Skip to main content

Tiga Bidang Keuangan

Tiga Bidang Keuangan
BacaNulis.Com - Berbicara mengenai bidang keuangan, berdasarkan disiplin ilmu keuangan tersebut maka dapat di bagi menjadi tiga bidang:
1. Keuangan Perusahaan (corporate finance)
2. Investasi
3. Pasar Keuangan dan Perantara
Terkhusus pada nomor 3, banyak orang yang mengenalnya dengan istilah perbankan (banking). Ke tiga bidang di atas memiliki transaksi yang sama, namun berbeda pada sudut pandangnya.

Penjelasan tiga bidang keuangan

1. Keuangan Perusahaan

Keuangan perusahaan merupakan salah satu bidang keuangan yang berkaitan dengan aktivitas operasi perusahaan dari sudut pandang perusahaan itu sendiri. Selanjutnya, pada bidang keuangan perusahaan ini secara umum di bagi lagi menjadi 2 bagian:
a. Aktiva yang akan berhubungan dengan keputusan investasi
b. Pasiva yang akan berhubungan dengan keputusan pendanaan

Pada keputusan investasi sebuah perusahaan dapat melakukan sebuah keputusan keuangan terkait dengan aktiva apa saja yang harus dibeli oleh perusahaan. Aktiva yang dibeli merupakan aset riil, misalnya beli mesin, bangunan (gedung), peralatan, atau juga hak cipta, paten, dan merek yang merupakan aktivas tidak berwujud. Dalam melakukan keputusan investasi, bisa untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Terkait dengan yang jangka panjang, misalnya saja membeli aktivas tetap. Sedangkan yang untuk jangka pendek yang erat hubungannya dengan aset lancar, misalnya piutang dan kas.

Selanjutnya, keputusan pendanaan yaitu keputusan keuangan yang akan dilakukan oleh sebuah perusahaan yang berhubungan dengan darimana dana itu berasal, sebagai keputusan untuk membeli aktiva.

Berkaitan dengan dana, ada dua sumber yang didapat oleh perusahaan, yang pertama: dana atau modal dari asing, misalnya hutang bank dan obligasi dan yang ke dua: dana sendiri, misalnya dari laba ditahan dan saham. Keputusan pendanaan juga dibagi menjadi jangka pendek dan jangka panjang.

2. Investasi

Investasi merupakan bagian dari bidang keuangan yang terkait dengan keputusan perusahaan untuk melakukan sebuah investasi, yang dananya berasal dari investor perusahaan. Seorang investor memberikan sejumlah dana kepada perusahaan, lalu dengan dana tersebut perusahaan melakukan investasi, misalnya dengan membeli aktiva. Alur ini sungguh unik jika diperhatikan, karena dana terus di arahkan kepada pilihan investasi. Bagi seorang investor ada dua alternatif pilihan dalam melakukan investasi.
a. Melalui pasar modal, yaitu dengan membeli saham perusahaan atau obligasi.
b. Melalui intermediary, yaitu salah satu caranya misalnya mendepositokan uang di bank.

3. Pasar Keuangan dan Perantara

Pada poin yang ke tiga ini, memang masih dalam cakupan keputusan keuangan perusahaan, tapi dari sudut pandang pihak ke tiga. Yang menjadi pihak ke tiganya, misalnya adalah bank. Bank menjadi perantara bagi investor yang uangnya disimpan di bank untuk memperlancar sirkulasi dana ke pihak perusahaan yang membutuhkan modal. Hal tersebut yang dinamakan dengan perantara (intermediary instituation). Baca juga: Cara Untung Berhutang Di Bank Manapun

Pasar keuangan merupakan aktiva keuangan, seperti sekuritas (surat berharga), yang terdiri atas pasar modal sebagai pasar untuk sekuritas jangka pendeknya dan pasar uang sebagai pasar untuk sekuritas jangka pendek.


Sumber bacaan: Buku Teori & Praktik Manajemen Keuangan - Lukas Setia Atmaja, Ph.D
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar