Skip to main content

Mengetahui Fungsi, Komponen dan Perbedaan Laporan Keuangan Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur

Secara umum jenis perusahaan yang ada di dunia ini terbagi atas tiga macam yakni perusahaan dagang, perusahaan jasa serta perusahaan manufaktur. Perusahaan dagang sendiri merupakan perusahaan yang aktivitas bisnisnya membeli produk yang sudah jadi untuk dijual kembali ke konsumen. Perusahaan jasa dapat di artikan sebagai perusahaan yang menawarkan jasa kepada konsumen. Sedang perusahaan manufaktur merupakan  perusahaan yang membuat produknya sendiri dan kemudian dijual kepada konsumen oleh mereka.
Mengetahui Fungsi, Komponen dan Perbedaan Laporan Keuangan Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur

Meskipun dari jenis perusahaannya berbeda tetapi ketiganya sama-sama membutuhkan laporan keuangan setiap bulan. Dimana laporan keuangan ini sangat bermanfaat untuk pihak internal dan eksternal perusahaan tersebut. Dari semua laporan yang di buat, berikut adalah fungsi laporan keuangan sebuah perusahaan, antara lain :

1. Menunjukkan Kinerja Perusahaan

Pada dasarnya sebuah laporan keuangan akan mampu menunjukkan kinerja perusahaan anda. Dari sana Anda dapat mengetahui berapa jumlah laba dan rugi yang dihasilkan oleh perusahaan melalui laporan tersebut. Dari laporan keuangan ini Anda juga dapat mengetahui kemana saja uang yang habiskan sampai berapa hutang yang ditanggung pihak perusahaan dalam satu periode tertentu.

2. Evaluasi Bisnis

Laporan keuangan yang setiap bulan di buat juga digunakan sebagai dasar evaluasi bisnis dalam perusahaan. Dalam hal ini bukan hanya pihak internal saja yang menggunakan laporan keuangan demi keperluan evaluasi tetapi beberapa pihak eksternal seperti pihak perpajakan ataupun investor.

3. Dasar Pertimbangan Pemberian Kredit

Laporan keuangan dari sebuah perusahaan juga dibutuhkan pihak bank sebagai dasar pertimbangan dalam memberi kredit. Dengan melihat laporan keuangan tersebut, pihak bank akan dengan mudah memperhitungkan resiko kredit macet dari sebuah perusahaan.

Baca juga: Definisi Laporan Laba Rugi, Fungsi dan Contohnya

Komponen Laporan Keuangan Perusahaan

Pembuatan laporan keuangan terdiri dari beberapa komponen penting, untuk mengetahui lebih jelas, simak penjelasannya di bawah ini :

1. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi ini terdiri dari sejumlah pendapatan yang di peroleh perusahaan dalam periode tertentu dikurangi beban perusahaan tersebut.

2. Laporan Perubahan Modal

Laporan yang satu ini berisi mengenai beberapa perubahan modal dalam periode akuntansi. Perubahan modal tersebut memang bisa saja terjadi apabila perusahaan membagikan dividen atau mengalami penguatan laba maupun kerugian dalam suatu periode yang telah di tentukan.

3. Neraca

Secara umum neraca dapat di artikan sebagai laporan yang menampilkan jumlah aset, utang dan modal yang dimiliki sebuah perusahaan. Jika di lihat dari sisi aktiva Anda akan mengetahui penggunaan dana yang didistribusikan baik dalam bentuk aset tetap, kas, persediaan, hingga piutang. Sedangkan di lihat dari sisi pasiva Anda akan menemukan informasi hutang, modal bahkan beberapa laba ditahan yang Anda miliki.

Perbedaan Laporan Keuangan Perusahaan Dagang, Jasa dan Manufaktur Dalam Perusahaan

Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa terdapat tiga jenis perusahaan yakni dagang, jasa dan manufaktur. Setiap jenis perusahaan tersebut mempunyai aktivitas bisnis yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Berikut perbedaan dari tiga laporan perusahaan tersebut :

1. Perusahaan Jasa

Pada dasarnya Perusahaan jasa mempunyai laporan keuangan yang mirip dengan perusahaan dagang, yang membedakan mereka mempunyai persediaan barang dagang dalam laporan neracanya.

2. Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur mempunyai perhitungan harga pokok penjualan yang lebih lengkap dan kompleks jika di bandingkan dengan perusahaan dagang. Untuk harga pokok penjualan yang di miliki perusahaan manufaktur melibatkan beberapa persediaan seperti  bahan baku, persediaan dalam prosesnya sampai persediaan barang jadi.

3. Perusahaan Dagang

Secara umum perusahaan dagang tidak mempunyai persediaan yang rumit layaknya perusahaan manufaktur seperti yang saya jelaskan di atas. Dimana perusahaan dagang dalam menghitung harga pokok penjualannya, mereka hanya membutuhkan laporan stock opname dari beberapa persediaan barang dagang yang mereka punya.

Lihat juga: Begini Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan yang Benar

Anda harus ingat satu hal, laporan keuangan harus mempunyai sifat relevan, dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, transparan, dan mudah dimengerti sehingga akan selalu tepat sasaran. Dan cara mengetahui terjadi kesalahan atau tidak dalam penyajian laporan keuangan yang di buat, menurut saya diperlukan audit. Auditor tersebut nantinya akan memberikan sebuah opini kepada Anda apakah laporan keuangan yang dibuat sudah wajar atau belum.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar