Skip to main content

Trik Yang Harus Dilakukan Oleh Generasi Milenial, Bila Ingin Cepat Kaya

mau cepat kaya sebagai generasi milenial? coba trik ini!
Kaya? Siapa sih orangnya yang tak menginginkan hal tersebut! Semua manusia yang masih hidup di dunia, kekayaan merupakan salah satu hal yang paling mereka idamkan.

Namun faktanya, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Untuk mencapai tujuan itu, setidaknya generasi milenial yang lahir di kisaran 80 sampai 2000-an ini, harus mau berjuang keras jika ingin sukses. Lalu trik apa saja yang seharusnya dapat dikerjakan agar bisa meraih semuanya? Berikut ulasannya!

1. Cerdas mengeluarkan modal untuk kebutuhan besar

Kebutuhan besar itu apa? Pasti Anda bertanya-tanya dalam hati. Jawabnya dapat berupa rumah sebagai keperluan tempat tinggal. Tapi kenyataannya, membeli sebidang tanah dan membangunnya atau mencari yang siap huni, memerlukan dana tak sedikit.

Seperti yang terjadi di kota-kota besar, di mana harga hunian melambung tinggi, bila membeli akan menguras isi kantong. Membebani pikiran, kalau dilakukan dengan cara mengkredit. Maka solusinya jika kondisi finansial belum siap, menyewa terlebih dahulu tak masalah bukan?

Uang yang sedianya dipergunakan membeli rumah, dapat dialih-fungsikan kepada pembelian saham. Ambillah, dan  ikutlah bermain di dalamnya. Saran tersebut berlaku bagi mereka yang tinggal di perkotaan, dengan biaya cukup tinggi buat membeli rumah.

2. Kurangi gaya hidup mewah

Style seperti itu lumrah terjadi pada orang-orang yang hidup dan tinggal, di lingkungan di mana penampilan selalu menjadi hal utama dalam pergaulan. Hingga tak jarang, demi dapat diterima di lingkaran status sosial ini, banyak individu rela mati-matian memenuhi persyaaratnnya tersebut dengan berbagai cara.

Apapun dilakukan, asal tetap bisa tampil menarik dan rupawan di kelas pertemannya. Sampai harus berurusan dengan pihak bank, selalu penyedia kartu kredit, pun merka lakoni. Padahal itu tidaklah penting!

Manusia dihargai sebab attitude yang dimiliki, dan bukan sesuatu yang melekat di tubuhnya. Jadi percaya dirilah terhadap apa yang pada diri sendiri.  Jangan mudah tertipu terhadap pujian sesaat, atau penerimaan sementara yang penuh kepura-puraan dari teman, karena apa yang Anda miliki sekarang.

3. Tidak menjalin kerjasama dalam bidang utang-piutang dengan orang lain

Utang adalah urusan pribadi setiap individu, di mana pembayarannya harus pula dilakukan sendiri. Bila Anda mengerjakan dengan orang lain, sudah dapat dibayangkan bukan akibatnya? Selain itu jangan mau pula menjadi agungan bank, atas pinjaman teman atau kerabat dekat.

Bila lancar angsuran, tidak masalah. Akan tetapi bagaimana bila macet? Di samping nama baik rusak, pikiran juga tak tenang, sebab dikejar para penagih utang.

4. Tidak percaya sepenuhnya pada penasihat keuangan

Terkadang kita membaca di buku atau portal berita lain, atau bisa jadi kita sudah memiliki penasihat keuangan yang akan membantu memecahkan persoalan finansial. Karena profesinya, mereka banyak memberikan saran dan masukan penting kepada kita, untuk mengatasi permasalan tersebut.

Baca juga: Cara Menabung Dengan Cepat Dan Benar Bagi Kaum Milenial

Sekadar saran, akan jauh lebih baik Anda juga harus selektif dan  cerdas ketika mengikutinya. Memang mereka dibayar untuk menolong. Tapi lebih bijak lagi, memastikan ia hanya mempunyai kewajiban hukum yang berkerja pada klien, bukan untuk maksud lain.

Uang merupakan sumber masalah bagi kehidupan seseorang. Oleh sebab itu, perlu kehati-hatian saat hendak menggunakannya. Harus bisa tegas mengatakan ‘tidak’ terhadap orang yang sulit dipercaya. Supaya kedepan, kita tak tersangkut kasus apapun. Dengan demikian, keinginan cepat kayapun bukan hanya impian belaka, yang tak pernah jadi kenyataan.

Referensi
http://nova.grid.id/amp/051269529/ingin-cepat-kaya-milenial-dilaarang-lakukan-4-kesalahan-keuangan-ini?page=3
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar