Skip to main content

Jangan dilucuin!, 5 Tipe Guru Zaman Now

Guru merupakan pahlawan tanda jasa, itulah pernyataan yang selalu terngiang di semua orang yang mengenalnya. Apalagi guru zaman old, memang sangat luar biasa perjuangan dan pengorbanannya. Mungkin, pernyataan itu memang sangat cocok diberikan kepada guru zaman old, sebab perjuangan dan pengorbanannya tidak sebanding dengan gaji yang ia dapatkan. Susah payah ia tetap tempu walau hasil materi tak seberapa, hanya berharap imbalan dari Tuhan sang mahakuasa, dari keikhlasannya dalam memberi ilmu kepada siswanya.

Nah, bagaimana dengan guru zaman now saat sekarang ini? dari perbandingan tentu berbeda di antara ke duanya, namun terdapat kelebihannya masing-masing. 

Ada 5 tipe guru zaman now, yang pada saat ini merebak dimana-mana. Mungkin banyak faktor-faktor yang menyebabkan guru-guru saat ini banyak yang mengalaminya secara langsung. Tipe ini bukan sekedar mengarahkan pada zaman now saja, sebab mungkin di zaman old juga terdapat 5 tipe yang akan disebut berikut ini;

1. Guru Nyasar

Pernyataan yang bisa dikutip sebagai contoh 'lulusan agama, olahraga yang diajar'. Saat ini, banyak yang bisa langsung kita lihat di sekolah-sekolah guru yang mengajar beda dari jurusan yang diambil saat kuliah. Mau giaman lagi, memang itu pula jurusan disekolah yang kosong, jadi mau tak mau, walau beda jurusan digarap juga, demi pekerjaan dan memperoleh penghasilan. Toh, sebagai guru nanti juga akan belajar lagi saat mengajar siswa, tinggal beli buku kemudian belajar dan diajarkan ke siswa, selesai!

2. Guru Gusar

'Cuman mutar-mutar, kerjaan tidak kelar, perangkat mengajar bayar'. Ada lagi tipe guru gusar, kerjaannya tidak menentu saja, banyak waktu luang dihabiskan untuk obrolan yang gak ada habisnya, tapi malas mengurusi kerjaannya sendiri. Mungkin gaji yang sedikit, jadi belum membuat termotivasi menjalankan tugas mengajar dengan baik, karna iri dengan guru yang lain (khusus PNS) yang sama-sama kerjanya, sama-sama datangnya, tapi beda hasilnya.

3. Guru Sabar

Kutipannya adalah 'bertahun-tahun tidak naik pangkat, tetap semangat mengajar'. Guru tipe ini memang patut ditiru dalam hal semangat yang membara sebagi seorang guru. Namun, tidak cukup hanya semangat dan kesabaran dari hal cercaan para guru dan siswa yang menilai gurunya tidak terupdate dan gaptek. Sehingga tak naik-naik pangkatnya, dan orang rumah mulai habis kesabarannya dan gelisah lihat tetangga pakai yang tidak bisa ia pakai. Mudah-mudahan tidak seperti ini! namun, semangat harus dibarengi dengan peningkatan kualitas, kuantitas, dan spiritualitas.

4. Guru Saudagar

'Sambil ngajar jualan pulsa, tuperware, batik, jilbab 3 kali bayar'. Memang kalau gaji pas-pasan, harus ada usaha yang nambahin pendapatan, supaya profesi guru tak ditinggalkan, tapi hidup juga makmur dari tambahan usaha lainnya. Inilah dorongan para guru, rela menghabiskan waktu sesudah selesai mengajar demi tambahan modal. Jika, gaji tak memadai, hati tidak risau, karena ada hasil yang lain yang bisa diandalkan. Lama-lama, hasil sebukit, jadi guru menjadi riang walau gaji ringan tak terkira.

5. Guru Anyar/Baru

Tipe guru ini 'mengajar badan gemetar, jantung berdebar-debar'. Ini biasa terjadi, bagi guru baru ketika pertama kali mengajar, apalagi mahasiswa yang lagi PPL. Guru baru, urusan gaji nomor 3, yang pertama dan kedua adalah cari pengalaman dan relasi. Mudah-mudahan, walau ngajar badan panas dingin, jantung ngos-ngosan yang rasanya mau copot, tapi kedepannya menjadi guru sejati

Itulah 5 tipe guru zaman now yang bisa dilihat secara langsung, dan ini hanya dijadikan sebagai lelucuan saja. Kita hormati guru dan menyanyangi mereka, karena hari ini kita ada, sebab salah satunya karena jasa mereka.

Baca juga: Google Pengganti Guru
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar