Skip to main content

Contoh Klaim Asuransi Mobil Yang Benar

BacaNulis.Com - Mobil merupakan salah satu harga berharga dalam kehidupan seseorang. Sama seperti rumah, aset-aset perusahaan juga kekayaan lain, keberadaannya harus dilindungi. Karenanya, tidak salah bila para pemiliknya merasa perlu menyisihkan dana, guna keperluan membayar premi kepada pihak asuransi kendaraan.

Namun terkadang suatu sebab, mobil bisa rusak atau hilang. Sehingga secara otomatis mengalami kerugian. Siapa yang akan bertanggung jawab mengganti? Tentu saja dalam hal ini adalah pihak asuransi, yang berlaku sebagai pemegang polis atas klaim asuransi.

Beberapa faktor penyebab,nasabah asuransi kendaraan mengalami keadaan merugikan itu antara lain :

- Kecelakaan
- Kebakaran
- Kehilangan atau kecurian
- Bencana alam misalnya : Banjir, tanah longsor, gempa, letusan gunung dan sebagainya

Akan tetapi sayangnya untuk mendapatkan ganti rugi dari perusahaan asuransi bersangkutan, bukan perkara mudah. Anda harus bersiap mental menghadapi kemungkinan buruk jika ditolak, jika dianggap tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi bersangkutan. Beberapa persyaratan itu, dapat Anda perhatikan sebagai berikut :

  • Jumlah premi yang disetorkan nasabah harus sudah terbukti, memenuhi standar persyaratan jumlah polis yang harus dibayarkan oleh pihak asuransi
  • Penyebab adanya petaka, bukan disebabkan oleh kelalaian nasabah ataupun tidak disengaja dengan unsur maksud tersembunyi, supaya terjadi musibah sehingga mendapatkan ganti rugi
  • Karena bencana alam seperti yang telah disebutkan tadi di atas, di mana semua terjadi di luar kendali manusia
  • Sesuai batas waktu yang ditetapkan perusahaan asuransi terkait pengajuan klaim
  • Dokumen pengemudi lengkap
  • Pengemudi tidak melakukan pelanggaran hukum
  • Wilayah kejadian termasuk dalam perjanjian kontrak
  • Melaporkan tambahan assesoris
  • Kerusakan tidak terjadi pada saat mendaftarkan diri sebagai nasabah, artinya semua terjadi setelah terdaftar resmi sebagai pemegang polis
  • Polis dalam masa tunggu
  • Polis sedang aktif

Mengetahui itu tidaklah mudah, mengajukan surat klaim asuransi. Maka penting kiranya Anda memahami dengan benar prosedurnya, agar klaim diterima dan dibayar. Di antaranya seperti berikut :

1. Membuat Laporan

Sebagai pemegang polis Anda diwajibkan membuat laporan ke pihak aparat penegak hukum, bila terjadi kejadian buruk terkait mobil yang Anda asuransi. Sekurang-kurang 3 hari setelah masa itu tidak boleh lebih.

2. Membawa Ke Bengkel

Bila kerusakan tapi tidak begitu parah, sebaiknya Anda segera membawa ke bengkel yang khusus ditunjuk pihak asuransi melayani. Jangan mencoba mengalihkan ke bengkel atas kemauan Anda sendiri, dengan alasan kurang bagus servicenya. Bila ini dilakukan, klaim Anda kemungkinan besar akan ditolak.

3. Membuat Dokumentasi

Jika kerusakan sangat parah dan tidak memungkinkan dibawa pergi ke bengkel, maka jalan satu-satunya yakni dengan mengambil dokumentasi. Entah itu berupa video pendek atau foto. Bila berbentuk video pendek, perlihatkan semua kerusakan mobil secara terperinci.

Semua sudah terkumpul. Namun masih ada beberapa yang harus diperhatikan lagi, yaitu menyiapkan dokumen yang merupakan tanda bukti, seperti berikut ini :

1. Formulir Klaim
Isilah terlebih dahulu sebelum membawa ke kantor. Kerjakan dengan teliti dan benar, jangan sampai salah tulis.Lengkapi apa yang diminta perusahaan jangan sampai dimanipulasi datanya
2. Salinan Atau Fotokopi Polis Asuransi
Berkas tersebut dibawa sebagai bukti bahwa Anda memang terbukti secara sah sebagai pemegang polis asuransi. Di samping itu pula menjadi catatan perusahaan tentang sejumlah premi yang harus dipenuhi sebagai kewajiban, apakah pembayaran yang dilakukan nasabah, sudah memenuhi kriteria untuk mendapatkan ganti rugi ataukah tidak.
3. Salinan atau fotokopi SIM
4. Salinan atau fotokopi STNK
5. Surat keterangan dari kepolisian setempat

Seperti yang sudah disinggung di atas tadi, pada saat Anda membuat laporan.
# Tentang dokumen tanggung jawab pihak ketiga bila ada pihak tersebut

Berisi :

1. Surat pernyataan tuntutan
Dimaksudkan mengenai ganti rugi dari pihak ketiga. Dokumen tersebut dapat dijadikan jaminan, bahwa pemegang polis yang telah mengakibatkan kerusakan pada mobil pihak ketiga

2. Surat pernyataan tidak adanya asuransi
Pada umumnya, terdapat pihak asuransi yang tidak akan mengganti rugi, apabila pihak ketiga mempunyai asuransi mobil. Oleh karena itu, dokumen tersebut menjadi sesuatu yang penting sebagai syarat

3. Salinan atau fotokopi SIM/KTP & STNK

4. Surat keterangan dari kepolisian setempat
Surat itu akan menjadi bukti bahwa memang pada waktu dan di tempat tertentu telah terjadi kecelakaan

Contoh surat klaim asuransi mobil yang benar
=======================================================================
Kepada :
Yth : Bapak Setio Aji, SE
Direktur Klaim Dept Klaim Asuransi PT Bina Sejahtera
Alamat : Jalan Surabaya Nomor 89

Dengan Hormat

Bersama ini, saya beritahukan kepada bapak direktur asuransi PT Bina Sejatera, bahwa yang bertanda tangan di bawah, atas :

Nama : Meylinda
Tempat / Tanggal Lahir : 17 Agustus 1987
Alamat : Jalan A. Yani No 10 Surabaya
No polis : 4400923444567

Bermaksud mengajukan klaim asuransi mobil, yang telah saya asuransikan kepada perusahaan bapak, sejak lima tahun yang lalu, yaitu tepatnya 1 Januari 2013. Sehubungan dengan kecelakaan yang saya alami, hingga menyebabkan mobil rusak parah dan tidak dapat diperbaiki lagi.

Adapun informasi lengkap tentang kronologi kejadian tersebut ialah :

  1. Pada tanggal 31 Agustus 2018, pagi hari sekitar jam 8, saya memarkirkan mobil di tempat saya berkerja seperti biasanya. Sudah menaati semua peraturan atas ketentuan cara meletakkan mobil yang benar.
  2. Tiba-tiba sekitar pukul 10, selang dua jam setelah saya parkir, mobil itu sudah tak berujud sebab adanya insiden hebat. Yaitu adanya bangunan kantor yang tiba-tiba rubuh. Beruntung saya bisa menyelamatkan diri, tapi tidak dengan mobil yang saya miliki. Benda tersebut sudah tak bisa dikenali lagi. Sehingga untuk sekadar diperbaiki, tidak memungkinkan.
  3. Antara kaget dan panik, saya berusaha mendekati barang berharga tersebut. Saya mengambil gambar dan video, di mana semua telah saya lampirkan pada isi surat ini dalam satu amplop
  4. Dan bukan itu saja, saat itu saya juga sudah berusaha menghubungi pihak asuransi PT Bina Sejahtera, memberikan bukti rinci. Pada hari yang sama pula, pihak asuransi telah melakukan infestigasi dengan meneliti kebenaran bukti, berjanji untuk memenuhi ganti rugi selama batas waktu 10 hari semenjak kejadian tersebut

Namun seteelah waktu yang dijanjikan, hak saya belum juga dipenuhi dan tak ada kabar sama sekali dari pihak asuransi. Oleh sebab itulah saya meminta kejelasan kepada bapak direktur, kapan hak saya selaku nasabah dipenuhi, dan mohon secepatnya.

Baca juga: Contoh Surat Klaim Asuransi

Demikian surat klaim ini saya ajukan dan dibuat dengan sebenarnya berdasarkan fakta dan bukti otentik dari pihak kepolisian setempat. Sebelum dan sesudahnya saya minta maaf dan saya ucapkan banyak terima kasih atas kerjasamanya.

Hormat saya



Meylinda
Pemegang polis no 4400923444567
Surabaya, 10 September 2018
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar