Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kelebihan dan Kelemahan dalam Usaha Kecil

1. Kelebihan Usaha Kecil

Perusahaan mempunyai kelebihan dan kelemahan. Kelebihana usaha kecil, diantaranya adalah fleksibel, lebih efisien dalam pengoperasian, dan pelayanannya akrab.

a. Fleksibel

Usaha kecil biasanya dikelola langsung oleh pemiliknya. Oleh sebab itu, reaksi terhadap perusahaan pasar cepat. Selain itu, pengembangan ide produk dan pemanfaatan pasar juga cepat diputuskan karena tidak melalui prosedur pengambilan keputusan yang panjang (cukup diputuskan oleh pemilik yang sekaligus sebagai pengelola)

b. Lebih Efisien dalam Pengoperasian

kegiatan operasi perusahaan kecil relatif sederhana, baik ditinjau dari jumlah pekerja, modal, biaya, dan lingkup usaha. Dengan demikian, perusahaan kecil beroperasi dengan biaya yang tidak terlalu besar. Apabila perusahaan memerlukan bantuan, dapat memanfaatkan jasa dari pihak luar sesuai kebutuhan sehingga harga produk relatif lebih murah dibandingkan denga harga produk yang dihasilkan perusahaan besar.

c. Pelayanannya Akrab

dengan lingkup usaha yang relatif kecil, pelayanan yang diberikan akan lebih akrab dengan sentuhan pribadi. Pemilik bisa melakukan hubungan langsung kepada konsumen sehingga mendapatkan umpan balik secara langsung mengenai cara yang baik dalam memenuhi kebutuhan konsumen / pasar. Misalnya, pelayanan di rumah makan, toko pakaian, agen perjalanan, dan toko mebel.

2. Kelemahan Usaha Kecil

Adapun kelemahan usaha kecil, di antaranya adalah keterbatasan kecakapan manajerial dan kesulitan mengembangkan dana.

a. Keterbatasan Kecakapan Manajerial

pengelolaan usaha kecil yang umumnya dilakukan oleh pemilik menimbulkan keterbatasan manajerial. Umumnya, pemilik tidak mempunyai variasi keterampilan, tetapi hanya mempunyai keterampilan dan pengetahuan dalam satu bidang usaha tertentu. Selain itu, pemilik yang mempunyai keterampilan teknik belum tentu mempunyai kemampuan manajerial yang baik. Sebaliknya, pemiliki yang mempunyai kemampuan manajemen belum tentu mempunyai keterampilan teknik yang baik. Oleh sebab itu, kecakapan manajerial dalam pengelolaan usaha kecil terbatas.

b. Kesulitan Mengembangkan Dana

perusahaan mempunyai kesulitan dalam mendapatkan dana untuk membiayai usaha sebab umunya akses perusahaan kecil untuk mendapatkan kredit dari bank atau lembaga keuangan lainnya masih kurang. Selain itu, tingkat bungan yang dibebankan atas pinjaman bank atau lembaga keuangan lainnya relatif besar sehingga dapat menimbulkan kesulitan keuangan bagi perusahaan. Oleh sebab itu, para pengusaha kecil enggan meminjam uang untuk mengembangkan usahanya. Umumnya dana yang diperoleh perusahaan kecil dari modal pribadi atau keluarga dekat sehingga jumlah dananya terbatas.


Mudah-mudahan bermanfaat...