Fokus Membangun Karir Sejak Mahasiswa, Bukan Setelah Wisuda

Fokus Membangun Karir Sejak Mahasiswa, Bukan Setelah Wisuda

Fokus Membangun Karir Sejak Mahasiswa, Bukan Setelah Wisuda

fokus membangun karir sejak mahasiswa, bukan setelah wisuda
Sejak dibangku SD, jika ditanyai mengenai cita-cita, maka setiap murid punya cita-citanya masing-masing. Cita-cita itu bisa berubah-ubah setiap waktu, sebab sandaran cita-citanya belum kokoh. Bisa saja dipengaruhi oleh tanyangan yang ada di TV, cerita-cerita heroik dari orang tua, dan juga ikut cita-cita temen yang dianggap keren.

Pada usia yang semakin matang, memasuki jenjang perkuliahan yang biasanya sudah berumur 17-19 tahun, disinilah cita-cita itu terlihat pasti. Dalam masa inilah, momen menggapai cita-cita itu mulai terwujud, sehingga bagi yang masih mengawang cita-citanya, maka perlu dimatangkan untuk menggapainya.

Cita-cita, tentulah bukan hanya satu macam saja. Tapi, cita-cita yang membangun karirlah yang harus menjadi prioritas. Sehingga, cita-citanya diraih dan karirpun tercapai dengan baik. So... untuk itu, pada masa jenjang perkuliahan, perlu pematangan untuk membangun karir tersebut. Harus berpikir mulai dari awal, jangan berpikir setelah masa kuliah selesai (wisuda).

Baca juga: Sisi Gelap Mahasiswa Menjadi Anak Kos-Kosan

Kebanyakan, yang memikirkan dari awal atau pada saat mulai ngampus dalam membangun karir, setelah wisuda tugasnya menggapai karir tersebut. Kebalikannya, jika baru membangun setelah wisuda, maka perlu waktu lagi untuk menggapainya. Yang terkadang, kesulitan finansial, berimbas kepada membuang cita-citanya, dan membangun kari yang sesungguhnya bukan fashionnya.

Oleh karena itu fokus membangun karir sejak mahasiswa (ngampus), bukan setelah wisuda. Berikut inilah beberapa hal yang perlu dibangun pada saat mahasiswa;

#1. Relasi

Pada saat ngampus, tentu banyak aktivitas mahasiswa yang diikuti selain cuman masuk kelas. Ormawa yang berada di lingkungan kampus bisa dimanfaat, dengan masuk menjadi bagian organisasi tersebut, sehingga akan memperbanyak relasi.

Dalam hal ini, tentu relasi yang ada bukan cuman sesama mahasiswa, melainkan juga orang-orang yang sudah sukses, yang pernah menjadi bagian organisasi tersebut (alumni).

#2. Kenali Diri

Dalam membangun karir sesuai dengan cita-cita, perlu intropeksi diri dengan menanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya yang ingin digapai?. Kemampuan pada yang ada pada diri, sehingga itu akan mempermudah dalam membangun karir.

Jika sudah bisa menemukannya, maka bangun karir nya dengan cara memfokuskan pada aktivitas keilmuan yang terkait dengan karir yang hendak dibangun.

#3. Menjaga Kesehatan

Baca juga: Dampak Buruk Mahasiswa yang Terlalu Sering Tidur Malam

Ini hal yang juga penting, yang terkadang banyak dilupakan oleh seseorang khususnya mahasiswa. Demi, membangun karir, sampai melupakan kesehatan pada dirinya dengan jor-joran terus beraktivitas seriusan dalam bidang kaji. Sehingga, badanpun lupa untuk dimanjakan.

Efeknya memang tak langsung dirasakan, sebab pelakunya merupakan mahasiswa, yang memiliki daya tahan yang sudah bagus. Tapi, dampaknya akan dirasakan di masa yang akan datang, bahkan tidak jarang ditemukan banyak mahasiswa terkena penyakit pada saat diujung perkuliahan.

#4. Menolong Agama

Aktivitas ini memiliki daya yang luar biasa. Bagi mahasiswa cari aman (asal ngampus dan tamat saja), maka ia akan berpikir kegiatan keagamaan bisa mengurangi waktu jam belajar dan mengurangi fokus studi. Tapi, kenyataan yang ada terbalik. Bagi mahasiswa yang menolong agama, dengan aktivitas melalui organisasi misalnya, ini menjadi power tambahan bagi mahasiswa tersebut.

Pada bagian, ke 4 ini bersifat implisit yang mampu dirasakan pada sebagian orang. Oleh sebab itu, perlu pembahasan lebih lanjut.

#5. Menabung

Dalam membangun karir, perlu kuat ide dan ilmu pengetahuan, tapi disamping itu juga diperlukan penyokongnya yaitu dana. Dana ini dipersiapkan sebagai penopang untuk meraih karir yang dibangun. Misalnya saja, ingin berkaris di dunia percetakan dan ATK. Nah, untuk menuju kesana tentu diperlukan modal awal sebagai penyokongnya.

Baca juga: Jangan Kuliah! Jika Fokus Mencari Kerja

Inilah sedikit pembahasan mengenai membangun karir mahasiswa, yang jangan pada saat wisuda. Tapi dimulai sedininya pada saat memasuki dunia kampus.
Buka Komentar