Skip to main content

Cara Jitu Berdebat Agar Menang

BacaNulis.Com - Berdebat bukan solusi mencari kebenaran, tapi hanya mencari pembenaran. Argumen-argumen yang ditunjukkan hanya supaya menang dalam berdebat dengan orang lain. Terlepas dari benar atau salah, yang penting lawan K.O. Rasa puas bila lawan debat mengaku kalah, walau sebenarnya Ia hanya mengalah.
Cara Jitu Berdebat Agar Menang

Dengan berdebat akan muncul dua sudut pandang yang berbeda. Inilah yang menjadi akar sebuah perdebatan. Jika para pendebat hanya mencari menang, maka setiap penjelasan yang benar pun akan dibantah. Oleh karenanya, jika masuk ranah perdebatan, sangat ideal pada posisi yang benar dan menjadi pemenang dalam perdebatan tersebut.

Berdebat sah-sah saja ditengah kehidupan yang demokratis. Walau banyak yang menganjurkan meninggalkan perdebatan, karena itu hal yang sia-sia saja dan perbuatan pembawa dosa. Akan tetapi tidak semua orang pada jalan baik yang mau menerima sebuah nasehat yang santun. Mereka mengakui argumen itu benar jika kalah dari sebuah perdebatan.

Melawan orang yang suka berdebat, dilawan dengan cara yang sama. Dalam berdebat fokus pada posisi pada jalan yang mana sedang diambil. Jika sudah percaya diri berada dijalan yang benar, maka itu akan memunculkan motivasi yang kuat untuk menang. Berikut ini cara jitu berdebat agar menang:

1. Lakukan dengan cara yang santun dan berakhlak

Dalam menyampaikan sebuah argumen yang membawa pesan kepada lawan. Lakukan dengan cara yang santun dan berakhlak. Dengan begitu argumen tersebut tidak menyinggung perasaan lawan, sehingga pesan akan lebih mudah sampai.

Tidak jarang banyak argumen yang langsung ditolak bukan karena tidak benar, tapi disebabkan si penyampai tidak santun dalam menyampaikannya. Ini membuat semakin sakit hari pihak lawan dan tidak memperdulikan argumen apa yang disampaikan, walau sebenarnya merupakan sebuah kebenaran. Baca juga: Katakanlah yang baik-baik atau lebih baik diam

2. Perbanyak bertanya

Bertanya bukan menunjukkan bawah tidak paham dalam sebuah perdebatan. Dengan bertanya, bisa mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki lawan. Dengan begitu bisa diukur dan di tekan dengan pertanyaan yang sulit untuk lawan menjawabnya.

3. Gunakan data

Memenangkan sebuah perdebatan bukan dengan otak kosong. Asal-asalan dalam berargumen, yang menunjukkan tidak berkualitasnya isi pikiran yang ada. Jika ingin menang telak, harus memiliki kecerdasan di atas lawan bicara, ditambah serangan ke pihak lawan dengan data-data yang benar. Tentu pihak lawan akan mati kutu dan tidak bisa membuat suatu bantahan, karena merasa sudah kalah telak.

4. Usahakan menggunakan pendapat yang autentik

Dalam berdebat, usahakan juga menggunakan pendapat pihak ke tiga yang sudah teruji kebenarannya dan tidak diragukan lagi kebenarannya (kebenaran yang autentik). Sehingga lawan tidak bisa menyangkal, karena pendapat yang keluar dari orang-orang yang sudah ahli. Secara sederhananya, membuat pernyataan bukan "menurut saya", tapi katakan "menurut pendapatan ahli yang bernama atau menurut si polan" yang itu menunjukkan sebuah kutipan yang sangat berbobot. Tentu lawan akan sulit membantah argumen orang yang sudah ahli, kecuali ia mampu membuat pernyataan kontra dari pendapat ahli yang lainnya.

5. Sabar dan enjoy

Lawan debat biasanya ingin mengobrak-abrik emosi. Sabar dan sikap enjoy saja sangat diperlukan. Jika hal itu hilang, maka pikiran yang jernih dalam membuat argumen yang berkualitas menjadi sulit. Baca juga: Sabar dan syukur sebagai pemuas hidup
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar