Cara Menentukan Harga Jual untuk Usaha Kue

Dalam berbisnis, segala sesuatunya wajib diperhitungkan secara cermat, mulai dari pemilihan barang, pengemasan sampai penentuan harga jual. Jangan sampai niat hati ingin berwirausaha, namun justru menjadi ‘kerja bakti’ karena merugi karena salah perhitungan.

Banyak orang yang setelah menerima THR Lebaran, memutuskan resign dari pekerjaannya lalu memulai usahanya sendiri. Sebagian besar dari Anda malah sebelumnya tak pernah terjun dalam berbisnis, sehingga bingung apabila dihadapkan pada masalah menetapkan harga jual.

Untuk menentukan harga jual, Anda harus menghitung secara teliti berdasarkan takaran resepnya. Misalnya seperti, satu resep dapat menjadi dua toples cookies, maka harga jualnya pun sudah masuk semua komponen di atas.

Bagaimana cara menetapkan harga jual Kue?

Sudah pasti orang jualan tak ingin rugi. Karena itu, Anda harus menghitung jumlah bahan yang digunakan untuk membuat kue ditambah dengan perkiraan pemakaian listrik, gas hingga packing-nya. Apabila sudah diperoleh biaya produksinya, Anda baru bisa menetapkan persentase atau keuntungan yang diinginkan.  Namun Anda harus melihat dulu satu resep jadinya berapa banyak. Dari situ Anda dapat menetapkan harga per satuan kuenya.

usaha kue

Bagaimana menghitung biaya gas? Untuk itu, Anda harus menghitung penggunaan selama sebulan. Namun jika Anda tak ingin ribet, Anda dapat melihat contoh perhitungan yang kerap digunakan para produsen kompor dalam membanding-bandingkan keiritan kompor mereka.

Lalu jika Anda sudah dapat total biaya produksi, Anda dapat berapa profit yang Anda inginkan. Lima puluh persen? atau seratus persen? Silakan Anda tetapkan. Biasanya banyak kesalahan ketika menghitung biaya bahan saat membuat kue buatan rumah, yakni karena Anda membeli bahan tak dalam jumlah besar, maka harga per satuan bahan jauh lebih mahal.

Namun Anda dapat memberi value-added seperti yang Anda buat terjamin dan bebas pengawet yang tak memakai emulsifier untuk pengembang telurnya. Anda akan menggunakan bahan-bahan alami seperti gula pasir, telur segar, margarin, terigu, mentega serta minyak sayur. Tidak ada bahan tambahan lainnya, kecuali penambahan baking powder di beberapa resep. Jika pesanan Anda mulai banyak, Anda dapat berjualan kue dengan jumlah yang lebih banyak, sehingga Anda dapat meningkatkan profit.

Ada 5 komponen dalam perhitungan harga jual kue:

1. Biaya bahan baku yang meliputi bahan dasar, gas, listrik, air hingga kemasan.
2. Biaya tenaga kerja, 15 sampai 25% dari biaya bahan baku.
3. Biaya operasional, 10 sampai 20% dari biaya bahan baku.
4. Risiko, 10% dari biaya bahan baku.

Untuk kuliner biaya risiko harus Anda masukan, terlebih untuk makanan, minuman, atau kue yang berisiko tak dapat disimpan atau dijual keesokan harinya. Risiko ini pun akan menutup produk yang gagal.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel