Setelah Mengguncang Palu Donggala, 7 Wilayah Ini Sedang Hits Diramalkan Akan Diterjang Gempa

Setelah Mengguncang Palu Donggala, 7 Wilayah Ini Sedang Hits Diramalkan Akan Diterjang Gempa

Setelah Mengguncang Palu Donggala, 7 Wilayah Ini Sedang Hits Diramalkan Akan Diterjang Gempa

7 wilayah yang diramalkan terkena gempa setelah palu
Gempa di Palu Donggala yang mencapai 7.4 SR, masih viral menjadi berita layar kaca, media cetak dan daring. Tentu Anda bisa membayangkan kekuatan maha dahsyat itu, saat menghantam wilayah tersebut. Dan berita buruknya, diprediksi masih akan banyak gempa-gempa susulan di wilayah Indonesia bagian lain.

Dilansir dari sumber BMKG, inilah ke-7 tempat yang konon sangat rawan terjadi gempa. Jadi, setelah Anda membaca artikel ini, diharapkan agar selalu waspada. Sebab sewaktu-waktu masih bisa terjadi lagi, meski dulu pernah melanda.

Baca juga: Air Terjun Yang Pernah Viral Dan Dikunjungi Banyak Orang

1. Padang Sumatra Barat

Pesisir barat Sumatra memang termasuk rawan terjadi gempa. Selama kurun waktu hampir 200 tahun, terhitung telah belasan gempa terjadi di sana. Terbesar mulai 5 - 7.6SR pada tahun 2009 lalu, dengan menelan korban jiwa sebanyak 1.117 jiwa. Gempa di Sumatra Barat terjadi diakibatkan, area itu merupakan tempat bertemunya 2 lempeng Eurasia dan Indo Australia.

2. Bengkulu 

Gempa Bengkulu berasal dari Mentawai 100-200 km sebelah barat pantai Sumatara, terbentuk dikarenakan benturan lempeng Samudera Hindia-Autralia dengan lempeng Eurasia. Pusat gempa kebanyakan berlangsung di pusat-pusat laut dan berpotensi tsunami. Terbesar terjadi pada tahun 1883 dan pada 2007 7.3SR dan 5.9SR tahun 2016 silam.

3. Sesar Lembang Bandung

Sumber gempa, ditengarai dari letaknya yang membelah kota Bandung. Sering terjadi, terakhir sekitar tahun 1450-1460. Sekitar 500 sesar Lembang, sedang mengumpulkan tenaga. Prediksi kapan dilepaskan, tidak ada yang tahu.

4. Gempa Yogya

Tahun 2006 menelan korban lebih dari 6 ribu jiwa. Dalam 150 tahun terakhir, tercatat 5 kali terjadi termasuk lingkungan keraton, juga ikut menerima dampaknya. Dan diprediksi masih akan terus terjadi.

Pada tahun 1867 misalnya, gempa menyerang Yogya, Taman Sari hingga Tugu Yogya ikut pula rusak. Kolam air mancur yang mengelilingi Cemetipun rusak. Tercatat yang pernah terjadi tahun 1937, 1943, dan 1981 hingga yang terakhir melanda pada tahun 2006 lalu.

5. Gempa Ambon

Pada 17 Februari 1674 gempa terbesar dan kemungkinan bisa terulang lagi. Menggunjang Ambon dan sekitarnya disusul Laut Banda. Jika diperhatikan lebih lanjut, semua diakibatkan dari tatanan tehtonik, yang menunjukkan bahwa Ambon dan Pulau Seram diapit oleh dua sumber gempa utama. Tercatat sejak tahun lalu terjadi lebih dari 88 kali pada tempo 14 jam saja. Mulai tahun 1899, 1950, 1980 dan 2001.

6. Manado Sulawesi Utara

Kota Menado terletak di lajur patahan tektonik bumi, itu sebabnya wilayahnya tersebut juga masuk dalam lokasi rawan gempa. Terutama kawasan Sulawesi dan Halmahera, di mana bagian timurnya dan berpotensi tsunami. Minahasa pernah porak-poranda pada tahun 1837, dan diramalkan suatu saat bisa muncul kembali.

Baca juga: 8 Situs Online Yang Menyajikan Berita Viral, Baca Yuk!

7. Jakarta 

Bukan sekadar desas-desus atau berita hoax saja, jika memang benar menjadi kenyataan kota Jakara bisa tinggal kenangan saja. Sebab letaknya memang di zona cincin api bumi. Meski masih menjadi perdebatan panjang di kalangan para pakar, antara 8.1 sampai 9 SR.

Indonesia memang rawan terjadi gempa, meski di sisi lain juga dikenal sebagai tanah pertanian yang subur. Selain gempa, potensi gunung meletus juga bisa ada kapan saja. Untuk itu, penting kiranya selalu berusaha berhati-hati dan berdoa, semoga bangsa kita terhindar dari hal buruk demikian.
Buka Komentar