Skip to main content

Inilah Alasan Deddy Corbuzier Masuk Islam Dan Telah Bersyahadat Pada 21 Juni 2019 bersama Gus Miftah

Inilah Alasan Deddy Corbuzier Masuk Islam Dan Telah Bersyahadat Pada 21 Juni 2019 bersama Gus Miftah
Hidayah Allah SWT memang kapan saja bisa datang kepada manusia. Bahkan hidayah kepada seorang yang lahir sebagai muslim karena kedua orang tuanya muslim. Karena banyak juga, islam bawaan belum benar-benar mengenal islam dengan benar, sehingga kehidupannya masih jahil. Begitu juga terlahir sebagai non-muslim yang terkadang di pertengahan kehidupan atau di penghujung kehidupannya, Allah SWT memberikan hidayah.

Hidayah untuk siapa saja, bukan berarti khusus orang-orang yang masuk islam. Karena secara umum hidayah itu merupakan kesadaran seseorang untuk merubah dirinya sesuai keinginan Allah SWT, yang didapatkan dari usaha mencari petunjuk jalan kebenaran. Hidayah tidaklah semerta-merta datang begitu saja, banyak hidayah yang datang terdapat rangkaian petunjuk yang telah dialami.

Baru-baru ini berita hidayah datang dari kalangan artis yang tidak lagi asing namanya di telinga masyarakat, yaitu Deddy Corbuzier. Deddy Corbuzier yang bernama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo merupakan pesulap dan presenter keturunan Tionghoa. Kelahiran Jakarta, 28 Desember 1976 telah mengucapkan syahadat pada 21 Juni 2019 di Jogjakarta bersama Ustadz Gus Miftah.

Pada pernyataan Deddy Corbuzier menyebutkan saat konferensi pers bahwa dirinya memang sudah lama mempelajari tentang Islam. Bahkan Ia menyebutkan, acara hitam putih yang dibawanya sudah 1 atau 2 tahunan kebanyakan berisikan konten islam. Jadi bukan langsung makjleb secara tiba-tiba masuk islam, akan tetapi banyak pertimbangan dan pelajaran yang membuat keputusannya menjadi bulat. Gus Miftah juga menambahkan, bahwa Deddy Corbuzier sangat intens mempelajari islam di 11 bulan ini. Sudah lebih 10 x Gus Miftah datang ke rumah Deddy Corbuzier dalam rangka silaturahiim yang diselengi dengan wejangan dakwah islam.

Berikut ini alasan Deddy Corbuzier yang dikutip di unggahan video youtube oleh tim BacaNulis:

  • Deddy Corbuzier merupakan sosok orang yang sangat realistis dan cerdas. Bagi yang sering menonton acara TV yang dibawakannya, mulai dari gaya bicara, pertanyaan, sampai argumen yang diberikan faham Ia orangnya relistis dan cerdas. Nah, dalam pemahaman dirinya terhadap islam, Ia mengatakan ajaran islam itu sangat realistis.
  • Dirinya menyebutkan juga bahwa islam itu sangat ramah. Tidak seperti gambaran dari cerita negatif yang banyak orang salah memahaminya. Ternyata Deddy Corbuzier tidak menemukan fakta kebenaran bahwa islam itu negatif, seperti banyak orang yang salah paham. Ia menemukan islam itu sangat ramah. Itu Ia temukan salah satunya pada sosok Gus Miftah. 
  • Di channel youtubenya banyak nitizen yang mendo'akan dan mendukung dirinya agar masuk islam. Komentar-komentar pada channel youtubenya tersebut menjadi semangat Deddy Corbuzier dalam mempelajari islam. 

Deddy Corbuzier juga menegaskan, masuknya Ia ke dalam islam bukan karena ada embel-embel materi atau wanita. Di islam malahan ia banyak keluarkan uang dan masuk islam juga bukan alasan untuk menikahi wanita yang beragama islam, ini sangat membuang-buang waktu, tangkasnya.

Menjadi mu'alaf atau murtad sebenarnya hal biasa saja yang bisa dialami setiap orang. Hal yang terpenting adalah tujuan dari kesemua itu. Mu'alaf merupakan jalan lurus, jalan kebenaran yang telah diambil oleh seseorang dan sebaliknya murtad merupakan jalan menjauhi dari jalan yang lurus.

Allah SWT sangat ingin setiap manusia mencari dan berada dalam jalan yang lurus. Dan Alhamdulillah telah ada seseorang yang mendapatkannya yaitu Deddy Corbuzier. Saat ini mungkin dirinya, lain waktu akan ada orang lain pula yang sama seperti jejaknya. Semoga keputusan Deddy Corbuzier memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk terus mendalami islam, bukan saja bagi non-islam, tetapi juga bagi orang islam itu sendiri.

Mudah-mudahan Deddy Corbuzier tetap istiqomah sampai akhir hayatnya, sebab akan ada banyak godaan dan rintangan ke depannya. Hanya kepada Allahlah semua urusan dikembalikan, dan manusialah yang memilih terhadap apa yang akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah kelak.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar