Skip to main content

Heboh! Pemilik Akun Remaja Penghina Brimop Yang Gugur Di Papua Sudah Diburu

BacaNulis.Com - Kontak senjata antara KKB dengan para anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi di Mugi kabupaten Nduga pada Rabu (20/3/2019) yang menewaskan salah satu anggota Brimob, rupanya ditanggapi lain oleh pemilik akun remaja. Setelah beberapa waktu lalu media sosial dikejutkan oleh postingan yang menghina Kopassus, kini giliran anggota Brimop menerima perlakuan buruk. Entah apa yang dipikirkan pemuda ini, melihat perjuangan prajurit tersebut, teganya dia merendahkan perjuangannya mempertahankan NKRI.
Heboh! Pemilik Akun Remaja Penghina Brimop Yang Gugur Di Papua Sudah Diburu

Dilansir dari laman www.tribunnews.com pemilik akun tersebut bernama Laode Rajhab. Unggahan itu pertama kali ditemukan pada sebuah grup Facebook Sultra Watch. Dia menuliskan beberapa kalimat lengkap dengan caption, bernada merendahkan kemampuan institusi Brimob tadi berikut foto sang prajurit.

‘‘Hari ini tanggal 20 Maret 2019 telah gugur tewas lagi anggota Brimob, dengan kontak dengan Pasukan Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Mungkin kau terlalu bodoh menembak, caramu menembak kayak menembak burung, makanya kau pantas mati...,’’ tulisnya.

Sontak saja postingan itu menuai beragam reaksi dan komentar tak terima dari para warga net. Bahkan saking kesalnya mereka, beberapa ada yang menscreenshot ulang dan mengunggahnya di Grup Facebook Cinta Polri. Mereka meminta agar aparat penegak hukum segera menindak-lanjuti perbuatan anak ini. Agar ada efek jera dan yang lain tak ada yang berani berbuat hal yang sama.

Beberapa saat setelah akun Laode Rajhab viral di sosmed, kini beredar kabar bahwa sang pelaku telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara, sehubungan dugaan tindak Pidana ITE tanggal 20 Maret 2019.

Seperti diketahui bersama bahwa memang ada anggota Brimob yang gugur dalam mengemban tugas mengamankan negara di daerah Papua. Insiden yang menewaskan prajurit terjadi ketika berusaha mengatasi serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Pada peristiwa tersebut dua kawannya juga mengalami luka yang cukup parah namun selamat. Sedangkan serangan sendiri dilakukan tepatnya di Bandara Mugi Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, saat melakukan pengamanan helikopter pengangkut logistif yang sedang take off pada Rabu pukul 07.30 WIT.

Korban meninggal itu bernama Bharada Muhammad Aldy anggota Mabes Polri dari kesatuan Resimen II Pasukan Pelopor Kedung Halang, Bogor Jawa Barat. Sementara dua rekannya yang juga terkena tembakan adalah Ipda Rahma dan Bharada Ravi Fitrah Kurniawan. Ketiganya sempat dievakuasi dan menjalani perawatan secara intensif. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin yang mengonfirmasi.

Setelah dilakukan visum di RSUD Timika jenazah Bharada Muhammad Aldy disemayamkan di Mako Brimob Detasemen B Timika. Selanjutnya pihak keluarga akan membawanya pulang ke kampung halaman di Nunukan Kalimantan Utara.

Sebenarnya ia merupakan lulusan pendidikan Tamtama Polri tahun 2018. Dirinya baru ditugaskan pertama kali di Kabupaten Nduga Papua pada bulan Februari 2019. Demikian ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Kemudian dedi juga menjelaskan jika almarhum mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) satu tingkat menjadi Bhayangkara Satu (Bharatu), sebab telah gugur dalam tugas.

Baca juga: Yang Lagi Viral! Pria Menjual Helikopter Bekas Mencapai Puluhan Milyar, Hanya Lewat Facebook

Di mata keluarganya almarhum menjadi tulang punggung keluarga dan sangat dibanggakan. Ayahnya berkerja sebagai buruh di Nunukan di Kalimantan Utara. Di mata temannya ia pemuda pendiam dan menghormati orang tua. Keinginannya menjadi personel Brimob ingin membuktikan-- bahwa anak yang terlahir dari orang biasapun bisa meraih impian menjadi seorang polisi atau tentara sama seperti yang lain.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar