Suka Rancu Mengartikan Antara Pedagang Dan Pebisnis? Ini Dia Perbedaannya!

Suka Rancu Mengartikan Antara Pedagang Dan Pebisnis? Ini Dia Perbedaannya!

Suka Rancu Mengartikan Antara Pedagang Dan Pebisnis? Ini Dia Perbedaannya!

ini perbedaan pedagang dan pebisnis bagi yang bingung membedakannya
Orang awam sering mengartikan antara pedagang dan pebinisni adalah sama. Yakni orang yang bergelut pada suatu bisnis dan menghasilkan uang. Memang sepintas bila dilihat sama sekali tak ada perbedaanya.

Tapi mengutip dari laman situs www.medanbisnisdaily.com, dua profesi tersebut jelas berbeda. Pedagang berperan di semua aktifitas usaha, mulai dari merancang ide, pemenuhan bahan baku, terlibat pada proses pembuatan, hingga pemasaran. Sedang pebisnis hanya berperan sebagai pengambil keputusan, yang jika salah prediksi harus siap menanggung kerugian besar.

Struktural pebisnis terbagi atas :

  • Staf produksi : Bertugas melaksanakan pengolahan bahan baku, hingga menjadi produk yang siap jual.
  • Promosi : Bertugas mengenalkan produk kepada konsumen.
  • Distribusi : Bertugas menjamin produk sampai ke tangan konsumen

Perbedaan signifikan dari keduanya yakni masalah seberapa besar modal yang harus dikeluarkan oleh masing-masing pihak. Dibandingkan pebisnis, modal yang disediakan pedagang lebih kecil. Prinsip mereka, berani bertaruh dengan modal besar, seharusya profit juga harus seimbang.

Pedagang pada umumnya tak mau mengambil risiko kerugian besar. Produk yang dihasilkan hanya berdasar apa yang dimiliki saat itu, dalam hal ini tentang modalnya. Meski banyak lembaga yang berani mendanai, akan tetapi biasanya mereka sangat takut.

Bila diperhatikan dari jenis produk yang dihasilkan, boleh dibilang sangat terbatas jumlahnya, sebab ia mempunyai rantai bisnis lemah. Dan sekali minimnya permodalan yang ditengarai, sebagai penyebabnya. Pedoman pedagang, produk harus bisa terjual dalam waktu singkat dan segera mendapatkan keuntungan setelahnya.

Semua kedaan tersebut pastinya berbeda dengan pebisnis. Ia berani menyediakan modal tinggi, bahkan mengajukan pinjaman modal ke sebuah lembaga keuanganpun dilakukannya, asal roda bisnis dapat berjalan dengan sempurna tanpa hambatan.

Tidak takut risiko serta berani berspekulasi pula, namun juga terarah dan penuh perhitungan. Mereka tak segan-segan, bersedia menanggung kerugian besar, jika salah prediksi.

Berbicara soal produk yang dihasilkan juga beragam, tak terpaku hanya satu jenis saja. Modal, karyawan dan jangkauannya sangat luas, sehingga mengakibatkan rantai bisnisnya pun kuat pula. Tidak tanggung-tanggung, mereka tenang menimbun barang, saat harga bahan baku di pasaran murah dan mudah didapatkan.

Prinsip mereka menimbun barang itu, sama artinya menimbun laba kelak di kemudian hari, sehingga pada akhirnya nominal yang diperoleh akan besar juga. Konsep jelas mengenai perputaran uang perusahaannya. Di mana keuntungan masuk sebagai input produksi.

 Para pebisnis seringkali kedapatan mengerjakan kerjasama bisnis dengan para pedagang. Dalam hal ini mereka umumnya menyediakan bahan baku pembuatan produk. Sehingga keuntungan pedagangpun telah terpotong oleh pebisnis sebelumnya.

Nah, jelas ya sekarang dan mudah dipahami? Itulah perbedaan mendasar antara pedagang dan pebisnis. Sekilas memang terlihat rumit untuk sistem kerja pebisnis. Namun bila memperhatikan tentang keuntungan, tentu jauh lebih besar daripada pedagang.

Segmen pasar hampir seratus persen dapat kendalikan pebisnis, dengan catatan mempunyai modal tinggi. Tapi pastinya, untuk dapat melakukannya tak hanya soal modal saja yang dibicarakan. Akan tetapi pula skill dan pengetahuan yang mumpuni, yang bisa diasah sepanjang waktu.

Baca juga: Tips Rahasia Menjadi Pebisnis Sukses Yang Jarang Diketahui Orang

Pada akhirnya semua kembali ke pribadi masing-masing, karena setiap pilihan tentunya mengandung risiko. Bila belum berani terjun sepenuhnya menjadi pebisnis, minimal mulailah dengan berprofesi sebagai pedagang terlebih dahulu. Sembari mengumpulkan ilmu dan mencari pengalaman. Jadi tiba saatnya menekuni, sudah banyak bekal di tangan.

Referensi:
https://www.medanbisnisdaily.com/m/news/read/2018/03/26/341978/perbedaan_antara_pedagang_dan_pebisnis
Buka Komentar