Contoh Surat Klaim Asuransi

Contoh Surat Klaim Asuransi

Asuransi masuk dalam bagian lembaga keuangan non bank, keberadaanya sangat bermanfaat sekali bagi kehidupan manusia bidang perlindungan. Melalui polis asuransi, perusahaan dapat memberikan jaminan keselamatan kepada nasabahnya, terkait risiko-risiko yang mungkin saja terjadi. Sedangkan pengertian polis asuransi adalah kontrak atau perjanjian antara pihak nasabah (pihak yang tertanggung) dengan perusahaan asuransi (pihak yang menanggung) perihal pengalihan risiko.

Adapun jenis-jenis asuransi ada beberapa macam seperti berikut ini :

- Asuransi jiwa
- Asuransi kesehatan
- Asuransi kendaraan
- Dan sebagainya

Untuk dapat menjadi anggota nasabah, cukup mendaftar dan membayar premi sesuai dengan perjanjian awal yang telah disepakati atau polis. Premi ini nantinya akan dibagikan perusahaan kepada nasabah, bila nasabah mengalami sebuah kerugian. Diberikan jika nasabah tersebut mengajukan surat klaim asuransi, sehubungan dengan kerugian yang dialami.

Pengertian Klaim Asuransi

Klaim asuransi ialah permintaan resmi yang dibuat oleh nasabah untuk perusahaan, agar bisa mendapatkan pembayaran terkait kerugian yang diderita. Selanjutnya perusahaan akan memeriksa dan meneliti validalitas surat yang diajukan. Supaya mendapatkan haknya, seorang nasabah harus mengetahui dengan benar prosedur, agar klaim diterima dan dibayarkan oleh perusahaan asuransi yang bersangkutan.

Klaim asuransi yang dibuat tiap-tiap nasabah berbeda-beda, tergantung jenis asuransi yang diikuti. Seperti beberapa contoh yang disebutkan di bawah ini.

1. Klaim Asuransi Kesehatan

Kesehatan amatlah berharga. Apa jadinya bila suatu saat terganggu dan membutuhkan perawatan dengan dana yang tidak sedikit, sementara diri sendiri tidak memiliki persiapan biaya lebih untuk keperluan tersebut. Maka di sinilah gunanya asuransi kesehatan. Tujuannya membayarkan sejumlah tagihan rumah sakit yang dibebankan pada pasien bersangkutan.

2. Klaim Asuransi Properti

Sebab rumah merupakan salah satu harta benda paling berharga yang dimiliki induvidu, dan klaim asuransi properti melidunginya dari kehancuran dan kerusakan. Pengajuannya dapat dilakukan melalui fasilitas telepon ataupun jaringan internet. Diajukan kepada wakil perusahaan yang bertindak sebagai wakil atau agen (adjuster claim). Lain dengan klaim asuransi kesehatan, tanggung jawab pengajuan klaim asuransi properti sepenuhnya menjadi kewajiban nasabah sendiri sebagai pemegang polis asuransi. Nantinya akan diuji validalitas klaim dari perusahaan asuransi, dan menaksir biaya ganti rugi yang diderita nasabah bersangkutan.

3. Klaim Asuransi Jiwa

Dalam hal ini adalah pihak keluarga selaku ahli waris asurani, yang mengurus surat kematian anggota keluarganya sebagai pihak pemegang asuransi perusahaan, sebelum mengajukan surat klaim. Oleh perusahaan asuransi jiwa akan mendalami materi pengajuan terkait penyebab terjadinya kematian terhadap nasabah yang telah meninggal dunia. Memastikan tidak ada yang janggal dan mencurigakan terkait peristiwa itu, misalnya kasus bunuh diri atau mengalami pembunuhan. Umumnya pemeriksan tersebut akan memakan waktu sekitar 30 sampai 60 hari.

Langkah-langkah Mengajukan Klaim Asuransi

Pada masalah klaim, establish reason behind loss atau mencari penyebab sebenarnya dari kerugian, akan dilakukan oleh perusahaan asuransi. Biasanya menggunakan metode :

- Proximate Cause
- Interest
- Indemnity

Boleh dikatakan bagian-bagian tersebut merupakan pemilahan untuk mengeluarkan premi dari fund di dalam pembayaran klaim, atau puncak asuransi. Lalu akan dipertimbangkan untuk membayar ataukah tidak. Perusahaan yang menolak tanggung jawabnya, biasanya pengajuan nasabah dinilai masuk kriteria :

- Ternyata tidak terjadi kerugian setelah diteliti
- Sebab polis yang bersangkutan tidak dapat menutupi kerugian

Kerugian di sini yang dimaksud yakni dikarenakan kelalaian nasabah, yang melanggar aturan terkait penyebab terjadinya kejadian buruk yang menimpanya. Oleh sebab itu supaya pengajuan diterima pihak asuransi, pahami dulu prosedurnya dan langkah-langkahnya di bawah ini :

  • Pastikan mengetahui aturan yang ditetapkan perusahaan tentang ketentuan sebuah klaim apakah bisa diterima dan dibayar kerugian. Misalnya apakah premi sudah dilunasi atau belum, periode asuransi masih berlaku, ataukah memiliki kepentingan lain terkait peristiwa itu.
  • Selamatkan barang yang masih bisa diselamatkan sedapat mungkin, kemudian hubungi pihak asuransi secepatnya melalui telepon, email, faksimile, dan sejenisnya.
  • Menjelaskan dan mengumpulkan bukti pendukung seperti dokumen dan sebagainya.
  • Melengkapi persyaratan dan dokumen pribadi yang diperlukan, seperti : 

           a. Surat Keterangan Informasi Kejadian
           b. SIM
           c. STNK
           d. KTP
           e. Berkas Asuransi Pendukung

Pastikan pula untuk memerhatikan hal-hal berikut dalam menyusun surat kronologi kejadian peristiwa :

  • Membuatbahasa lugas serta mudah dipahami, dan menghindari bahasa berbelit.
  • Menggambarkan dengan jelas waktu dan peristiwa sebelum terjadinya peristiwa sampai melapor ke pihak asuransi.
  • Jangan menggunakan bahasa yang mendramatisir perkara.
  • Tulislah dengan apa adanya, tidak dibumbui dengan kata-kata atau kalimat dengan kata lain merekayasa kejadian yang terjadi. Ceritakan yang sesungguhnya dan jangan mencoba berbohong memanifestasi data.
  • Isi surat harus bersih dari typo (kesalahan pengetikan huruf)
  • Penulisan nama nasabah dan nama perusahaan harus tepat dan benar juga keterangan lengkap lainnya, untuk menghindari kesalahpahaman perusahaan asuransi.

Berikut satu contoh klaim asuransi yang bisa dicontek, untuk membuat surat pengajuan klaim ke perusahaan asuransi, tentang klaim asuransi kehilangan kendaraan.
=======================================================================
NO            :   005/VIONA/EIV/VII-09
Lampiran :   Berkas
Hal            :  Pengantar Pengajuan Klaim Kehilangan Kendaraan Bermotor

Kepada :
Yth, PT (isi nama Perusahaan Asuransi)
Di tempat

Dengan Hormat

Bersama ini, saya selaku pemegang polis asuransi kendaraan dengan identitas lengkap :

Nama     :  Sri Hartati
No Polis :  3453200077890
TTL          :  Purbolinggo, 29 Januari 1987
Alamat   :  Jalan Meranti No 67 Gang 5 Balendah Bandung Jawa Barat

Bermaksud mengajukan klaim asuransi atas terjadinya peristiwa kehilangan mobil yang saya alami. Dan di sini saya sertakan pula kronologi kejadiannya.

  1. Pada tanggal 31 Agustus 2018, tepatnya tiga hari yang lalu, saya memarkir mobil tepat di parkiran rumah.
  2. Tepat pukul tujuh pagi waktu setempat memanaskan mesin kendaraan mobil.
  3. Akan tetapi, setelah satu jam berikutnya ketika saya ingin membawanya keluar, mobil tersebut sudah tidak ada di tempat.
  4. Pada saat itu di hari yang sama, untuk sementara waktu dalam beberapa menit, saya mencoba berusaha mencoba mencarinya sendiri dengan bantuan anggota keluarga dan teman terdekat, sebelum akhirnya dua jam berikutnya, memutuskan membuat laporan kehilangan ke pihak aparat penegak hukum. Melaporkan kasus kejadian buruk yang menimpa, dengan dibuatkan lampiran surat keterangan, di mana surat tersebut ada pada bundel amplop surat pengajuan surat klaim ini. 
  5. Selain itu, tepat di hari yang sama, saya juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak asuransi... ( isi nama Perusahaan Asuransi), dengan memberikan keterangan rinci.

Demikian surat klaim ini saya buat dengan bukti yang sebenar-benarnya, dan berharap menunggu respon positif dari pihak asuransi...(nama Perusahaan Asuransi).

Bandung, 3 September 2018

Hormat Saya




(tanda tangan nasabah)
Sri Hartati (nama lengkap nasabah)
Buka Komentar