Cara Mendidik Anak Agar Bersikap Jujur

tips mendidik anak supaya bersikap jujur
‘’Orang jujur belum tentu mujur nasibnya!’’ Tak ada yang salah dengan ungkapan tersebut. Namun satu yang harus dicatat, bahwa setiap manusia yang terlahir ke dunia, sudah dibekali jalan takdirnya sendiri-sendiri. Jadi tidak perlu kita menanamkan anggapan keliru di otak sehingga berimbas pada buah hati, sebab di masa datang dampaknya sangat buruk sekali.

Tentunya Bunda merasa kesal dan jengkel bukan, bila mendapati anak berbohong?Nah, yang berikut adalah langkah mencegahnya.

1. Orang tua memberi contoh yang baik pada anak

Kunci pokok permasalahan mengapa anak gemar berkata tak jujur, semula berawal dari orang tuanya. Disadari atau tidak, bila sebagai orang tua memberi contoh baik, anak pasti secara tak sadar akan menirunya. Oleh sebab itu berhati-hatilah jika Bunda masih memiliki balita yang masih tahap belajar mengenali perilaku orang-orang di sekitar dirinya.

Jangan sampai Bunda lupa, tidak mempunyai keturunan. Sebab jika sikap buruk tersebut sudah mengakar pada pribadi anak, sangat sukar dihilangkan. Jadi bijaklah dalam bertutur kata dan bersikap ya, Bunda.

2. Upayakan memberi perhatian penuh pada anak

Cikal bakal anak berdusta, bisa dipicu dari kelalaian orang tua sendiri yang kurang memberi curahan kasih sayang dan perhatian pada anak. Akibatnya anak mencari jalan supaya dapat diperhatikan oleh orang tuanya lagi, melalui cara berbohong.

Jadi ketika Bunda semua mendapati perilaku sang buah hati bersikap demikian, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah segera koreksi diri Bunda sendiri. Anak jangan sampai langsung dimarahi. Bisa jadi bukan semua itu karena sikap Bunda yang abai terhadap dirinya?

3. Beri pengertian saat anak melihat temannya berbohong

Salah satu penyebab lain anak sampai suka berkata tak jujur yakni kebiasaan yang sering dilihatnya. Meskipun sebagai orang tua telah mendidik dan memperlakukan baik, seorang anak masih bisa juga terjerumus ke hal tidak baik, sebab pergaulannya. Sebagai orang tua, tak ada salahnya tetap mengawasi anak dengan siapa dirinya berteman.

Bila suatu saat kedapatan ia menceritakan keburukan sang teman yang gemar berbohong, cukup Bunda memberi penjelasan yang dapat dia cerna. Bahwa semua itu perbuatan tak baik yang bisa berakibat fatal merugikan diri sendiri kelak, jika ikut mengerjakan.

4. Meminta anak untuk tetap berkata jujur walaupun tahu akibatnya

Kejujuran memang sangat menyakitkan, mungkin bagi sebagian orang yang mendengarnya! Namun kejujuran juga bisa menyelamatkan seseorang dari kesalah-pahaman yang memicu timbulnya permasalahan baru. Coba katakan itu pada si anak, lalu biarkan mereka berpikir.

Latih dan didiklah anak dengan perilaku baik dan terpuji sedari dini. Agar nantinya ia merasa terbiasa dan tidak perlu ragu ketika ingin berkata terus terang, baik pada orang lain maupun pada orang tuanya.

5. Jangan menghukum anak yang telah mengakui kesalahannya

Kadangkala banyak dijumpai orang tua menjadi kalap dan sangat marah saat mendengar kejujuran sang anak yang telah berbuat salah. Padahal sejatinya sikap demikian berakibat fatal bagi diri anak maupun orang tua sendiri. Ke depan, bukannya anak mau berkata jujur justru yang ada semakin takut dan terus menerus melakukan kebohongan untuk menutupi kesalahan berikutnya.

Jadi bila si anak sudah mau mengakui kesalahannya, maafkan. Dan bila ingin menghukum, beri dia peringatan yang tak menyakiti fisik dan mentalnya. Pilih hukuman yang membuatnya berpikir menjadi lebih baik lagi.

0 Response to "Cara Mendidik Anak Agar Bersikap Jujur "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel