Buat Calon Ibu, Ini Cara Merawat Kehamilan Hingga Saat Melahirkan Yang Benar

untuk calon ibu, berikut 5 tips merawat kehamilan sampai saat melahirkan yang benar
Menjadi seorang ibu merupakan anugerah terindah yang diterima oleh wanita. Karenanya, selain patut dirayakan, sebagai wujud kasih sayang orang tua sejak dalam kandungan sang ibu, calon bayi ini harus mendapat perawatan yang baik.

Nah, berbicara mengenai hal tersebut telah ditulis tips-tipsnya, sekaligus pula perilaku apa saja yang boleh dan tak boleh dikerjakan ibu hamil. Seperti yang telah dirangkum di bawah ini, berikut catatannya. 

1. Tidak boleh merasa lelah

Melakukan aktifitas selama kehamilan sah-sah saja, sepanjang tetap menjaga kondisi fisik, maupun mentalnya. Tidak boleh merasa capai dan lelah. Sebab bisa berakibat menganggu keadaan janin yang dikandungnya. Istirahatlah cukup, jangan terlalu memforsir tenaga.

Pilihlah kegiatan yang tidak membebankan diri, juga membahayakan keselamatan sang calon bayi. Seperti memasak, menyapu kamar, ataupun hanya sekadar berjalan ke warung untuk belanja. Andaikata harus berkerja di luar rumah, aturlah posisi saat melakukan pekerjaan tersebut, buatlah senyaman mungkin.

2. Mengendalikan kestabilan emosi

Mood ibu hamil apalagi yang masih muda, dapat berubah-ubah. Terkadang bisa merasa sangat nyaman, namun di kesempatan yang lain pikirannya dapat kacau tak tenang. Ini yang sebenarnya harus mendapat perlakuan lebih dari suami, sebagai pendamping hidup juga calon ayah.

Banyak kasus terjadi, anak yang dilahirkan pada keadaan ini, mengalami gangguan atau syndrome authisme. Meski penyakit tersebut tidak seluruhnya benar dipicu dari faktor itu, namun gangguan mental ibu saat hamil, memang sedikit banyak berpengaruh. Karenanya, sedari awal harus diperhatikan.

3. Mengatur pola asupan gizi

Ibu hamil membutuhkan gizi makanan dua kali lipat dari orang biasa. Oleh sebab itu, penting kiranya menambah nilai asupan makanan dan minumannya secara baik dan benar. Tambahlah porsi pada jenis-jenis makanan tertentu, agar tubuhnya tetap sehat.

Seperti sayuran dan buah-buahan segar. Bila perlu meminum suplemen vitamin dan mineral yang telah direkomendasikan oleh dokter. Di samping itu, minumlah susu serta memperbanyak air putih setiap waktu, guna mencegah ibu hamil kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi.

4. Hindari alkohol serta merokok

Dua hal yang disebutkan ini berbahaya bagi kesehatan, tidak hanya bagi ibu hamil sendiri namun juga orang lain. Termasuk juga menyebabkan efek tidur malam menjadi terganggu. Anda tahu akibatnya, bila hal-hal tadi dilanggar?

Bayi lahir prematur, menghambat tumbuh kembangnya, serta hiperaktif. Sulit berkonsentrasi, menderita authis, dan gangguan serta penyakit tertentu lainnya. Selain itu pula, akibat fatal lain yakni keguguran.

5. Mempererat hubungan dengan pasangan

Disadari atau tidak, sedikit banyak kehamilan pasti berpengaruh terhadap kehidupan suami istri. Dalam hal ini ialah hubungan seks. Sebab kondisi istri yang hamil, perubahan hormonal banyak terjadi, perasaan tak nyaman di badannya.

Baca juga: Cara Mendeteksi Kelainan Pada Bayi

Misalnya perasaan mual, pusing serta kecemasan akan meluruhnya janin bila ia melakukan hubungan intim dengan pasangan hidupnya. Padahal seharusnya kecemasan itu tak perlu ditanggapi secara berlebih. Dikutip dari laman situs www.alodokter.com, seorang istri harus berani mengungkapkan secara jujur tentang ketakutannya tersebut, atau apapun pikiran dan perasaan yang dialami berikut harapannya, harus diungkapkan pada suami.

Baca juga: Cara Membeli Perlengkapan Baju Bayi Yang Masih Ada Di Dalam Kandungan

Pilih timing yang tepat untuk melakukan hubungan intim, yaitu saat istri merasa benar-benar merasa nyaman. Tak usah cemas efeknya pada janin. Karena telah dilindungi  kantung serta cairan ketuban, otot-otot rahim, cairan pelindung leher rahim guna menangkis infeksi. Jadi tetap aman, tidak perlu takut secara berlebihan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel