Skip to main content

Persyaratan Terbaru Penerimaan Siswa Baru Untuk SMP, SMA & SMK

Memasuki musim tahun ajaran baru sekolah memang banyak orang tua dan peserta didik dibuat sibuk oleh persiapan. Apalagi bila menyangkut pendaftaran siswa baru di sekolah. Bisa dipastikan berbulan-bulan mereka melakukan persiapan. Tidak percaya?
Persyaratan Terbaru Penerimaan Siswa Baru Untuk SMP, SMA & SMK

Coba Anda tengok tetangga kira kanan Anda atau bahkan diri Anda sendiri di rumah bersama anak-anak. Perhatikan si kecil yang baru lulus dari Taman Kanak-kanak dan tahun ini pindah melanjutkan ke bangku Sekolah Dasar atau SD, pasti sibuk bukan?

Namun terlepas dari euforia ini, marilah sedikit kita perhatikan tentang peraturan barunya yang telah ditetapkan menteri pendidikan tahun lalu. Di mana mungkin ada sedikit perbedaan tidak sama dengan tahun sebelumnya.

Tak seperti tahun-tahun kemarin, kali ini Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 mengusung aturan baru berdasar pada Permendiikbud. Seperti dilansir dari laman situs www.grid.id peraturan tersebut berlaku untuk keseluruhan calon siswa mulai dari : SD, SMP, SMA, dan juga SMK. Di mana semua itu tertuang dalam aturan baru Nomor 51 Tahun 2018 yang sudah ditanda-tangani Mendikbud Muhadjir Effendy pada tanggal 31 Desember 2018 lalu.

Dalam peraturan itu disebutkan bahwa Pemerintah Daerah melaksanakan PPDB pada bulan Mei tiap tahunnya, akan tetapi khusus siswa baru SMK ada perbedaan. Mereka harus melakukan proses seleksi khusus yang dilakukan sebelum tahap pengumuman penetapan peserta didik baru.

Dan berikut persyaratan untuk penerimaan siswa SMP :

  1. Berusia maksimal 15 tahun nanti pada tanggal 1 Juli yang sedang berjalan
  2. Memiliki ijazah SD atau STTB dalam bentuk lain

Selanjutnya untuk penerimaan siswa SMK atau SMK :

  1. Berusia maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Juli yang sedang berjalan
  2. Punya ijazah SMP atau STTP dalam bentuk lain
  3. Punya SHUN (Sertifikat Hasil Ujian Nasional) SMP atau dalam bentuk lain

Khusus siswa baru SMK karena sekolah ini termasuk kejuruan konon tetap akan diadakan proses seleksi. Jadi siswa yang masuk ke bidang jurusan benar-benar telah sesuai keahlian dan tingkat antusiasnya. Namun misalnya siswa tersebut berasal dari luar negeri tak dikenakan aturan itu. Hanya diterapkan pada mereka yang sekolah di dalam negeri saja.

Tentang Jalur Pendaftaran PPDB

Setidaknya ada  jalur yang akan serentak dilaksanakan yaitu zonasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua/wali. Demikian menurut Permendikbud, di mana semua telah tercantum dalam pasal 16 ayat (5) yang berbunyi, ‘’Calon peserta didik hanya dapat memilih 1 (satu) jalur dari  jalur pendaftaran PPDB untuk jalur prestasi di luar domisili atau zonasi kita.’’

Sebagai contoh : Semisal siswa berada di wilayah DKI Jakarta, maka dirinya bisa melalui daftar jalur prestasi di sekolah yang ada di Jakarta pula. Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang ditetapkan Pemerintah Daerah. Karena itu, sebagai calon peserta penting kiranya wajib tahu dan memiliki alamat jelas tentang data siswa bersangkutan yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum pelaksanaan PPDB.

Nah, berbicara mengenai peraturan tersebut sudahkah Anda selaku orang tua dan calon peserta didik memahami dengan benar? Bila belum, ada baiknya Anda baca lagi artikel ini dari atas lalu persiapkan semua mulai dari sekarang, terutama yang menyangkut data identitas diri, dan asal sekolah siswa, agar nanti tidak ribet.

Baca juga: Bisa Bahaya! Jika Guru Melakukan Hal Ini Kepada Siswa
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar