9 Tips Aman Naik Ojek Online Dari Kejahatan Driver

9 Tips Aman Naik Ojek Online Dari Kejahatan Driver

9 Tips Aman Naik Ojek Online Dari Kejahatan Driver

BacaNulis.Com - Dengan adanya ojek online, transportasi lebih jadi mudah. Para penumpang sudah bisa langsung tahu harga sampai ke tempat tujuannya, banyak diskon yang diberikan dengan penggunaan aplikasi ojek online, driver juga menjemput ke rumah penumpang. Kenyamanan tersebut bukan berarti memberikan keamanan yang terjamin. Karena kejahatan kerap kali terjadi, jika orang memiliki peluang dan memang sudah di rencanakan.

Oleh karenanya, penumpang tetap harus selalu waspada. Driver adalah manusia biasa, yang bisa melakukan sesuatu hal kepada penumpang, yang akan berdampak buruk. Jika penumpang percaya kepada aplikasi ojek onlinenya, ya.. tentu memang betul!. Tapi jangan dikira juga, bahwa semua driver yang bertugas menjalankan kemitraan dengan aplikasi ojek online memiliki sifat yang sama. Baca juga: Dampak Hadirnya Go-Jek Di Kota Kisaran Bagi Usaha Ojol Lainnya
9 Tips Aman Naik Ojek Online Dari Kejahatan Driver
Jadi, intinya para pengguna ojek online tetap harus berhati-hati. Berikut ini 9 tips aman naik ojek online dari kejahatan driver:

1. Cek Kesesuaian Identitas Driver Yang Tertera Di Aplikasi Ojek Online

Pada saat penumpang sudah memesan ojek online. Hal pertama sebelum naik ke kendaraan, cek terlebih dahulu identitas drivernya. Harus sesuai dengan data yang ada di aplikasi. Lihat wajahnya, kemudian samakan dengan foto yang ada di aplikasi. Begitu juga dengan namanya, cek keseuaiannya dengan yang tertera di aplikasi.

Jika penumpang menjumpai driver dengan orang yang berbeda, sebaiknya ganti saja dengan membatalkannya, kemudian memesan kembali. Bisa saja ini terjadi, karena driver yang asli sedang capek, maka digantikan dengan keponakannya atau temannya. Tapi, tanamkan saja dalam pikiran rasa was-was, dan sebaiknya menukar dengan yang lain.

2. Cek Jenis Kendaraan Dan Angka BK nya

Sebelum naik ojek online, penumpang juga sebaiknya melihat nomor BK kendaraan dan juga jenis kendaraannya. Jika sudah sesuai, berarti ojek online tersebut memang benar merupakan mitra aplikasi ojek online.

3. Kenali Rute Tujuan Penumpang Dan Jangan Lewat Di Jalan Yang Sepi

Bagi penumpang yang merupakan warga setempat yang menggunakan ojek online untuk pergi kerja atau jalan-jalan ke mall. Tentu penumpang kenal betul dengan rute tujuannya (lokasi kota tersebut). Jika ada driver yang ingin berbuat jahat dengan mengarahkan ke tempat jalan yang sepi, penumpang bisa langsung menghentikannya. Atau misalnya driver mengarah jalan yang tidak sesuai, penumpang bisa langsung tahu.

4. Hubungi Keluarga Dan Kirimkan Identitas Driver Melalui Aplikasi Chat

Pada saat naik ojek online, beritahu pihak keluarga terdekat bahwa Anda sedang naik ojek online. Kemudian, kirimkan detail driver yang ada di aplikasi kepada pihak keluarga. Ini bertujuan mempermudah bila ada kejadian yang tidak diinginkan.

5. Jangan Tunjukkan Barang Berharga

Pada saat di kendaraan, jangan memperlihatkan barang berharga yang di bawak kepada driver. Simpan saja baik-baik, karena ini mencegah dari keinginan jahat driver disebabkan adanya sebuah kesempatan.

6. Jangan Tidur Di dalam Kendaraan Ojek Online (Mobil)

Penumpang tentu merasa nyaman menaiki ojek online jenis mobil. Walaupun begitu jangan gunakan kenyamanan tersebut untuk tidur sejenak di dalam mobil tersebut. Apalagi khusus kepada kaum perempuan yang masih muda. Ini bisa menjadi kesempatan driver yang nakal untuk melakukan kejahatan.

7. Gunakan Bahasa Yang Santun

Pada saat naik ojek online, gunakanlah bahasa yang santun. Walau penumpang adalah raja, tapi jangan juga menyepelekan driver. Driver yang tiba-tiba tersinggung dengan ucapan penumpang bisa saja melakukan tindakan kejahatan. Hal ini bisa terjadi sangat tidak terduga, yang harus dihindari oleh penumpang dengan tetap santun dengan para driver.

8. Bila Naik Ojek Online Jenis Mobil, Sebisa Mungkin Lebih Dari Satu Orang

Ojek online jenis mobil adalah kendaraan yang tertutup. Bagi yang diluar mobil, penumpang tidak terlalu kelihatan. Apalagi mobil memakai stiker kaca yang gelap. Maka, sebaiknya jika naik ojek online jenis mobil, sebaiknya mengajak teman, saudara ataupun keluarga.

9. Tetap Waspada Dan Selalu Berdo'a

Waspada bukan berarti mencurigai setiap driver. Karena kejahatan muncul bisa datang karena kesalahan penumpang itu sendiri. Waspada menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan keselamatan dari berbagai kecurigaan yang akan menghindarkan tidak kejahatan yang tidak diinginkan.

Dimanapun berada dan naik kendaraan apapun itu, mulailah dengan berdo'a. Do'a menjadi perlindungan yang luar biasa dari Allah Swt. Bisa saja dengan adanya do'a, pada saat hendak menaiki ojek online yang merupakan mitra asli aplikasi ojek online, dengan identitas yang sesuai. Tapi, Allah Swt memunculkan rasa tidak enak di dalam hati untuk menaiki ojek online tersebut. Maka, Ia pun membatalkannya. Tiba-tiba, dari driver ojek online yang harusnya penumpang naiki tersebut mengalami kecelakaan, atau pun terjadi kejahatan terhadap penumpang yang lain.
Buka Komentar