5 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Menabung Di Deposito

5 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Menabung Di Deposito

5 Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Memutuskan Menabung Di Deposito

5 hal yang harus dipahami sebelum memutuskan menabung di Deposito
Deposito merupakan cara aman berinvestasi, meski terkadang harus terbelit masalah inflasi. Namun semua tergantung nasib investornya sendiri. Akan tetapi lepas dari insiden itu, sebenarnya sangat bagus dilakukan pemula, sebagai ajang latihan.

Kita tentu mengenal beragam investasi, baik yang memiliki risiko tinggi dan ringan. Di antaranya dapat dipilih : Saham, obligasi, emas, forex, reksadana, emas, properti hingga lahan. Semua menjanjikan dijadikan ladang pengembang-biakan uang di masa depan.


Nah, buat Anda yang memiliki minat ikut bergabung yang disebutkan di awal tadi, sebaiknya memahami seluk beluknya, supaya tak salah paham. Cara tersebut tergolong aman. Dilansir dari situs www.tribunnews.com yang mengutip dari laman HaloMoney.co.id, inilah beberapa fakta menarik seputar deposito!

1. Deposito Berbeda Dengan Tabungan

Jangan rancu mengartikan dua hal tersebut. Deposito berbeda dengan tabungan. Model investasi ini  termasuk layanan perbankan, yang membebaskan para nasabahnya menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu. Suku bunganya cukup tinggi, bila dibandingkan jenis tabungan biasa. Di sini Anda dapat bebas memilih memilih jangka waktu penyimpanan, misalnya 3 bulan, 6, sampai setahun.

2. Tidak Boleh Diambil Bila Tak Sesuai Jangka Waktu Saat Setor

Dalam deposito, berlaku peraturan khusus bagi semua nasabah yang menjadi penyetor deposito, yakni soal penarikan dana yang telah disetor. Harus dipahami, bahwa uang yang telah disimpan di bank tak boleh diambil sebelum masa waktu yang dipilih. Bila nekad ditarik, maka nasabah tersebut akan dikenai biaya tambahan.Karena pencairan dana di luar kesepakatan awal. 

Besar kecilnya tergantung masing-masing bank tempat Anda menyetor. Sementara untuk tabungan, Anda mempunyai kebebasan penuh saat pengambilan. 

3. Ada Jaminan Dari Pemerintah 

Bank merupakan badan hukum usaha negara yang dilindungi oleh pemerintah. Jadi bila Anda memutuskan berinvestasi entah itu menabung ataukah deposito, sudah pasti keamanannya terjamin  sekali. Itulah salah satu kelebihannya.

Tapi harus dipahami ketentuannya. Dana yang Anda simpan tak boleh melebihi 2 miliar. Sebab ketika terjadi hal buruk tentang keuangan, besar atau sedikit uang yang Anda setor, yang dijamin pemerintah hanya 2 miliar saja.

4. Suku Bunga Simpanan Tak Stabil 

Yang harus Anda pahami sisi lainnya, adalah bahwa tingkat suku bunga simpanan tak stabil, setiap 6 bulan sekali. Penetapan tersebut dilakukan oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Ini merupakan lembaga resmi milik pemerintah, yang bertugas mengawasi dan mengatur simpanan para nasabah. 
Bila ingin hak Anda ingin sepenuhnya diberikan oleh pemerintah, makan suka tak suka Anda harus mematuhi aturan yang ditetapkan. Yaitu tak boleh melebihi suku bunga tersebut. Jika melanggar, kelebihan dana yang Anda simpan tak akan dijamin pemerintah. 

Karenanya bila uang berlimpah, alokasikan ke investasi lain. Tapi praktiknya teliti dan cermat. Jangan sampai merugi.

5. Pelajari Hitungan Bunganya


Jangan tergesa-gesa memutuskan ambil bagian. Akan lebih baik Anda mempelajari hitungan bunganya terlebih dahulu. Sebab meski besar suku yang diperoleh nantinya, Anda tetap dikenai pajak pendapatan. Ketentuannya tergantung pada jumlah nominal bunga yang Anda peroleh dari deposito.

Bagaimana cukup jelas uraian ini? Atau apakah Anda masih belum paham juga? Bila belum silakan kunjungi situsnya di HaloMoney.co.id ya, untuk keterangan lebih lanjut. Dengan mempelajari hal-hal yang ada kaitannya dengan deposito, semakin menambah pengetahuan. Selamat berinvestasi, semoga sukses!
Buka Komentar