Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tafsiran Aneh Bumi Datar Dari Beberapa Ijma' Ulama

Halo salam sahabat bacanulis.com, kali ini berbicara seputar isu atau fakta yang terkait dengan topik bentuk bumi. Saat ini yang menjadi trending topik di Indonesia khusunya, adanya yang menyebarkan secara massal video di youtube dan juga artikel yang mengatakan bahwasanya bentuk bumi ini "Datar", bukan "Bulat".

Fakta atau isu inipun mencuat, menjadi perbincangan yang menimbulkan pro dan kontra. Saya pikir ini wajar saja, karena ada hal baru yang di informasikan dengan dilengkapi data-data yang ada terkait bentuk bumi yang datar, sementara hal tersebut bertentangan dengan sains yang sudah dipelajari dari mulai TK-Sarjana.

Terkait dengan hal itu, bahkan dalil-dalil terkait yang mendukung bumi datar atau bumi bulat pun dicari-cari, baik dari kitab Alqur'an, Bible, dll. Walaupun jika disimak dari berbagai kitab, lebih mengarah kepada bentuk yang datar (bumi datar), namun hal ini perlu pengujian tafsir, kata yang ahli di tafsiran. Sehingga pada akhirnya, orang-orang yang sudah mempercayai tetang bumi datar (flat earth) tidak mendapat dukungan terutama dari ayat-ayat Alqur'an dikarenakan ada Ijma ulama yang sepakat bahwa bentuk bumi adalah bulat.

Terdapat lebih dari satu keterangan ijma' (kesepakatan ulama) bahwa bumi itu bulat..

Di antaranya,


Keterangan Syaikhul Islam, yang beliau nukil dari Abul Husain Ibnu Al-Munadi..

Syiakhul Islam mengatakan,

وقال الإمام أبو الحسين أحمد بن جعفر بن المنادي من أعيان العلماء المشهورين بمعرفة الآثار والتصانيف الكبار في فنون العلوم الدينية من الطبقة الثانية من أصحاب أحمد : لا خلاف بين العلماء أن السماء على مثال الكرة …قال : وكذلك أجمعوا على أن الأرض بجميع حركاتها من البر والبحر مثل الكرة

Imam Abul Husain Ahmad bin Ja'far al-Munadi, –termasuk ulama yang masyhur dengan ilmu atsar dan karya-karya besar dalam berbagai cabang ilmu agama, termasuk generasi kedua di kalangan ulama hambali, beliau mengatakan:

"Tidak ada perbedaan di kalangan ulama bahwa langit itu seperti bola.. demikian pula mereka sepakat bahwa bumi dan semua gerakannya, baik darat maupun lautan, seperti bola.." [Majmu' al-Fatawa, 25/195]

Syaikhul Islam juga mengatakan,

السموات مستديرة عند علماء المسلمين ، وقد حكى إجماع المسلمين على ذلك غير واحد من العلماء أئمة الإسلام : مثل أبي الحسين أحمد بن جعفر بن المنادي …، وحكى الإجماع على ذلك الإمام أبو محمد بن حزم وأبو الفرج بن الجوزي ، وروى العلماء ذلك بالأسانيد المعروفة عن الصحابة والتابعين

"Galaksi tata surya itu melingkar menurut ulama kaum muslimin. Ada beberapa ulama yang menegaskan ijma' (sepakat) dalam masalah ini. seperti Abul Husain Ahmad bin Ja'far bin al-Munadi.. demikian pula yang menegaskan ijma' tentang hal ini adalah Imam Abu Muhammad Ibnu Hazm, dan Abul Faraj Ibnul Jauzi. Dan para ulama meriwayatkan hal itu dari para sahabat dan tabi'in dengan sanad yang makruf.." [Majmu' Al-Fatawa, 6/586]

Imam Ibnu Utsaimin mengatakan,

الأرض كروية بدلالة القرآن ، والواقع ، وكلام أهل العلم

"Bumi itu bulat berdasarkan dalil dari Al-Quran, realita dan keterangan para ulama.."

Selanjutnya Imam Ibnu Utsaimin menyebutkan beberapa dalil berserta penjelasannya. Di antaranya:

Firman Allah,

يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ

"Dia melingkupkan malam atas siang dan melingkupkan siang atas malam.." [QS. Az-Zumar: 5]

Selanjutnya beliau menjelaskan,

والتكوير جعل الشيء كالكور ، مثل كور العمامة ، ومن المعلوم أن الليل والنهار يتعاقبان على الأرض ، وهذا يقتضي أن تكون الأرض كروية

"At-Takwir (melingkupkan) maknanya menjadikan sesuatu seperti lingkaran, seperti lingkaran penutup kepala (imamah). Dan kita ketahui bahwa siang dan malam silih berganti di bumi ini. ini membuktikan bahwa bumi itu bulat.." [Fatawa Nur 'ala ad-Darb]

© Kesepakatan Ulama Tentang Bentuk Bumi | AL MUKHTASHAR
Source: Sumber

Diatas merupakan pendapat tetang bumi ini bentuknya bulan. Tapi, saya tidak memberikan referensi tetang dalil terkait bumi ini bentuknya datar. Sebab ini bukan masalah tafsiran, tapi riset, fakta dan data, serta uji coba.

Yang menjadi pihak terpercaya dan lembaga yang khusus menangani tentang antariksa adalah NASA. Merekalah yang memberikan data-data bahwa bumi ini bentuknya bulat, kita juga bisa liat gambar-gambar yang ada di google maupun di buku-buku. Nah... berarti yang mendapat dana kucuran adalah NASA, bukan komunitas/orang yang percaya bumi datar. Sehingga, wajar sebenarnya jika merekalah yang harus bisa menjawab segala kegundahan dalam pikiran yang membuat pro dan kontra.

Makanya aneh, jika ada orang yang diberikan informasi tetang bumi ini datar, kemudian dia meminta bukti kepada orang tersebut. Seharusnya klarifikasi terhadap yang sudah memberikan info (NASA) bahwa bumi ini datar. Jika tidak bisa, maka orang tentu bertanya-tanya.... ini yang dihadapai oleh peneliti-peneliti bumi datar.

Kembali ke tafsiran ulama, itu tentu bisa benar juga bisa salah. sebab ini bukan persoalan tafsir-manafsir, tapi pembuktian. Sehingga perdebatan ini simpel, jika percaya bumi bulat, maka buktikan!!!.

Bagi yang percaya bumi ini datar, mereka juga simpel saja permintaannya, yaitu praktekin ada pesawat yang melintasi kutub selatan, jika bisa dilintasi maka terbantahlah bumi datar. Ini persoalan yang sepele saja, tapi kenapa NASA khususnya tidak mencoba tantangan dan ini membuktikan bahwa bumi datar itu salah!!!

Maka sangat aneh jika, tafsiran menjadi pendukung utama dalam bentuk bumi yang bulat. Sementara belum dilakukannya uji coba terhadap ayat yang ditafsir tersebut. 

Terima kasih

semoga kita terus mencari kebenaran