Skip to main content

Jenis-jenis Kredit yang Didasarkan pada Proses Terjadinya

Mayoritas orang di Indonesia khususnya mereka yang bergerak dalam bidang usaha, pasti akan menggunakan kredit untuk terus menggerakkan usahanya agar lebih maju. Anda mungkin berfikir bahwa kredit hanya sebuah modal atau pinjaman. Tetapi di dalamnya ada beberapa jenis menurut proses terjadinya. Ada beberapa jenis kredit, antara lain sebagai berikut :
Jenis-jenis Kredit yang Didasarkan pada Proses Terjadinya

Jenis Kredit Berdasarkan Cara Pemberiannya

Ini ialah jenis kredit yang bisa dilihat dari dana yang diberi oleh peminjam dan yang memberikan pinjaman serta cara yang ada di dalamnya. Di bawah ini ialah jenis kredit berdasarkan cara pemberiannya, antara lain :

• Kredit Aksep

Kredit yang satu ini ialah kredit yang diberikan oleh pihak bank dan pada umumnya lebih dikenal oleh masyarakat luas. Kredit aksep ini memberi sebuah keuntungan yang cukup besar dari penbisaan bank per tahunnya.

• Kredit Penjual

Kredit yang satu ini ialah kredit yang diberi penjual untuk pembeli, dan untuk mekanismenya sendiri  adalah menyediakan barang terlebih dahulu dengan pembayarannya bisa dilakukan secara tertahan. Transaksi ini pada umumnya bisa terjadi antara pemasok dan distributor.

• Kredit Pembeli

Kredit yang satu ini melakukan pembayaran diawal atau dengan kata lain melakukan pembayaran terlebih dahulu dengan barang yang diterima diberikan setelah pembayaran selesai.

Jenis Kredit Berdasarkan Sifat Kegunaan

Kredit ini pada dasarnya mempunyai kegunaan sebagai pemenuhan kebutuhan individu yang bersifat terbatas. Di bawah ini adalah jenis kredit berdasarkan sifat kegunaannya, antara lain :

Kredit Investasi

Kredit yang satu ini ialah jenis kredit yang banyak diterapkan ketika melakukan investasi. Jenis kredit ini biasanya sangat produktif yakni memberi keuntungan atas kegiatan investasi. Selain itu ini juga terkait dengan jangka waktu yang lama, baik dalam hal persetujuan perolehan dan pembayarannya.

Kredit Modal Kerja

Kredit yang satu ini mempunyai tujuan sebagai modal kerja melalui kegiatan usaha lainnya. Ini adalah jenis kredit yang dihasilkan seperti yang ada di atas, sebab harus untuk memperoleh hasil dari suatu kegiatan usaha.

Kredit Konsumtif

Kredit yang satu ini berbeda dengan kredit modal kerja dan investasi, kredit jenis ini sangat bertolak belakang. Dimana ini bersifat konsumtif dan mempunyai tujuan sebagai pemenuhan kebutuhan yang bersifat pribadi.

Jenis Kredit Berdasarkan Jangka Waktu Pengembalian

Setiap kredit yang diberi mempunyai komitmen yang terdiri dari individu yang berhak untuk membayar dalam jangka waktu yang telah di tentukan. Berikut merupakan jenis kredit berdasarkan jangka waktu pengembalian:

a. Kredit Jangka Pendek

Kredit dengan waktu pengembalian dalam jangka waktu 1 tahun. Jenis kredit yang satu ini pada umumnya akan diberikan pada kegiatan usaha yang bisa menghasilkan keuntungan relatif singkat.

b. Kredit Jangka Menengah

Kredit yang satu ini mempunyai batas waktu maksimum 3 tahun dan tidak lebih dari waktu tersebut. Kredit ini pada umumnya akan diberikan kepada jenis usaha yang memperoleh tidak perlu besar yakni dalam kisaran bawah 100 juta.

c. Kredit Jangka Panjang

Kredit yang satu ini akan di berikan waktu paling lama 5 tahun. Kredit ini pada umumnya digunakan untuk kegiatan usaha yang bisa memperoleh keuntungan dalam jangka waktu realatif lama.

Jenis Kredit Berdasarkan Sektor Perekonomian

Ini adalah jenis kredit yang diberikan untuk suatu kegiatan promosi untuk meningkatkan produktivitas yang ditujukan untuk kegiatan ekspor barang. Berikut ini adalah jenis kredit berdasarkan sektor ekonomi, antara lain :

1. Kredit Pertanian

Kredit yang satu ini merupakan jenis yang diberikan untuk kegiatan pertanian meliputi pertanian, perikanan, perkebunan, dan yang lainnya.

2. Kredit Pertambangan

Kredit yang satu ini digunakan untuk jenis usaha Pertambangan dalam kurun waktu yang relatif lama.

3. Kredit Ekspor Impor

Kredit yang satu ini diterapkan dalam ekspor impor dan impor, yakni dengan cara menyediakan dana terhadap impor dan ekspor untuk memperoleh barang dengan nilai demand yang cukup tinggi.

4. Kredit Profesi

Kredit yang satu ini diberikan untuk para pegawai berprofesi misalnya, seorang dokter, guru, dan karyawan swasta di Indonesia.

5. Kredit Perindustrian

Kredit yang satu ini digunakan dalam kegiatan industri, baik dengan skala kecil, menengah ataupun dalam skala besar.

6. Kredit Koperasi

Kredit yang satu ini diberikan terhadap berbagai macam koperasi untuk menggerakkan fungsi yang diberikan koperasi tersebut.

7. Kredit Perumahan

Kredit yang satu ini ialah kredit yang banyak diminati oleh keluarga baru, yakni sebuah kredit yang digunakan untuk membeli rumah baru.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar