Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Zaman Keemasan dari Hollywood Pada Dulu Kala

Menurut banyak para ahli dan orang-orang, era keemasan Hollywood adalah pada tahun 1930-an dan 1940-an pada saat industri ini berkembang. Tetapi banyak ahli sepakat bahwa meskipun 30-an membawa keberhasilan komersial namun zaman keemasan sesungguhnya dari sudut pandang artistik dimulai pada tahun 1920-an saat ia menarik bakat dari seluruh dunia. Sebelum periode ini, Hollywood sama seperti lokasi pembuatan film lainnya, tapi setelah Perang Dunia I, ia menciptakan ceruk untuk dirinya sendiri di dunia. Alasan yang jelas yaitu besarnya kerusakan yang diderita negara-negara Eropa dalam Perang Dunia dan kesulitan ekonomi, yang dihadapi oleh mereka mempengaruhi industri film. Sebelum kemunculan Hollywood sebagai tujuan utama. Jerman adalah tujuan terpopuler yang terkenal dengan keunggulan artistiknya. Amerika mendapat manfaat dari fakta bahwa korban tersebut, relatif kecil dan kehilangan harta benda bila dibandingkan dengan negara-negara Eropa.
Nama populer selama Era Emas adalah Clark Cable, Bette Davis, Charlie Chaplin, Bing Crosby, Spencer Tracy, Bob Hope, Ingrid, Judy Garland, Bergman, James Cagney, Jennifer Jones, Ronald Reagan, Elizabeth Taylor dan Cary Gran, daftarpun tidak ada habisnya. Aktor ini menjadi nama rumah tangga di seluruh negeri pada tahun 1930an dan 1940an. Industri film selama era ini begitu kaya dan kuat sehingga studio seperti Paramount, MGM, Universal, 20th Century Fox dan RKO terus menambahkan lebih banyak bangunan ke studio mereka. Lebih dari 7.000 film dirilis oleh studio ini selama periode 1930an dan 1940an. Lebih dari 75 juta orang berbondong-bondong menonton setidaknya satu film dalam seminggu dan selama tahun-tahun puncak Hollywood.

Dan juga selama era ini, bangsa ini melihat gangguan akibat Perang Dunia ke II. Segera setelah gangguan ini berubah menjadi kenyataan, para presiden studio ini menganggap ini sebagai sebuah kesempatan untuk membuat film yang akan membuat orang-orang se-negara-nya berkumpul selama tahun-tahun sulit dan mengerikan ini. Mereka membuat banyak film patriotik yang melibatkan aktor seperti Betty Grable dan Van Johnson. Film-film ini juga membantu usaha perang. Terlepas dari filmnya ada banyak film pendek dan dokumenter yang dibuat.

Beberapa film terkenal di era ke-emasan tersebut, Memphis Belle: Kisah Benteng Terbang yang disutradarai oleh William Wyler, Howard Hawks mengarahkan film Sersan York, To Have and Have Not. Kesamaan di antara semua film era keemasan adalah hampir semua film berakhir dengan nada bahagia dan semangat patriotik, yang disukai oleh masyarakat juga. Film yang dibuat pada tahun 1940-an disebut sebagai "film noir" yang dalam konteks sastra berarti "film gelap". Film-film itu kebanyakan pesimis dengan protagonis pria tangguh yang juga seorang protagonis sinis dan feminin akan menjadi wanita cantik yang memimpin pria tersebut ke situasi bencana. Beberapa contoh Film Noir adalah Stranger di Lantai Ketiga yang disutradarai oleh Boris Ingster, Sierra Tinggi yang disutradarai oleh Raoul Walsh, Shadow of a Doubt yang disutradarai oleh Alfred Hitchcock dan The Maltese Falcon yang disutradarai oleh John Huston.

Kategori komedi juga populer di era itu, fitur utama dari komedi tersebut adalah duo yang terbentuk selama periode tersebut. Beberapa duo aktor terkenal adalah Bob Hope dan Bing Crosby yang terkenal dengan film Road to Singapore, Abbott dan Costello, Spencer Tracy dan Katharine Hepburn, dan Dean Martin dan Jerry Lewis. Film-film yang menggambarkan kehidupan orang-orang barat selama era itu juga populer di kalangan orang-orang, beberapa contohnya adalah Benteng Apache dan Dia mengenakan Pita Kuning. Namun saat film-film ini dirilis, jatuhnya Hollywood sudah dimulai karena efek perang, depresi dan kedatangan televisi agar tidak bisa pulih kembali.