Skip to main content

Berita Terbaru Artis Ahmad Dhani Diserang Penyakit Asam Urat Stadium 7

BacaNulis.Com - Artis Ahmad Dhani sepertinya tak putus dirundung masalah setelah masuk hotel prodeo. Setelah beberapa waktu sempat jadi olok-olokan warga net, terkait nasi bungkus yang dibawa saat menghadiri persidangannya, kini kabar buruk menimpa dia lagi. Saat ini pihak lapas mengabarkan bahwa dia terdeteksi mengidap penyakit asam urat dengan stadium 7.
Berita Terbaru Artis Ahmad Dhani Diserang Penyakit Asam Urat Stadium 7

Dilansir dari laman www.jatim.sindonews.com, hingga tulisan ini diturunkan Ahmad Dhani sedang menjalani perawatan medis di dalam Rutan Madaeng Sidoarjo, Jawa Timur sejak Senin (25/03/2019). Menurut pihak Pengadilan Negeri Surabaya, Ahmad Dhani dirawat terkait penyakit asam urat yang dideritanya yang sudah masuk ke level itu sejak Kamis lalu.

Saat itu musisi ini berjalan tertatih menuju mobil tahanan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Tim medis sudah memasukkan 3 obat cair, melalui infus ke dalam tubuh Ahmad Dhani. Karena telah memasuki fase berat, maka terpaksa pengobatan dilakukan dengan cara demikian di dalam rutan Medaeng.

Meski dilaporkan membaik, namun kondisi penyakit tersebut membuat pihak lapas memberi perhatian lebih, sehubungan dengan kesehatannya. Kepala Rutan Medaeng Teguh Pamuji membenarkan hal tersebut, dan belum bisa memastikan apakah dia bisa menghadiri sidang lanjutan atau tidak, yang menurut rencana akan digelar hari ini Selasa (26/03/2019).

Baca juga: Berita Hot Pekan Ini, Ternyata Bintang Sinetron Steve Emmanuel Kembali Jadi Nasrani

Dan berikut kronologi Ahmad Dhani bisa masuk penjara yang dilansir dari laman situs www.kaltim.tribunnews.com, setidaknya ada 4 fakta yang bergulir terkait kasus pentolan grup musik Dewa 19 tersebut!

1. Asal mula kasus

Kasus ini ditengarai muncul atas ucapan kata ‘idiot’ oleh sang vokalis pada vlog, yang ia buat ketika akan mengikuti deklarasi 2019 Ganti Presiden di Surabaya pada hari Minggu (26/8/2018) lalu. Melansir dari sebuah sumber terpecaya, waat itu dirinya jengkel lantaran sekelompok orang menentang adanya deklarasi tersebut. Akibat dari celotehannya ini, Ahmad Dani tertahan di lobi Hotel Majapahit Surabaya.

2. Tak mau meminta maaf

Atas ucapan itu, Ketua Koalisi Bela NKRI, Edi Firmanto melaporkan dia ke SPKT Polda Jatim dan diteruskan ke Subdit V Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus pada Kamis (30/08/2018). Artis ini dinilai telah melecehkan keberadaan organisasi yang dipimpinnya. Sebelum peristiwa pelaporan itu, sebenarnya Ahmad Dhani telah dimintai pertanggung-jawaban untuk meminta maaf, tapi tidak merespon.

3. Jadi tersangka

Akhirnya Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka. Hal itu dilakukan setelah meneliti bukti dan memeriksa saksi ahli dari kalangan tata bahasa. Tapi pihak Ahmad Dhani menyangkal jika hal tesebut sesuatu yang aneh, mengingat ujaran kebencian menurut pernyataannya adalah kebencian kepada sesuatu yang baik. Ia mengatakan bila penetapan itu kriminalisasi.

4. Jadi terpidana

Dan pada Senin 28 Januari 2019 lalu Ahmad Dhani resmi ditetapkan sebagai tersangka, berdasarkan ketuk palu Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Politikus Gerindra ini dijatuhi hukuman penjara 1 tahun 6 bulan penjara. Ia didakwa oleh JPU melakukan ujaran kebencian dengan mengunggahnya di media sosial Twitter-nya.

Baca juga: Masih Viral Pernikahan Lucinta Luna, Ini 5 Hal Ganjil Dari Foto & Videonya

Ahmad Dhani dinilai telah melanggar Pasal 45A ayat 2 junCto Pasal 28 Ayat 2 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUH. Yang berarti vonis tersebut lebih rendah dari sebelumnya, yakni 2 tahun menjadi 18 bulan saja. Pada pembacaan itu dirinya mengacungkan 2 jari sebagai simbol dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar