Skip to main content

Definisi dan Tujuan Akuntansi Perpajakan yang Wajib Anda Ketahui

Dalam hal ini Anda harus mengetahui bahwa akuntansi perpajakan ialah sebuah metode akuntansi yang yang berfokus kepada pajak, ini tidak berususan dengan finansial biasa seperti jenis akuntansi yang lainnya. Dan yang pasti, akuntansi perpajakan mempunyai peraturan tersendiri yang harus dipatuhi oleh sebuah perusahaan ataupun perorangan saat dalam proses mengurus masalah perpajakan mereka.
Definisi dan Tujuan Akuntansi Perpajakan yang Wajib Anda Ketahui

Siapa pun dia yang ingin melakukan akuntansi perpajakan, baik itu individu ataupun perusahaan, haruslah melalui proses akuntansi perpajakan apabila sedang mengurus tentang pajak. Dengan adanya akuntansi perpajakan ini, maka akan mempermudah dalam melacak dana yang keluar ataupun masuk.

Akuntansi Perpajakan untuk Individu

Bagi mereka yang telah wajib pajak individu, akuntansi pajak berfokus terhadap beberapa hal seperti halnya keuntungan atau kerugian dari investasi, jumlah pemasukan, dan juga transaksi lainnya yang mempunyai potensi memengaruhi beban pajak yang harus ditanggung oleh orang tersebut. Dimana hal ini akan menjadi batasan, seberapa banyak informasi yang penting untuk seorang individu dalam hal mengelola jumlah pajak yang wajib dibayarkan setiap tahunnya. Walaupun mungkin pihak perseorangan boleh saja menggunakan jasa akuntan pajak, hal ini tidak menjadi kewajiban hukum sesuai UU.

Dalam waktu bersamaan, akuntansi secara umum akan mencakup pencatatan semua dana yang masuk ataupun keluar dari seorang pribadi ataupun perusahaan, tidak terkecuali apapun itu – bahkan termasuk juga pengeluaran pribadi yang sebenarnya tidak memengaruhi pajak.

Akuntansi Perpajakan untuk Bisnis

Jika dilihat dari sudut pandang bisnis, akan lebih banyak informasi yang harus dianalisa sebagai bagian dari proses akuntansi pajak dalam perusahaan. Walaupun pendapatan dan pemasukan sebuah perusahaan tersebut dilacak dengan cara yang sama yakni dengan akuntansi perpajakan pribadi, namun ada suatu tambahan yang akan membuat akuntansi perpajakan bagi bisnis mungkin sedikit lebih rumit lho. Pada umumnya, pengeluaran dana oleh suatu bisnis akan dipisahkan sesuai dengan tujuannya, sangat erat hubungannya dengan pengeluaran biasa, atau disalurkan kepada pemegang saham.

Walaupun suatu bisnis yang sedang berjalan tersebut juga tidak diwajibkan untuk melakukan akuntansi perpajakan dengan bantuan seorang ahli, namun sebuah perusahaan atau organisasi yang lebih besar pada umumnya akan membutuhkan bantuan sebab kerumitan dalam prosesnya untuk menghindari kemungkinan terjadi kesalahan yang fatal.

Tujuan Akuntansi Perpajakan

Akuntansi perpajakan di lakukan yang pasti akan ada tujuan, nah di bawah ini adalah beberapa tujuan dari pelaksanaan proses akuntansi di lakukan, antara lain :

1. Memastikan hak penerimaan negara terjamin

Yang satu ini bisanya sangat dikenal sebagai fungsi utama akuntansi perpajakan bagi sebuah negara. Dengan adanya akuntansi perpajakan tersebut yang khusus dilakukan oleh suatu perusahaan, negara akan dapat mengetahui kemampuan ekonominya secara keseluruhan. Selain hal ini menguntungkan negara sebab semuanya menjadi transparan, dan juga pihak wajib pajak dalam hal ini perusahaan akan semakin diakui dalam hal pengukuran objek pajak oleh pihak negara. Dengan adanya catatan akuntansi perpajakan yang baik, hal itu akan membuat pihak luar tidak perlu mengira-ngira mengenai kondisi ekonomi suatu perusahaan terkait.

2. Menyusun strategi perpajakan untuk masa depan

Keberadaan suatu akuntansi perpajakan juga dapat menjadi sebuah pedoman untuk membuat perencanaan ataupun strategi dalam memenuhi kewajiban pajak setiap tahun. Perusahaan tentunya akan sangat membutuhkan hal ini, agar dapat mengetahui kondisi ekonomi perusahaan tersebut. Mah, beberapa hal yang dapat Anda ketahui dari akuntansi perpajakan ialah cara menyediakan dana untuk memenuhi kewajiban pajak tersebut, menekan pengeluaran untuk pajak, dan juga mengetahui langkah apa yang dapat langsung diambil untuk mengurangi pajak.

3. Membantu memprediksi pajak perusahaan di masa depan

Keberadaan akuntansi perpajakan tentunya akan sangat membantu sebuah perusahaan dalam memprediksi berapa besar pajak yang harus dibayarkan di masa depan setiap tahunnya. Adanya hal ini tentu akan dapat mengurangi ketidakpastian dan membuat perusahaan semakin pasti dalam membuat perencanaan keuangan dalam jangka yang telah di tentukan.

4. Membuat wajib pajak sadar akan kewajiban

Anda harus memahami bahwa akuntansi perpajakan ialah sebuah perhitungan yang rinci dan dapat diterapkan dengan terus berjalannya bisnis sehingga wajib pajak tidak lagi kesulitan untuk memenuhi kewajibannya dalam perpajakan.

Baca juga: 5 Hal yang Harus di Persiapkan Perusahaan Saat Musim Pajak
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar