Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Tips Supaya Investasi DINAR (Gold Coin) Menguntungkan dan Berkah

*1. Tentukan tujuan investasi DINAR Anda*

Sebagian dari kita saat memutuskan berinvestasi tidak tahu sama sekali tujuan investasi yang ingin dicapai. Ada yang hanyanikut-ikutan teman, ada pula yang karena trend investasi di masyarakat. Padahal menentukan tujuan investasi yang ingin dicapai adalah bagian yang penting agar kita bisa menyusun perencanaan keuangan kita dengan baik. 

Banyak sekali contoh tujuan investasi yang bisa kita ambil sebagai tujuan investasi DINAR kita, misalkan untuk _menikah, pendidikan anak, naik haji, dana pension, dll._


*2.Tutup mata dan telinga Anda terhadap fruktuasi harga DINAR saat ini* 

Harga DINAR memang mengikuti harga emas dunia, jadi harganya juga sangat volatile, kadang naik kadang juga turun. Jika Anda ingin berinvestasi dalam DINAR atau emas logam mulia, jangan terlalu percaya dengan fluktuasi harga yang terjadi dalam jangka pendek. Kalau sudah punya uang, segera belikan DINAR. Jangan menunggu-nunggu kapan harga DINAR sedang turun, karena hal ini seringkali membuat kita lupa berinvestasi pada akhirnya.


*3. Jangan lupakan petunjuk, “Investasi DINAR bukan untuk jangka pendek”* 

Kalau Anda membeli DINAR sambil berharap untung besar dalam jangka pendek, lupakan saja! Lebih baik Anda berinvestasi ke instrument investasi yang lain, yang menjanjikan keuntungan jangka pendek. 

Jika Anda ingin memperoleh keuntungan dari investasi DINAR, sabarlah menunggu, setidaknya minimal 1 tahun. Sesuai dengan trend harga DINAR, 1 tahun diyakini adalah waktu minimal yang cukup untuk kita menangguk keuntungan dari investasi DINAR. Jika berdasarkan trend yang ada, kecenderungan kenaikan harga DINAR berkisar 20% - 25% per tahun, maka jika saat ini kita memiliki 1 koin DINAR dengan harga 2,7 juta per koin, tahun depan harganya diyakini akan berubah menjadi sekitar 3,2 juta!


*4.Untuk investasi DINAR, gunakan hanya uang nganggur Anda* 

Kadangkala karena terlalu ber semangatnya kita untuk berinvestasi DINAR, kita lupa uang yang kita pakai untuk investasi adalah uang yang kemungkinan akan dipakai dalam waktu dekat. 

Kalau mau aman berinvestasi DINAR, investasikan hanya uang nganggur kita. Uang yang kita tidak tahu akan dikemanakan. Daripada mengendap di bank dalam bentuk tabungan biasa atau deposito yang keuntungannya hanya berkisar 5-8% per tahun, belum dikurangi biaya macam-macam, maka tentu lebih baik dialihkan ke dalam bentuk DINAR yang keuntungan per tahunnya berkisar 20%-25%.


*5.Ikutilah komunitas-komunitas masyarakat pengguna DINAR* 

Dalam berinvestasi DINAR, untuk menambahsemangat dan pengetahuan kita, tidak salahnya jika kita bergabung dengan komunitas-komunitas pengguna DINAR. Di sana kita dapat berbagi tips-tips menguntungkan berinvestasi DINAR.


*6.Pastikan DINAR yang kita beli memiliki SERTIFIKAT resmi* 

1400 tahun yang lalu, untuk menggunakan DINAR dalam kegiatan ekonomi sehari-hari, sertifikat DINAR sama sekali “tidak dibutuhkan”. Tetapi saat ini, di mana DINAR baru menjalankan fungsinya sebagai _store of value_ (penyimpan nilai), belum _medium of exchange_ (alat pertukaran), maka adanya sertifikat asli mutlak diperlukan. Ini untuk memudahkan kita dalam menjual kembali DINAR kita saat diperlukan.


*7.Jangan lupa bayar Zakatnya, jika sudah sampai Nisabnya.* 

Dalam Islam, harta yang kita miliki tidak seluruhnya menjadi hak kita, ada miliki orang lain, yang harus kita tunaikan jika sudah mencapai nisabnya. Dan nisab DINAR adalah 20 keping. Jadi jika sudah memiliki 20 keping DINAR segera keluarkan zakatnya berupa 0,5 keping DINAR agar harta kita menjadi berkah dan terus tumbuh berkembang.


Semoga bermanfaat.. 🙂