6 Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Kekhusyukan Sholat

6 Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Kekhusyukan Sholat

6 Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Kekhusyukan Sholat

inilah faktor-faktor luar yang mempengaruhi sholat khusyuk
BacaNulis.Com - Persoalan khusyuk dalam melaksanakan sholat cukup menjadi perhatian, menimbang menjadi tolak ukur iman dan juga diterimanya amal sholat tersebut. Banyak hal yang pengaruh terhadap kekhusyukan sholat. Dalam hal berikut ini, akan disajikan faktor secara eksternal berpengaruh pada kekhusyukan sholat.

Pada bahasaan ini lebih di fokuskan sholat yang dilaksanakan di Mesjid dan dikerjakan secara berjama'ah. Inilah faktor eksternal yang mempengaruhi kekhusyukan sholat, sebagai berikut:

#1. Imam yang sesuai dengan tuntunan

Menurut HR. Muslim no. 673 dari Abu Mas’ud al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda:

يَؤُمُّ الْقَوْمَ أَقْرَؤُهُمْ لِكِتَابِ اللهِ، فَإِنْ كَانُوا فِي الْقِرَاءَةِ سَوَاءً فَأَعْلَمُهُمْ بِالسُّنَّةِ، فَإِنْ كَانُوا فِي السُّنَّةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ هِجْرَةً، فَإِنْ كَانُوا فِي الْهِجْرَةِ سَوَاءً فَأَقْدَمُهُمْ سِلْمًا، وَلَا يَؤُمَّنَّ الرَّجُلُ الرَّجُلَ فِي سُلْطَانِهِ وَلَا يَقْعُدْ فِي بَيْتِهِ عَلَى تَكْرِمَتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ

Yang berhak menjadi imam shalat untuk suatu kaum adalah yang paling pandai dalam membaca al-Qur’an. Jika mereka setara dalam bacaan al- Qur’an, (yang menjadi imam adalah) yang paling mengerti tentang sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Apabila mereka setingkat dalam pengetahuan tentang sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, (yang menjadi imam adalah) yang paling pertama melakukan hijrah. Jika mereka sama dalam amalan hijrah, (yang menjadi imam adalah) yang lebih dahulu masuk Islam.”

Pada saat sholat berjama'ah diimami oleh seseorang yang sesuai dengan hadist diatas, tentu akan membuat sholat semakin khusyuk. Sebagai makmum akan terdorong dalam keyakinan bahwa imamnya bisa menghatarkan sholatnya dalam kesempurnaan diterimanya amal sholat disisi Allah SWT. Kriteria diatas membuat makmum tidak ragu dengan kualitas imamnya dalam memimpin sholat. 

Pada poin 1, dikatakan yang paling bagus bacaan Qur'annya. Ini juga akan membuat makmum (diri kita) menjadi nyaman dalam mendengarkan lantunan ayat Allah yang dibacakan yang akan berefek pada kekhusyukan pelaksaan sholat.

Beda tentu jika iman bacaan sholatnya tidak bagus ditambah suara yang cempreng. Makmum menjadi tidak nyaman dan tenang mendengarkan bacaan Qur'an imamnya. Dan pengaruhnya tentu kepada kekhusyukan sholat.

#2. Suhu udara di dalam Mesjid

Beda jaman beda pula orangnya. Di jaman para sahabat memperoleh kenikmatan kekhusyukan dalam sholat dimanapun tempat ibadahnya. Dengan suhu udara yang bagaimanapun tetap bisa khusyuk dalam sholat, sebab mereka melalui perjuangan yang lebih panas dari suhu ruangan yang ada di dalam Mesjid.

Jaman ini ruangan masjid menjadi pengaruh untuk bisa sholat khusyuk. Dalam suhu ruangan yang panas, sangat sulit menemukan sholat yang khusyuk. Sehingga perlu ruangan yang sejuk dan udara yang segar. Mesjid jaman Now semua rata-rata sudah pasang AC, yang tujuannya untuk membuat para jama'ah beta berlama-lama di dalam Mesjid.

Faktanya terlihat dari Mesjid yang bagus serta ruangan yang nyaman membuat jama'ah tenang. So. ruangan dengan udara yang sejuk membantu dalam kekhusyukan sholat.

#3. Suara bising anak-anak

Anak-anak memang suka bermain-main, dimanapun tempat mereka berada. Sehingga anak-anak tidak dianjurkan sholat di Mesjid karena akan menggangu kekhusyukan para jama'ah. Walau ada yang bisa konsentrasi dengan suara bising anak-anak di dalam Mesjid. Tapi, tidaklah semua jama'ah bisa seperti itu.

Tergantung iman yang ada didalam diri untuk mampu tetap khusyuk dengan suara bising anak-anak. Oleh karenanya suara bising anak-anak bisa mengurangi kekhusyukan, apalagi yang imannya kurang, bisa buat ngedumel di dalam hati.

#4. Nyamuk / hewan lainnya

Nyamuk adalah hewan yang sukanya nempel dengan manusia, sebab makanannya ada pada manusia. Bagi yang melaksanakan sholat di mesjidpun akan di uber oleh nyamuk. Ini bisa mengganggu ketika sedang sholat. Apalagi sampai digigit nyamuk, gerakan pun spontan untuk memukulnya. Suara bising nyamuk "ngang ngung - ngang ngung" juga mengurangi konsentrasi.

#5. Makmum Masbuk

Makmum masbuk biasa terjadi di mesjid manapun. Setiap 5 waktu sholat ada saja yang masbuk. Nah, makmum yang masbuk bisa saja secara tiba-tiba menghilangkan kekhusyukan saat sedang sholat. Tiba-tiba saja ada yang menepuk pundak dari belakang, yang terkadang juga membuat terkejut. Keadaan ini bisa langsung membuyarkan kekhusyukan saat sedang sholat.

#6. Syaitan

Allah SWT secara tegas dan terang memberitahukan kepada hambanya bahwa syaitan adalah musuh yang nyata. Makin rajin ibadah dan kuat iman seseorang, syaitannya akan makin sungguh-sungguh untuk mengganggunya. Oleh sebab itu, ibadah sholat menjadi incaran khusus bagi syaitan untuk membuat hambanya hilang kekhusyukannya dalam melaksakan sholat.

Bahkan khusus untuk ibadah sholat ada syaitan yang dikhususkan untuk mengganggu. Nama syaitan itu adalah Khanzab. Syaitan ini hadir untuk mengganggu pikiran orang yang sedang sholat, sehingga lupa bacaan, rakaat, dan melayangkan pikiran-pikiran diluar sholat (duniawi).

Itulah 6 faktor secara eksternal yang bisa mempengaruhi kekhusyukan seseorang saat sedang melaksanakan sholat. Mudah-mudahan dapat membantu menghindari faktor-faktor diatas, dan mencoba terus dengan gigih untuk meraih sholat yang khusyuk. Aamiin...
Buka Komentar