Skip to main content

Pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah tanda-tanda daftar catatan yang diadakan menurut ketentuan Undang-Undang Nomor 3 1982, tentang Wajib Daftar Perusahaan (WDP). Dengan kata lain, TDP merupakan suatu catatan resmi yang dikeluarkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan atau pelaksanaannya, serta mencatat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang.
Pengurusan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Adapun wajib daftar perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang belaku, adalah sebagai berikut:

a. Setiap perusahaan yang sudah memperoleh Izin Usaha Industri (IUI), Tanda Daftar Industri, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) barang dan jasa, Surat Izin Usaha Waralaba (SIUW) dan Tanda Daftar Gudang (TDG) wajib mendaftarkan usahanya kepada dinas yang mengatur tentang wajib daftar perusahaan agar memperoleh nomor register perusahaan.

b. Perusahaan kecil perorangan dikecualikan dari Wajib Daftar Perusahaan (TDP).

c. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) berlaku untuk jangka waktu 5 tahun terhitung mulai tanggal diterbitkannya dan wajib untuk meregister kembali selambat-lambatnya 3 bulan sebelum masa berlakunya berakhir.

d. Perusahaan yang memiliki nomor Tanda Daftar Perusahaan (TDP) wajib memasangnya di tempat yang mudah dibaca dan dilihat oleh umum, seperti pada papan nama dan dokumen-dokumen perusahaan yang dipergunakan untuk kepentingan usahanya.

e. Perusahaan yang berbentuk PT yang menjual sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal, wajib mendaftar kepada dinas, untuk mendapatkan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Perusahaan Terbatas Terbuka (PT. Tbk).

f. Pada perusahaan perseroan terbatas, apabila terjadi perubahan anggaran dasar, wajib melaporkan kepada dinas dengan menyebutkan alasan-alasan untuk memberikan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Perusahaan Terbuka (PT. Tbk).

Kemudian, biaya yang harus dikeluarkan untuk mendaftarkan usaha yang akan dijalankannya, ada beberapa hal yang harus diketahui, yaitu:

1. Membeli formulir, untuk form jenis A sebesar Rp. 7.500,-, sedangkan form jenis B, D, dan atau form lainnya sebesar Rp. 10.000,-

2. Bentuk usaha dan besar tarifnya:

No. Bentuk Usaha Tarif
1. Perorangan Rp. 50.000,-
2. Koperasi Rp. 50.000,-
3. Persekutuan Komanditer (CV) dan Firma (Fa) Rp. 100.000,-
4. Perseroan Terbatas (PT) Rp. 200.000,-
5. BUMN / BUMD Rp. 200.000,-
6. Bentuk Usaha Lainnya (BUL) Rp. 200.000,-
7. Pemohon Asing Rp. 500.000,-
8. Salinan Resmi / Petikan Rp. 25.000,-

3. Rekomendasi dan register Rp. 10.000,- per rekomendasi / legalisir

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat kepada para pembaca
Terima kasih

Baca juga: 4 Syarat Memperoleh Nomor Rekening Bank (NRB)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar