Skip to main content

Hal-hal kecil yang perlu diperhatikan untuk mencegah Panas Dalam

Kesehatan adalah karunia terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita. Kita dapat melakukan apa saja yang kita inginkan dengan bermodalkan badan yang sehat. Namun, tidak bisa kita pungkiri, kadang kita sangat lali dalam menjaga karunia besar berupa kesehatan ini. Alhasil, penyakit pun muncul dan bersarang dalam tubuh kita sebagai ganjaran atas kelalaian yang kita lakukan. Salah satu penyakit yang paling sering kita alami karena kesalahan pola makan dan kelalaian adalah Panas Dalam. Panas dalam merupakan penyakit yang disebabkan karena kekurangan vitamin C, kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), kekurangan serat, konsumsi makanan berminyak yang bersifat panas dan berlemak seperti gorengan, hingga disebabkan oleh kondisi cuaca yang terur berubah-ubah.

Perubahan cuaca yang ekstrem seringkali menjadi penyebab munculnya gejala Panas dalam. Akan tetapi, kita seringkali menganggap perubahan cuaca tersebut sebagai hal yang sepele dan tidak berpengaruh terhadap kondisi tubuh kita. Tanpa disadari, ternyata perubahan cuaca tersebut dapat memicu timbulnya gejala seperti gangguan pada mulut seperti seriawan, bibir pecah-pecah, bau mulut, sembelit, sakit tenggorokan hingga badan meriang.
dr Laurentius Aswin Pramono sebagai Dokter Spesialis Penyakit Dalam mengatakan bahwa perubahan cuaca ektrem atau pancaroba, memaksa tubuh untuk mampu beradaptasi dan menyesuaikan kondisi dengan periubahan tersebut. hal tersebut dapat dilakukan oleh tubuh secara otomatis karena tubuh manusia memang memiiki kemampuan untuk menyesuaiakan kondisinya dengan lingkingan. Namun, tanpa kita sadari, banyak kebiasaan kecil yang kadang dianggap sepele dan tidak berpengaruh ternyata mampu memicu terjadinya penyakit seperti serangan panas dalam.
Walau ada mitos yang mengatakan bahwa mandi hujan akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan namun hal tersebut belum bisa dibuktikan secara llmiah. dr. Laurentius Aswin Pramono, SpPD, M.Epid berkata, “Main hujan-hujanan atau main air dalam waktu lama, itu bisa menurunkan imunitas tubuh. Di situ yang akhirnya menyebabkan panas dalam gampang menyerang,". Hal ini merupakan informasi yang sangat berguna bagi seluruh masyarkat awam yang belum mengetahui dampak dari kegiatan tersebut. setelah adanya informasi ini, tentu kita semua dapat menerapkan pola hidup yang lebih sehat dan juga lebih waspada terhadap hal-hal yang selama ini kita anggap sepele.

Selain hujan-hujanan, aktivitas yang dilakukan pada suhu panas yang ekstrem sejatinya juga dapat mempengaruhi kondisi tubuh dan dapat berdampak buruk. Hal ini juga patut diwaspadai bagi masyarakat yang senantiasa berktivitas diluar ruangan terlebih lagi dalam kondisi cuaca yang panas. Bukan hanya itu, mengendarai motor tanpa memakai pakaian yang tebal dan melindungi tubuh ternyata juga dapat mempengaruhi imunitas tubuh. Dengan demikian, informasi ini dapat menjadi catatan kepada para pengendara motor agar dapat menyesuaikan pakaiannya saat berkendara demi menjaga kesehatan. Sebaiknya, saat naik motor gunakan pakaian yang tebal atau jaket agar tidak tertembus angina dan sengatan matahari.
Kebiasaan lainnya yang juga cenderung di anggap sepele oleh masyarakat yaitu memakan makanan yang tidak memiliki kandungan gizi yang baik. padahal, tubuh senantiasa membutuhkan gizi yang cukup sebagai sumber tenaga dan system kekebalan tubuh. Parahnya, alih-alih makanan bergizi, masyarakat umumnya malah sering mengkonsumsi makanan yang mengandung MSG, pengawet, maupun pewarna dengan jumlah yang besar, padalah kandungan tersebut sangat tidak bersahabat dengan tubuh manusia. Aswin menjelaskan, Makan-makanan instan yang mengandung  pengawet serta msg dapat memperburuk kesehatan tenggorokan. Dari kesemua faktor yang mempengaruhi timbulnya panas dalam, agaknya pengendalaiannya dapat kita lakukan dengan baik sedemikian rupa. Khususnya pengaturan pola makan untuk mengurangi konsumsi makanan berpengawet dan MSG yang sanagt banyak kita jumpai di pasaran.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar