Skip to main content

Ingin Sukses di Usia Muda dengan Bertani Tomat

Usaha yang menjajikan tentu menjadi impian setiap pebisnis pemula. Saat ini memiliki bisnis untuk dijadikan sumber pendapatan utama maupun sampingan sangat mutlak dibutuhkan. Bagaimana tidak, kebutuhan hidup yang tinggi dan tingkat gaji yang rendah membuat setiap orang selalu kewalahan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Apakah kamu juga merasakan hal yang sama guys?

Jika iya, kamu tidak perlu cemas dan khawatir, karena kecemasan dan kekhawatiran tidak bisa membantumu untuk keluar dari masalah. Kamu harus bisa melihat berbagai peluang usaha yang ada di sekitarmu. Salah satu sektor yang paling potensial ada pada sektor pertanian. Secara Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam dan tingkat kesuburan tanah yang luar biasa. Kamu bisa bercocok tanam apa saja, baik sayur dan buah, obat-obatan herbal, dan jenis tanaman lainnya. Salah satu yang bisa kamu coba misalnya Tomat, jika kamu tinggal di daerah yang memiliki suhu rendah, tanaman ini sangat cocok untuk kamu budidayakan. Sebelum mencoba, kamu harus tahu terlebih dahulu mengenai cara perawatan tomat, supaya panenmu bisa maksimal, hehe

Penyiraman rutin untuk menjaga kesegaran tanaman

Hamper semua tanaman jenis sayur membutuhkan konsumsi air yang tinggi, tidak terkecuali tomat.  Bahkan,  untuk menjaga kesehatan tomat, kamu harus menyiramnya di pagi hari dan sore hari. Penyiraman tersebut dimaksudkan untuk menggantikan air yang sudah banyak menguap pada siang hari, mengembalikan kekuatan tanaman pada keadan tanaman dimalam hari,  dan juga penambahan terhadap tanaman yang kekurangan air.      
Dalam menyiram, kamu juga harus hati-hati agar tanaman tidak mengalami gangguan. Demi alasan keselamatan, sebaiknya kamu menggunakan alat bantu penyiraman berupa selang air. Dengan begitu resiko daun tersentuh akan berkurang.

Penyulaman untuk menjaga peluang usaha yang berkualitas

Dalam bertani tomat, kamu perlu memperhatikan secara rutin kondisi tanamanmu. Bibit tomat yang sudah kamu semai tidak serta merta bisa tumbuh dengan baik secara menyeluruh. Oleh karena itu, penyulaman dibutuhkan untuk mengganti bibit-bibit yang mati. Namun, jika dalam 3 mingu setelah tanam masih ditemukan bibit yang mati tidak perlu lagi dilakukan penyulaman, sebab penyulaman pada umur lebih dari 3 minggu akan menghasilkan tanaman yang pertumbuhan dan umur panennya tidak seragam sehingga akan menyulitkan penanaman. Oleh karena itu, idealnya penyulaman ini dilakukan pada umur 7sampai 14 hari.

Penyiangan/Pembumbunan gulma yang mengganggu pertumbuhan

Sebagaimana kehidupan manusia, tanaman juga senantiasa bisa diserang oleh berbagai jenis penyakit. Salah satu musuh dari pertumbuhan tomat adalah gulma. Penyiangan harus dilakukan manakala tampak bahwa telah tumbuh gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Penyiangan dapat dilakukan 2 atau 3 kali atau sesuai dengan kondisi lading selama 1 periode tanam. Penyiangan dilakukan dengan cara dicabut menggunakan tangan dan yang sulit dicabut menggunakan cangkul atau kored.

Pemupukan dan pemangkasan untuk hasil panen yang optimal

Pemupukan merupakan salah satu tahapan penting dalam bercocok tanam. Pupuk diibaratkan sebagai pencegah dari berbagai macam jenis penyakit dan juga pemicu tumbuh tanaman. Sebagai pupuk dasar bisa digunakan pupuk kandang atau kompos. Pupuk susulan berupa pupuk NPK yang diberikan 2 - 3 kali selama pertumbuhannya dengan cara ditugal kan pada setiap tanaman. NPK 15-15-15 sebanyak dosis 2 gram/tanaman.

Selain dipupuk, tanaman juga perlu perawatan, salah satunya adalah dengan melakukan pemangkasan. Pemangkasan ini bertujuan untuk membentuk pohon, mengurangi daun, mempercepat pembuahan, meremajakan tanaman, dan lain-lain. Secara umum pemangkasan dilakukan dengan memotong cabang/ranting yang tumbuhnya tidak tepat, memotong tunas-tunas air, atau memotong ranting-ranting yang kena penyakit. Pemangkasan yang penulis lakukan setiap seminggu sekali selama pertumbuhannya, tiap pohon hanya ditinggalkan sua cabang dan masing-masing cabang dibiarkan tumbuh masing-masing tiga tandan, dan buah yang dibiarkan masing-masing tandan disisakan 5 buah yang dipelihara agar menghasilkan buah yang besar. Dengan perawatan seperti diatas, peluang kamu untuk mendapatkan hasil usaha yang menjajikan akan semakin terbuka lebar.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar