Skip to main content

Teknis Pengurusan Surat Izin Usaha

Memulai sebuah usaha, berarti berhadapan dengan kesempatan dan resiko pada waktu yang bersamaan. Apabila berhasil memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan perusahaan, imbalan yang diperoleh berupa keuntungan atau laba. Sebaliknya, apabila gagal maka akan menanggung rugi. Ada sebuah alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan bisnis sendiri, adalah sebagai berikut:
a.       Perusahaan yang dikembangkan sendiri membuka kemungkinan untuk menjadi lebih kaya dari pada perusahaan lain yang dikelola dengan baik,
b.      Dapat menjadi bos bagi diri sendiri dan melakukan pekerjaan untuk diri sendiri.

Setiap orang ingin membangun suatu usaha atau bisnis tentunya mesti mengubah mental yang dipunyai dengan mental-mental baru seorang wirausahawan, seperti mempunyai mimpi besar untuk membangun usaha apa yang sedang berkembang, ilmu yang dapat mendukung dalam membantu mimpi tersebut dan kerja keras dalam menggapainya. Ketiga indikator tersebut, setidaknya dapat mewujudkan seseorang untuk mendirikan sebuah bisnis atau usaha.

Selain mental wirausahawan tersebut, ada langkah-langkah yang harus dilakukan. 1. Harus menyiapkan rencana yang matang tentang usaha apa yang ingin didirikan. Caranya, orang mesti jeli dalam melihat peluang untuk mendirikan usaha dan selera konsumen saat ini. 2. Dapat menentukan komoditas apa yang akan ditawarkan. 3. Harus cermat dalam menghitung harga jual produk setelah dipotong harga beli bahan, proses pengolahan dan keuntungan yang diperoleh. 4. Harus menentukan lokasi strategis yang mudah dijangkau, perkirakan tempat yang memang banyak didatangi orang-orang, melihat perubahan selera konsumen, jeli melihat peluang komoditas, berani berinovasi, menciptakan kreasi baru yang menarik minat konsumen dan memberi tambahan fasilitas atau pelayanan kepada konsumen untuk memberikan kenyamanan, sehingga konsumen tidak merasa kecewa pada usaha yang dibangunnya.
Adapun langkah pertama yang perlu diperhatikan untuk mendirikan usaha, adalah mengenai perizinan usaha. Perizinan usaha merupakan alat untuk membina, mengarahkan, mengawasi, dan menerbitkan izin-izin usaha per-dagangan.

Pada dasarnya, setiap orang ingin mendirikan usaha adalah untuk mencari keuntungan. Agar memperoleh keuntungan, setiap pengusaha di antaranya mesti pandai mengelola usahanya dengan manajemen yang baik, dapat memisahkan antara kekayaan pribasi dengan hasil usaha, pintar menari peluang pangsa pasar, kreatif dan inovatif dalam menciptkan sebuah hal yang baru yang tentunya dapat membedakan dengan pengusaha-pengusaha lain. Tetapi, dari penjelsana atau gambaran tersebut, untuk memperlancar dalam pengelolaan usaha, setiap pengusaha mesti mengurus perizinan usaha dari instansi pemerintah setempat.

Perizinan usaha tentunya hal yang penting, baik bagi pengusaha sendiri ataupun pemerintah daerah yang terkait. Perizinan usaha diatur dalam Inpres No. 5 Tahun 1984 dan SK Menteri Perdagangan Nomor 1458/KP/12/1984.

Adapun peraturan-peraturan pemerintah daerah yang berkaitan dengan pemberian surat perizinan usaha perdagangan atau surat-surat izin usaha, di antaranya sebagai berikut:
1.      SITU (Surat Izin Tempat Usaha), bacaselengkapnya...
2.      SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), baca selengkapnya...
3.      Kewajiban Memiliki NPWP, bacaselengkapnya...
4.      TDP (Tanda Daftar Perusahaan), bacaselengkapnya...
5.      NRB (Nomor Rekening Bank), bacaselengkapnya...
6.      AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan), bacaselengkapnya...
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar