Review Jetway Ecomo EM100G

Review Jetway Ecomo EM100G

Review Jetway Ecomo EM100G

Seakan tidak mau ketinggalan tren, Jetway ikut bermain di persaingan netbookSebetulnya langkah mereka dapat dikatakan tertinggal karena sudah sangat banyak petarung yang ada di gelanggang. kekurangrapian finishing di beberapa sudut menjadi perhatian kami.

Jetway melabeli netbook debutannya dengan nama Ecomo, singkatan dari Eco-Friendliness & Mobility. Kata sifat dari keduanya tersebut, yang dianggap paling cocok mewakili si mungil ini. Bagaimana realitasnya?

Disorot dari segi mobilitas, Ecomo dibentuk ringkas agar mudah dibawa ke mana-mana. Bobotnya yang ringan (belum termasuk pemutar DVD eksternal) tak terasa membebani saat digendong sambil bergerak dari satu mal ke mal lainnya

Baca juga: Review Relion Enduro T58: Hiburan Terjangkau

Ya, kami memang sengaja menjajal netbook ini saat jalan-jalan di hari libur. Apakah cocok? Tergantung. Bila Anda tergolong orang yang peduli gaya & penampilan, rasanya Ecomo bukan untuk Anda. Desain Ecomo sangat konvensional. Kesan tersebut semakin kuat akibat warna kelabu dan sentuhan krom yang mendominasi. Untung ada pilihan warna yang lain, yaitu hitam dan putih bila ingin tampil lebih elegan. Bodi tidak mudah terkotori sidik jari, yang membuatnya demikian karena permukaan dilapisi matte . Namun, kekurangrapian finishing di beberapa sudut membuat kurang pas.

Pada saat dicoba untuk mengetik, keyboard kurang nyaman digunakan sebab tutsnya berbentuk lempengan sehingga berkesan "melayang". Walau dimensinya cukup besar, letak tuts yang berdekatan satu sama lain membuat potensi kesalahan ketik potensial terjadi. Sempitnya jarak ini pun menimbulkan debu dan kotoran yang masuk ke sela-sela tuts bakal sulit dibersihkan. Touchpad responsif, tapi tombol kliknya keras saat ditekan.

Bagaimana dengan sisi eco-friendly? Konsumsi daya Ecomo sama saja dengan yang lain. Baterainya cuma bertahan sekitar 2 jam dalam penggunaan normal. Salah satu sebabnya mungkin karena wireless port-nya selalu menyala. Tidak terdapat saklar untuk menonaktifkannya. Sementara dari segi harga, dengan bandrol Rp2.750.OOO (tanpa OS), Ecomo terbilang lebih ekonomis dibanding para kompetitor lainnya. 

Buka Komentar