Keunggulan Bisnis Lembu Yang Perlu Diketahui

Dalam melakukan bisnis banyak pilihan yang bisa dilakukan untuk berhasil. Apapun bisnis yang sedang dijalankan, baik itu terkait bisnis nyata atau bisnis dunia maya sekalipun, yang juga hasilnya nyata. Bidang bisnis apapun itu, kunci suksesnya adalah fokus. Tanpa fokus dalam sebuah bisnis tertentu, maka hasilnya juga tidak akan maksimal. Banyak beragam bisnis yang tentu ada dan berada disekeliling kita. Bisnis yang dijalakan pun banyak berhubungan dengan kondisi alam sekitar dan masyarakat yang ada. Inilah yang dinamakan peluang bisnis, yaitu dengan memanfaatkan apa yang ada disekitar menjadi sebuah peluang bisnis yang menguntungkan. Baik, yang berhubungan dengan bidang pertanian, peternakan, ataupun berdagang (UMKM).

Dari banyaknya bidang bisnis yang bisa digeluti untuk menjadi sumber penghidupan, ada sebuah bisnis yang sangat menguntungkan dibidang ternak yaitu Bisnis Lembu. Berikut keunggulan bisnis lembu yang perlu diketahui;

1. Pakan gratis

Bukan hanya fokus untuk meraih sebuah kesuksesan dalam berbisnis, namun juga perlu ditunjang pemanfaatan peluang-peluang yang ada. Seperti yang dibahas (bisnis lembu), jika lokasi letak rumah yang dekat dengan perkebunan, maka ini bisa menjadi peluang untuk berbisnis lembu. Bisnis ini bisa dilakukan dengan memelihara/berternak lembu,  yang akan diperdagangkan dalam kurun waktu tertentu. 

Keunggulan yang pertama dari bisnis berternak lembu ini adalah tidak diperlukannya biaya untuk pakan. Sebab, lembu hidup dengan memakan rumput, dengan area perkebunan tentu lembu-lembu yang ada bisa diumbar untuk makan disana. Kalaupun perlu tambahan pakan, bisa ngaret di daerah yang banyak rumputnya, dan itupun cuman perlu tenaga, tanpa perlu biaya membeli pakan yang biasa dilakukan jika memelihara heman lain, seperti ayam, itik, entok, dll. Jikapun perlu biaya itu hanya untuk operasional saja, misalnya minyak dan peralatan ngaret lainnya.

Keunggulan ini tidak bisa dipandang remeh sebelah mata, sebab jika dihitung-hitung banyak bisnis ternak yang bobol akibat biaya pakan yang terlalu tinggi. Dengan menternak lembu, hal berkaitan dengan biaya pakan sudah bisa dihindari, sehingga benar-benar akan menghemat pengeluaran dan menambah penghasilan nantinya.

2. Agen lembu

Keunggulan yang kedua adalah menjadi agen lembu. Dengan menjadi agen lembu, bisa menambah penghasilan dengan manaikan harga net dari si pemilik lembu. Misalnya saja, pemiliki menjual dengan harga 10 juta, dan si agen bisa saja menjualnya dengan harga 11 juta, maka dengan hanya mengantar lembu sampai pada tujuan (si pembeli) saja, sudah memperoleh untung 1 juta. Namun, untuk menjadi agen perlu modal untuk membeli mobil angkut atau bisa juga dengan menyewa mobil angkut, yang biasanya juga tidak mahal, sehingga dengan menyewa masih bisa tertutupi dari selisih harga net pemilik dengan harga dari si pembeli.

3. Jasa ngangon (pengembala lembu)

Jika memliki lembu yang diternak dirumah, tentu pada jam tertentu harus dilepas untuk mencari makan di area perkebunan misalnya. Jadi, perlu pengembala (penjaga), biasa dapat dilakukan oleh anak atau suami. Tapi, diselah-selah ngangon lembu sendiri, bisa disisip juga ngangon lembu orang lain, seperti penyedia jasa ngangon. Biasa harga standart per ekor lembu yaitu 30 ribu - 100 ribu/bulan. Bayangkan saja, jika lembu orang yang diangon ada 20 ekor, maka perbulan mendapatkan 1 juta (50 ribu x 20 ekor lembu)

4. Jasa potong lembu

Biasanya agen lembu merangkap juga menjadi pemotong lembu, yang dagingnya untuk diperjualbelikan ke pelanggan. Makanya, ada keahlian khusus yang dimiliki secara manual seorang agen bisa menaksir besaran daging pada lembu sebelum dipotong, tentu berbeda dengan negara-negara yang sudah mempunyai alat menghitung berat badan lembu. Tapi, bukan itu yang perlu dibicarakan, namun pada keuntungan sebagai pemotong lembu. 

Mudah-mudahan rumah yang dekat dengan area perkebunan bisa menjadi peluang untuk berbisnis lembu.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel