7 Kejahatan Uang

7 Kejahatan Uang

7 Kejahatan Uang

7 kejahatan uang
BacaNulis.Com -  Uang hanyalah sebuah alat dalam kehidupan manusia, akan tetapi bisa menjadi lebih berharga daripada manusia itu sendiri. Ini merupakan cara pandang manusia yang sudah salah dan sudah terpengaruh oleh kejahatan dari uang. Walau uang hanya sebatas alat, banyak orang yang berkeyakinan bahwa banyak kejahatan terjadi berakar dari permasalahan uang. Fakta-fakta sudah memperlihatkan gara-gara uang orang nekat melakukan tindak kejahatan, bahkan terhadap keluarganya sendiri. Memang hal tersebut tidak sepenuhnya benar, namun sudah menjadi kenyataan bahwa uang menjadi sebuah kebutuhan, sehingga sebuah kejahatan sangat dominan terjadi akibat dari uang tersebut.

Uang mampu menjadikan orang sesosok malaikat yang menyelamatkan hidupnya dan hidup orang lain. Itulah sebuah sistem yang sudah dirancang dan diatur oleh kaum elit. Tapi uang juga, bisa menjadi sebuah malapetaka bagi kehidupan jika pengunaannya ugal-ugalan tidak sesuai dengan manajemen yang benar.

Berikut ini 7 kajahatan uang yang berdampak pada kehidupan seseorang tanpa pengendalian yang tepat;


1. Uang mendorong manusia mengikuti langkah setan

Ada orang yang hidup dengan uang pas-pasan, namun hidupnya bahagia dan tenteram. Dibandingkan dengan yang bergaji besar, sering terasa suntuk menjalani kehidupan. Seolah-olah banyaknya uang yang ada mendorong dirinya untuk berbuat sesuatu yang menyenangkan, yang bahkan hal tersebut merupakan perbuatan setan. Menjadikan seseorang bernyali akibat dari uang yang dimilikinya. Ternyata uang yang banyak tidak membuat seseorang merasa puas, Ia ingin lagi menambah uangnya dengan cara yang instans, misalnya berjudi. Dalam pikiran jika kalah uang yang dimiliki masih banyak, jika menang maka timbul pemikiran bahwa enaknya punya uang sebagai modal berjudi. Dan seterusnya melakukan bentuk-bentuk kegiatan setan yang tentu akan menghasilkan yang lebih buruk lagi.

2. Munculnya materialisme di dalam diri

Uang dapat menyebabkan hal yang negatif. Usaha mencari uang akan memicu tumbuhnya materialisme di dalam diri yang begitu mencintai uang. Sayang rasanya bila uang tersebut diberikan kepada orang lain untuk hal-hal yang bermanfaat. Selalu yang ada dalam pikiran, jika ada uang keluar harus ada uang masuk yang jika bisa lebih besar daripada yang masuk. 

3. Ketergantungan terhadap uang

Tidak dipungkiri seseorang bekerja untuk memperoleh uang. Namun, bukan menjadikan diri sebagai budak uang. Yang semuanya harus diukur dengan nilai uang. Dalam sebuah pekerjaan hal ini tidaklah baik. Seseorang akan menjadi malas, lambat dan tidak menurunnya daya kerja. Bila kejahatan ini sudah merasuk, tentu seseorang tidak mau mengekspresikan kemampuannya bila itu tidak menghasilkan uang. 

4. Semakin egois

Dampak kejahatan pada poin 4 ini begitu terlihat secara gamblang pada orang modern. Semakin egoisnya seseorang yang disebabkan oleh uang karena sebuah persepsi, jika tidak ada uang maka seseorang tidak akan bisa bahagia dan terjamin hidupnya. Dengan begitu orang akan melakukan segala cara untuk mendapatkannya, walau harus sikut kanan dan kiri, bahkan walau harus menyakiti hati orang lain.

5. Memutus hubungan

Kejahatan uang juga mampu membuat sebuah hubungan putus dikarenakan ketidaksepakatan dalam urusan uang. Percekcokan semakin meledak bila uang menjadi taruhannya. Yang sangat anehnya lagi terhadap kasus warisan. Sudah jelas-jelas pembagian sudah sesuai dengan hukum agamapun, ada pihak yang tidak terima. Ini sebuah bukti kejahatan uang yang ditimbulkan begitu ngerihnya.

6. Dijadikannya uang sebagai hadiah

Banyak ajang perlombaan yang uang menjadi hadiah utamanya. Yang lebih khusus lagi pada acara lucky draw dalam bentuk hadiah uang. Orang akan cenderung mengandalkan keberuntungan dengan bergabung dalam acara perlombaan tersebut. Akibatnya seseorang menjadi tidak sabaran bila harus bekerja keras.

7. Penipuan

Contoh dalam sebuah pemerintahan, adanya korupsi itu berakar dari pengaruh uang.

Baca juga: Konspirasi Uang Kertas Bagian I

Bila dicermati dengan benar terkait uang tersebut, bukanlah uang yang jahat. Tapi orang yang menggunakan uang tersebutlah faktor utamanya. Tapi perlu dipahami juga, ternyata uang punya pengaruh besar terhadap seseorang untuk berbuat kejahatan. Inilah perlunya seseorang itu melihat dan mempertimbangkan uang, menjadi bahasan yang begitu penting. Berjalannya waktu, uang sudah menjadi bagian inti dari kehidupan manusia. Oleh karenanya, kesengsaraan menyeliputi kehidupan tanpa sebuah uang. Orang-orang sudah berpikir secara mayoritas bahwa dengan uang semuanya dapat dibeli dan dengan uang dapat mempengaruhi semuanya.

Pada sebuah pandangan yang dangkal pernyataan di atas dianggap benar. Pandangan ini dilihat dari mata duniawi yang materialistis. Tapi sebenarnya ada banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang. Yang tentu hal tersebut punya esensi besar terhadap kehidupan manusia yang tidak selalu merupakan benda materi.
Buka Komentar