariah itu keharusan, maka sejak 1987 MUI juga mengagas berdirinya BANK Syariah.karna inilah jati diri umat”

Dengan Penerapan Ekonomi Syariah tersebut akan menjadikan dalam suatu negara menjadi lebih baik tanpa adanya penimbunan, memonopoli, jual beli yang di haramkan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kerjasama dalam membangun ekonomi umat dan diperlukan mengembalikan fungsi Masjid sebagai pusat kegiatan Masyarakat.
Melalui manajemen Masjid yang baik sebagai sarana ibadah, pendidikan umat, perpustakaan Masjid Dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis Masjid serta pengelolaan dan bantuan sosial kematian.

Peran Masjid juga sangat penting yaitu membangun umat ekonomi secara berjamaah melalui analisis lingkungan, perumusan strategi, implementasi dan evaluasi strategi.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar