Review Samsung B7320 OmniaPro: Ponsel Bisnis Terjangkau

Review Samsung B7320 OmniaPro: Ponsel Bisnis Terjangkau

Review Samsung B7320 OmniaPro: Ponsel Bisnis Terjangkau

Samsung B7320 OmniaPro
Ponsel Bisnis Terjangka
Menyasar segmen bisnis dengan bermodal Windows Mobile 6.

Sepintas, desain Samsung OmniaPro sangat mirip BlackBerry 8900 Javelin. Tak cuman bentuknya, dimensinya pun tak terpaut jauh. OmniaPro lebih besar beberapa milimeter saja, sementara bobot keduanya sama (110 gram). Bila Anda telah kadung memimpikan Javelin namun terbentur dana, maka OmniaPro bisa menjadi alternatif berkat harga yang lebih terjangkau.


Pada input yang merupakan faktor utama dari peranti bisnis, OmniaPro menawarkan papan QWERTY yang cukup empuk. Keypad ini dari bahan plastik yang lembut dengan jarak antar tombol yang berdempetan. Awal menggunakannya terasa ringkih, namun setelah beradaptasi beberapa hari, OmniaPro terasa cukup ergonomis meski bukan juga yang terbaik dikelasnya.

Selain tombol-tombol Messaging dan Browsing, OmniaPro juga dilengkapi tombol kamera dan tombol chatting di pojok kanan bawah, menyatu dengan QWERTY, itu adalah berita bagusnya. Namun minusnya juga lumayan. OmniaPro tidak menyertakan port audio standar 3,5 mm pun 2,5 mm. So... kualitas musik harus puas dengan headset bawaan. Untungnya, kualitas suara yang dihasilkan terbilang bagus.

Ukuran layar 2.4 inci disokong resolusi 320x240 piksel. Ini ergolong standar, apalagi kedalaman warnanya hanya 65 ribu warna. Namun faktanya homescreen ni terlihat menawan, dan dapat dilihat jelas di bawah sinar mentari.

OmniaPro mengandalkan windows Mobile 6.5, sistem operasi paling anyar dari Microsoft.
Sebenarnya kami menginginkan banyak kepada OS baru ini, namun kenyataannya berbeda. WinMo 6.5 tak banyak melakukan inovasi dari versi 6.1. P
erubahan yang terjadi biasanya pada Sisi Visual saja; itupun tak banyak. Misalnya, pilihan homescreen yang lebih bervariasi dan kursor model mouse pada browser.

Namun, bagusnya OmniaPro, ia dilengkapi CPU berkekuatan 528 MHz yang membuat aktivitas menjadi lancar. Daya tahan baterainya pun oce. Pada saat di coba, OmniaPro dapat bertahan selama 2 hari dengan aktivitas normal plus sesekali menyambungkannya ke WiFi. Meskipun bukan yang terbaik, Perangkat ber-OS Windows Mobile ini sudah cukup nyaman dibanding dengan yang biasanya haus daya.
Karena menyasar segmen bisnis, aplikasi email dan browsing menjadi andalan perangkat ber-HSDPA ini. Windows Mobile yang sejak lama sudah terbukti mumpuni dalam mengelola dua layanan tersebut, di sinilah banyak orang dan termasuk Anda boleh berharap banyak. Ada browser IE Mobile versi 7.11 yang melengkapi kebutuhan internetan. Browser ini dapat tampilkan situs Facebook versi full HTML dengan apik.

Kinerja email tak perlu ditanya lagi. OmniaPro dapat menampilkan halaman email dalam format HTML, dan proses aktivasi akun email pun sangat mudah.
Fasilitas pada multimedia Omnia Pro memang sudah lengkap, meski tidak di blow-up. Terdapat pemutar radio FM, musik, navigasi model EGPS dan kamera 3.2 MR. Catat, GPS-nya bukan GPS built-in. Adapun E-GPS mengandalkan akses internet, jadi akan kena biaya GPRS. Konon, E-GPS dapat lebih cepat mencari titik lokasi.

Ternyata betul, dengan Google Maps, OmniaPro hanya perlu beberapa detik saja dalam mengakuisisi titik lokasi. Dan bagusnya lagi, sistem navigasi ini telah dielaborasikan dengan phonebook sehingga Anda dapat mencari alamat teman langsung dari Kontak. 


Sumber InfoKomputer

Baca juga: Review Motorola Milestone: Puncak Kenyamanan
Buka Komentar