Laba Apple Unggul Tiga Kali Lipat, Kalahkan Gabungan Xiaomi, Oppo dan Huawei

Laba Apple Unggul Tiga Kali Lipat, Kalahkan Gabungan Xiaomi, Oppo dan Huawei

Laba Apple Unggul Tiga Kali Lipat, Kalahkan Gabungan Xiaomi, Oppo dan Huawei

bacanulis.com, Laba Apple Unggul Tiga Kali Lipat, dari Gabungan Xiaomi, Oppo dan Huawei - Apple telah sukses meraup keuntungan dengan jumlah sebesar 62 persen pada kuartal II sampai 2018. Hasil raihan kali ini sangat jauh meninggalkan sang kompetitornya, Contohnya seperti Samsung yang hanya meraup 17 persen di kuartal yang serupa.

Sementara itu, untuk Huawei yang berada pada dalam laporan firma riset Counterpoint Research pada bulan Juni dan Juli lalu telah berhasil menyalip Apple dalam rangka volume penjualan, jumlah pendapatannya tersebut justru tujuh kali lipat lebih standar dari keuntungan yang diperoleh dari pihak Apple.
Laba apple
Menurut catatan terbaru dari Counterpoint Research, jika hasil persentase pendapatan dari vendor China yang terdiri dari serial ponsel Oppo, Huawei, Vivo dan Xiaomi digabung, maka hasilnya masih tiga kali lipat dibanding dibanding yang diraup pihak Apple.


Pihak Counterpoint hanya mendata keenam vendor terbesar saja, sementara untuk vendor lain hanya mencatatkan dari keuntungan kurang dari hasil 1 persen.

Agresifinya dari vendor China yang benar benar ingin meluncurkan smartphone kualitas tinggi cukup berhasil membukukan suatu keuntungan. Jika digabungkan, vendor dari China berhasil meraup keuntungan sebanyak 2 miliar dollar AS atau setara sekitar Rp 29,6 triliun dalam pertama kalinya.

Baca Juga: Nokia Singkirkan Tren Layar Poni melalui Nokia 9 serta Nokia X7?

Persentase dari keuntungan yang diperoleh Apple pun sebanyak 62 persen, hal ini menunjukan jumlahnya sebesar 6 miliar dollar atau setara sekitar Rp 89 triliun.

Catatan khusus yang diberikan atas analisis Karn Chauhan pasca Samsung yang pada saat itu mengalami penurunan 21 persen lantaran lesunya penjualan flagship Galaxy S9 series pada waktu itu. Menurunnya penjualan flagship tersebut sekurangnya 24 persen pada kuartal kedua pada tahun 2018, dibanding penjualan dari Galaxy S8 series pada kala itu kuartal kedua pada tahun 2017 lalu.
global handset profit
Hal serupa pula dikatakan oleh Tarun Pathak, yang mana merupakan analis dari pihak Counterpoint Research.

"Laba Samsung dalam segmen 600-800 dollar AS terjadi penurunan, lantaran penjualan Galaxy S9 series yang minim dibanding perkiraannya," tutur Tarun Pathak.

Pimpin Smartphone Kelas Premium

Ponsel Apple memang sangat diuntungkan dari sesi penjualan model lini seperti iPhone premium, yang mana merujuk ke perangkat dengan banderol di atas 600 dollar AS banyaknya atau sekitar Rp 9 jutaan.

Bahkan, ketika ada permintaan smartphone yang merinci secara global sampao menurun 1 persen pada kuartal k II, penjualan lini iPhone premium kali ini tetap gesit sampai mencapai pertumbuhan 7 persen banyaknya dalam skala global.

Untuk label vendor premium seolah olah semakin melekat menuju vendor Cupertino, setelah itu AS merengkuh 43 persen banyaknya terkait penjualan smartphone berbasis premium, dalam meninggalkan pesaingnya, Samsung hanya memiliki dengan 24 persen bagian saja.

Diserupai dari vendor China yakni Oppo dengan torehan 10 persen, Xiaomi 3 persen. Huawei 9 persen dan untuk OnePlus 2 persen.

Dalam segmen smartphone memiliki harga banderol 400 sampai 600 dollar AS atau setara dengan sekitar 6-9 jutaan, untuk pihak Apple dan Oppo sama-samsa mengunci presentase penjualan tersebut di angka 22 persen. Dalam segmen yang sama, Samsung pun meraih 16 persen, Xiaomi 6 persen, Huawei 14 persen dan OnePlus meraih 5 persen.

Sedangkan untuk segmen di atas harga dari 800 dollar AS, pihal Apple pun mendominasi perolehan dari penjualan 88 persen berkat penjualan dari lini smartphone iPhone. Keduanya telah mendominasi pasar smartphone dalam segmen perolehan 9 sampai 12 jutaan.
Buka Komentar