Inilah Alasan Yahudi Takut Kepada Umat Islam Jika Sholat Subuh Seperti Sholat Jum'at

Inilah Alasan Yahudi Takut Kepada Umat Islam Jika Sholat Subuh Seperti Sholat Jum'at

Inilah Alasan Yahudi Takut Kepada Umat Islam Jika Sholat Subuh Seperti Sholat Jum'at

BacaNulis.Com - Di dalam Alqur'an surat Al Baqarah ayat 120:
وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ
“Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan ridha’ kepadamu hingga kamu mengikuti millah mereka”

Siapakah Yahudi itu?

Literasi tentang yahudi bisa diambil dari kisah nabi Yusuf As, yang merupakan keturunan dari nabi Ya'kub As. Nama lain nabi Ya'kub adalah Israil, Dia beserta keturunannya disebut Bani Israil. Ada kuturunannya yang sangat jahat, licik dan pendendam (yang banyak buku menyebut namanya Yahuda). Yahuda inilah yang merencanakan membunuh saudaranya yaitu nabi Yusuf As. 

Dari Yahuda inilah bisa secara jelas kelihatan siapa yahudi itu? Arahnya menjadi 2, yang pertama: sebutan Yahudi itu untuk keturunan Yahuda. Jadi keturanan Yahudi ini disebut dengan Yahudi. Yang kedua orang/kelompok yang sama jahatnya seperti Yahuda, disebutlah Yahudi. Isltilah Yahudi ini menjadi sangat populer, padahal nabinya adalah Yusuf As, seharusnya Yusifi (pengikut Yusuf) bukan Yahudi. Jadi yang namanya Yahudi, yaitu orang/kelompok keturunan bani Israil dari Yahuda yang memiliki sifat jahat dan memiliki kecerdasan. Bila orang biasa melakukan kejahatan dampaknya biasa, gak parah-parah banget. Tapi jika orang cerdas yang berbuat jahat, maka dampaknya luar biasa, itu Yahudi itu.

Berbeda dengan orang Nasrani, yaitu orang/kelompok yang melakukan kejahatan berkedok agama karena tidak faham agama. Nasrani ini berbuat jahat gara-gara tidak faham. Pada ayat yang disampaikan diatas, bagi kaum Nasrani pada waktunya nanti mereka akan bertobat. Sebab, selama ini mereka berbuat kejahatan itu sebenarnya karena mereka tidak paham. Beda dengan kaum Yahudi, yang pada ayat ada kata "Lan" yang berarti sampai kiamat pun mereka tidak akan bertobat kepada Allah Swt. Karena dengan kecerdasan, mereka sudah faham mana jalan yang benar itu. Tapi bertahan untuk membangkang karena sifat yang ada di dalam diri mereka.
inilah alasan yahudi takut kepada umat islam jika sholat subuh seperti sholat jum'at
Penyataan yang menarik dari kalangan Yahudi

Pernyataan bahwa yahudi takut kepada umat Islam jika sholat subuhnya seperti sholat jum'at dapat diambil dari dua sumber. Yang pertama bisa dilihat dari Majalah Al-Furqon edisi ke 7 tahun 2009, menyebutkan Konon Golda Mesir, mantan perdana menteri Israel, dedengkotnya atau pentolan yahudi pernah mengatakan "Kita tidak akan takut terhadap orang Islam kecuali saat mereka menunaikan sholat fajar di mesjid sebagaimana mereka menunaikan sholat jum'at.". Yang kedua cerita dari ulama Pakistan, bernama Syeikh Maulana Tariq Jamil. Punya pengalaman saat berdakwah ke Jordania, yang berbatasan dengan Israel. Setelah sholat subuh Ia melihat ada tentara Israel bolak balik yang melihat ke arah Mesjid (mengintip isi jama'ah sholat subuh). Kemudian Syeikh Maulana Tariq Jamil menghampiri tentara tersebut, lalu bertanya " Apa yang sedang Anda lakukan?. Tentara itu menjawab "saya hanya ingin melihat berapa jumlah umat Islam yang hadir sholat subuh di mesjid". Sambil heran, Syeikh Maulana Tariq Jamil bertanya lagi "kenapa?". Dia pun menjawab "di dalam Kitab Kami ada tertulis 'jika seluruh umat Islam di Dunia hadir untuk sholat subuh berjama'ah sama banyaknya dengan sholat jum'at' maka saat itu Israel akan hancur." Tapi saya lihat tadi di mesjid jama'ah sholat subuhnya sepi, maka hati saya tenang.

Baca juga: Kaitan Islam Terhadap Peperangan

Alasan Yahudi takut kepada umat Islam jika sholat subuh seperti sholat jum'at

Tentu banyak alasan mengapa Yahudi merasa takut jika jumlah sholat subuh sama seperti ketika sholat jum'at. Di bawah ini ada 3 alasan dari beberapa alasan yang tidak disebutkan;

1. Sholat subuh sangat sulit dikerjakan

Menunaikan sholat subuh memang sulit, dikerjakan di waktu masih gelap dan waktu dimana enak-enaknya tidur. Tapi jika sholat subuh mampu dikerjakan di mesjid secara berjama'ah, tentulah untuk melaksanakan sholat yang lain akan lebih mudah. Inilah yang dipahami Yahudi, jika sholat subuh yang sulit saja bisa ditunaikan. Hal ini sebuah tanda bahwa umat Islam sudah punya daya juang yang tinggi terhadap Islamnya. Ini sebuah gerakan masiv yang mengkhawatirkan bagi Yahudi di masa mendatang.

2. Sholat subuh menjadi langkah awal gerakan umat

Jika orang sudah bangun di pagi hari dan menunaikan sholat subuh, ini menunjukkan bahwa aktivitas hidupnya sudah terencana dengan baik. Jika di ibaratkan perang, maka tentu yang bangun di subuh akan menang melawan orang yang bangun kesiangan. Jama'ah subuh sudah atur strategi, eh.. ternyata lawannya baru bangun. Ya jelas menang yang kaum subuh.

3. Mengundang pertolongan Allah Swt

Gerakan subuh berjama'ah akan mengundang pertolongan Allah Swt. Karena banyak sekali keutamaan-keutamaan dari sholat subuh. diantaranya melapangkan rizki, berkumpulnya malaikat untuk mendoa'kan kebaikan-kebaikan, dijaukan sifat malas, mendapatkan ampunan, dan lain sebagainya

Kesimpulannya adalah bahwa sebagai seorang muslim harus berusaha untuk berjuang selalu sholat subuh berjama'ah di mesjid dan mendakwakan kepada orang lain untuk ikut sholat ke mesjid. Jika diibaratkan kembali dengan sebuah peperangan, memang jama'ah subuh sudah paling awal buat strateginya, merencanakan berbagai taktik jitu. Cuman yang jama'ah sholat subuhnya hanya 2 orang, sedangkan yang bangun kesiangan ada 100 orang. Hal ini juga mustahil bagi jama'ah subuh untuk menjadi pemenang. Allah Swt ingin umat menang bersama-sama diawali dari gerakan subuh. Maka, sekali lagi teruslah berjama'ah di dalam sholat subuh, kemudian berdakwah, cari tambahan pahala dengan multilevel dakwah, dengan merekrut orang-orang untuk bersama-sama menunaikan sholat subuh berjama'ah.
Buka Komentar