Cara Mengatur Waktu Yang Benar Buat Ibu Rumah Tangga Yang Sedang Berbisnis

tips mengatur waktu yang benar bagi seorang ibu yang sedang berbisnis
Berkerja atau berbisnis sebenarnya bukan sebuah kewajiban bagi ibu rumah tangga. Sebab tugas utama mereka adalah mengurus kebutuhan keluarga. Memasak, membereskan rumah dan sebagainya, termasuk memperhatikan masalah pendidikan anak-anaknya.

Namun terkadang hidup tak selalu sesuai apa yang kita inginkan. Banyak dari perempuan yang sudah berumah tangga, masih pula ikut mencari nafkah. Meninggalkan keluarga, tapi tak jarang hanya berkutat di rumah sembari mengurus keperluan suami dan anak-anaknya.

Memang semua pilihan masing-masing. Nah, khsusus yang menekuni profesi di rumah berkerja sambil momong si kecil, berikut trik menyiasati waktu sehingga tetap maksimal, ibu dapat berkerja!

1. Jadwalkan waktu secara terperinci

Mulai dari bangun tidur, hingga bertemu malam saat hendak istirahat, tulislah semua. Kemudian atur jelas, waktu bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk berkerja, mengurus keluarga dan juga istirahat. Lalu disiplinlah menaati terhadap jadwal yang sudah ditetapkan tersebut.

2. Bangun lebih awal saat pagi hari

Untuk ibu rumah tangga, sangat disarankan bangun lebih awal dan membereskan urusan pekerjaan rumah tangganya. Di saat anak-anak masih terlelap tidur dan belum bangun, maka segera bereskan semua pekerjaan itu. Mulai dari memasak membuat sarapan, membersihkan dapur, mencuci dan sebagainya.

Jadi ketika tiba masanya, baik anak ataupun suami pergi ke tempat masing-masing mengerjakan aktivitas rutinnya, semua sudah  beres dan rapi dikerjakan. Mengurus pekerjaan sendiri menjadi lebih tenang dan nyaman.

3. Kerjakan selagi anak-anak masih tidur

Selain hal di atas, bila kebetulan anak-anak belum sekolah dan masih tergantung ASI sang ibu, maka mengerjakannya kala mereka masih terlelap tidur, itu juga bukan ide yang salah. Terpenting harus ada niat menyelesaikan semua urusan, baik untuk keluarga maupun pekerjaan sendiri.

4. Manfaatkan waktu libur sebaik mungkin

Mungkin suami dan anak-anak akan protes, karena waktu libur masih dipergunakan untuk ibu berkerja. Tapi tak selalu harus dikerjakan setiap waktu saat masa liburan. Hanya pada saat memang untuk mengerjakan deadline atau genting lainnya, dan pekerjaan harus tepat waktu.

Pekerjaan rumah tangga bisa dikerjakan suami atas keikut-sertaan anak-anak. Supaya mereka mengerti pekerjaan sang ibu. Namun sekali lagi pembagian waktunya harus adil. Karena walau bagaimanapun seorang wanita yang bekerja pada saat sudah berumah tangga, tetaplah sebagai ibu bagi anak-anak juga istri bagi suaminya.

5. Kerjakan sesegera mungkin dan jangan ditunda

Menunda pekerjaan itu tak baik. Selain akan berujung merepotkan kelak di kemudian hari, tidak tahu semisal menemui sebuah kendala. Bisa jadi klien sudah menanti tugas, erjadi sesuatu yang tak diinginkan. Entah itu anak yang diasuh ataupun dirinya sendiri.

6. Mengajari anak-anak hidup mandiri

Mengajari anak-anak belajar hidup mandiri adalah keharusan, itu bila tak ingin pekerjaan ibu terganggu. Tapi semua tentunya harus sesuai tingkatan usia. Semisal mereka yang telah menginjak usia 6-7 tahun, bisa diajarkan untuk mandi dan berganti baju serta makan sendiri.

Dengan demikian hal remeh seperti aktifitas mengurus buah hati yang ringan, dapat mereka kerjakan sendiri, sehingga memudahkan para ibu melanjutkan kegiatan lain. Selain itu, manfaatkan waktu luang malam hari, saat sudah selesai pekerjaan di hari itu, merencanakan kesibukan di esok harinya. Misalnya menyusun menu makanan, menyiapkan baju suami pergi berkerja pada besok paginya, termasuk baju anak-anak untuk sekolah. Itu semua dapat membantu meringankan pekerjaan sendiri di rumah.

0 Response to "Cara Mengatur Waktu Yang Benar Buat Ibu Rumah Tangga Yang Sedang Berbisnis"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel