Penjelasan Ilmiah Tentang Tanah ‘’Bernapas’’ Yang Lagi Viral Di Kanada

Penjelasan Ilmiah Tentang Tanah ‘’Bernapas’’ Yang Lagi Viral Di Kanada

Penjelasan Ilmiah Tentang Tanah ‘’Bernapas’’ Yang Lagi Viral Di Kanada

Penjelasan Ilmiah Tentang Tanah ‘’Bernapas’’ Yang Lagi Viral Di Kanada
Alam dan manusia memang memiliki keterkaitan erat antara satu dengan yang lain, dan tentunya menarik untuk dipelajari. Begitupun bumi yang kita pijak bersama, selalu asyik diselidiki mengenai misteri apa saja yang terkandung di dalamnya.

Adalah negara Kanada yang beberapa pekan digemparkan oleh sebuah peristiwa ganjil, di mana tanah ditengarai bisa ‘’Bernapas’’. Peristiwa langka ini seperti dilansir dari laman situs Banjarmasin.tribunnews.com memberitakan bahwa hal tersebut pertama kali diunggah sebuah akun  twitter bernama @DannyDutch. ‘’Tanah seperti lading bernapas di hutan Quebec,’’ tulisnya.
Pria itu merekam fenomena di hutan Sacre-Coeur, Quebec Kanada awal Oktober lalu dan langsung mencuri perhatian publik setempat. Konon terdenga rseperti gempa bumi atau ‘’dengkuran’’ penunggu hutan, imbuhnya. Namun pertanyaannya ialah adakah kejadian itu benar adanya, bukan hasil rekayasa?

Penjelasan Ilmiah Tentang Tanah ‘’Bernapas’’ Versi Sains
Ketika masyarakat sedang heboh mengenai pemberitaan ini, para ilmuwan di bidang sains justru berpendapat lain. Di mana hal demikian itu diungkapkan oleh Mark Vandermouw, seorang ahli perawatan dan penanaman pohon (arborist) di Kanada, seperti dikutip dari laman situs Live Science, pada Kamis 25 Oktober 2018 kemarin.

Ia mengungkapkan jika momen tersebut disebabkan oleh angin. Layaknya pada manusia, tanah juga dapat mengalami kejenuhan yang disebabkan sesuatu, misalnya hujan serta badai. Lalu ‘merenggang’ yang mengakibatkan kohesi/sudut geser terhadap tanah dengan akar-akar, ketika angin berembus di atas mahkota pohon.

Angin-angin sedang mendorong dan berusaha mengangkat pohon-pohon naik ke atas. Kemudian pada saat sumber kekuatannya berpindah tempat, yang terlihat di permukaan tanah seperti kembang-kempis mirip orang yang lagi bernapas. Dan ini dapat diartikan sebagai benturan beberapa elemen, yaitu angin, akar dan udara dengan bumi.

Namun dari semua peristiwa itu dimenangka noleh angin. Sehingga membuat seakan-akan tanah menjadi mengembang dan mengempis. Dalam video yang diperlihatkan itu, angin berputar tak terlalu kencang.

Andaikata angin bertiup lebih kencang lagi, maka dipastikan banyak akar yang patah dan pohon-pohon menjadi tumbang. Bisa dikatakan pula bahwa yang sesungguhnya terjadi ialah gambar tak memperlihatkan bagaimana hutan mampu bernapas. Memang bila diperhatikan secara seksama seolah-olah pohon-pohon dan tanah bernapas, tapi tentu saja dengan cara yang berbeda pula.

Antara tanah dan pohon sebenarnya melakukan aktifitas tersebut, hanya tak terlihat oleh mata manusia. Kegiatan itu disebut ‘’respirasi tanah’’, dan bukan tanah ‘’bernapas’’ seperti yang sedang ramai jadi bahan pergunjingan nitizen.

Pohon bernapas memanfaatkan karbondioksida (CO2) yang dihirup yang berasal dari atmosfer, guna kepentingan fotosintesis yang menghasilkan oksigen. Hal yang sama terjadi juga terhadap tanahnya, yang dibantu oleh mikroba-mikroba kecil yang hidup di bawah tanah. Mereka semua menghabiskan CO2 dari simpanan akar dan daun-daun mati. Untuk kemudian CO2 ini dilepaskan kembali ke udara.

Baca juga: Setelah Mengguncang Palu Donggala, 7 Wilayah Ini Sedang Hits Diramalkan Akan Diterjang Gempa

Jadi jelaslah sudah bila sejatinya momen alam tersebut bukan seperti yang disangkakan oleh banyak orang. Hal viral memang selalu sukses membuat hati penasaran. Tapi semestinya cara menyikapinya juga harus berimbang. Jangan sampai kita tersesat dengan kabar yang belum pasti kebenarannya.

Bijak berpikir dan cerdas bertindak, akan membawa diri selamat dari anggapan keliru. Mungkin antara penjelasan sains dan pemikiran manusia sendiri berbeda. Tapi satu yang pasti, semua masih mampu diselaraskan jika menyangkut kebaikan. Bukankah begitu?
Buka Komentar