Skip to main content

Penjelasan Medis Bahaya Atau Tidaknya Pakai Kipas Angin Saat Sedang Tidur

Penjelasan Medis Bahaya Atau Tidaknya Pakai Kipas Angin Saat Sedang Tidur
Cuaca sedang panas, memang enak pakai kipas ingin. Terasa angin yang silir mengenai badan yang lagi gerah kepanasan. Penggunaan kipas angin biasanya di siang hari. Namun, bagi orang yang merasa gerah dan tidak tahan suasana sumuk, pada malam hari juga memakai kipas angin. Hal tersebut, bahkan sampai telelap hingga tidur sampai di pagi hari.

Sepertinya penggunaan kipas angin membawa candu. Jika tidak dinyalakan terasa gerah saja badannya. Sehingga bila berada di rumah, kipas hidup sepanjang hari, kecuali pada saat cuaca sangat dingin karena hujan deras. Kebiasaan terkena angin pada kipas merupakan hal tidak baik menurut kesehatan apalagi mengarah langsung ke badan (kipas tidak berputar)

Ada sebuah berita tentang penggunaan kipas khususnya pada saat sedang tidur malam menyebabkan kematian. Hal tersebut sudah dialami oleh beberapa orang, sehingga perlu untuk menghindari kebiasaan membahayakan tersebut. Memang, tidak semua orang mengalami kejadian hingga meninggal atau secara tiba-tiba timbul penyakit saat menggunakan kipas angin saat tidur. Itu berarti, badan masih bisa bertahan dari efek angin yang ditimbulkan. Tapi pertanyaannya, sampai kapan bisa tahan?. Tentu lebih baik kebiasaan tidur menghidupkan kipas angin bisa dihindari. Karena dampaknya lebih bagus untuk menjaga kesehatan.

Berikut ini, penjelasan secara medis begitu berbahayanya penggunaan kipas angin pada saat sedang tidur, yang memungkinkan sebagai penyebab kematian atau timbulnya suatu penyakit yang berbahaya di dalam tubuh jika pemakaiannya tidak tepat:

Dilansir dari laman DetikHealth bahwa sebenarnya kipas angin bukanlah penyebab dari kematian seseorang. Memang orang bisa meninggal ketika sedang tidur. Dari pernyataan seorang pakar bernama dr. Frans Abednego Barus, SpP, tidak membenarkan penggunaan kipas angin sebagai penyebab terjadinya kematian. Ia menegaskan, tidak masalah menggunakan kipas angin pada saat sedang tidur asalkan jangan pada ruang tertutup. Setidaknya ada ventilasi atau celah udara untuk masuk. Bisa saja penyebab kematian itu dikarenakan suplai oksigen yang tidak cukup di dalam ruangan, bukan pada penggunaan kipas anginnya.

Walau belum ada penelitian yang membuktikan kipas angin menjadi penyebab kematian, namun banyak dari dunia kesehatan, sebaiknya penggunaan kipas angin di kontrol dengan baik, harus tepat penggunaannya.

Artinya tetap saja ada sisi bahaya dari penggunaan kipas angin tersebut. Ada sisi negatif yang perlu diketahui supaya dapat dihindari:

Munculnya penyakit jangka panjang bila kipas angin dibiarkan kotor dan mengarah langsung ke badan. Kipas angin yang digunakan, pada umumnya jarang dilakukan pembersihan. Hal ini yang harus dihindari, karena kotoran atau debu yang menempel membuat kesehatan badan terganggu.

Apalagi bagi yang punya derita asma dan alergi. Kipas angin yang berdebu akan memicu kekambuhan penyakit asma dan alergi. Angin dari kipas angin akan menerbangkan kotoran atau debu yang menempel, sehingga berterbangan di dalam ruangan yang kemudian terhirup melalui hidung.

Sehingga secara rutin perlu dibersihkan secara rutin kipas angin yang dipakai. Apalagi kipas angin yang jarang di pakai, lebih cepat terdapat kotoran atau debu yang menempel. Bersihkan terlebih dahulu, sebelum digunakan.

Hipotermia pada kondisi suhu tertentu. Jika pada kondisi suhu tubuh di atas 40oC, dimana mekanisme di dalam tubuh tidak dapat mendinginkan suhu badan. Kipas angin bisa membantu untuk mendinginkan suhu badan. Tapi bila suhu tubuh kurang dari 35oC, dimana mekanisme di dalam tubuh tidak bisa memproduksi panas yang disebabkan oleh cuaca atau udara dingin, maka penggunaan kipas angin pada saat sedang tidur mempercepat tidak berkerjanya fungsi organ, bahkan hingga terjadi kematian.

Angin dari kipas angin juga menyebabkan masuk angin. Masuk angin memang penyakit yang sering di alami banyak orang. Walau begitu, jangan dianggap remeh. Karena terlalu lamanya angin mengendap di dalam tubuh, dapat menimbulkan kematian.

Baca juga: Inilah Bahaya Tidur Dengan Lampu Menyala

Itulah penjelasan terkait bahayanya penggunaan kipas angin. Walau secara medis tidak membenarkan bahwa penyebab utama karena kipas angin. Akan tetapi, disarankan untuk menghindarinya atau mengontrol penggunaannya. Menjaga kesehatan itu lebih baik daripada mengobati. Penelitian terus berlanjut, bisa saja di kemudian hari, ditemukan memang benar penggunaan kipas angin sangat berbahaya atau sebaliknya sangat bagus merutinkan penggunaan kipas angin. Benar salah penjelasannya, tapi bukti empiris memperlihatkan, orang-orang yang menggunakan kipas angin saat tidur cenderung berpenyakit.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar