Skip to main content

Do'a Lengkap Terkait Dengan Idul adha (Hari Raya Qurban)


Idul adha adalah sebuah hari raya umat Islam, di mana pada hari ini diperingati peristiwa kurban. Perayaan ini memiliki makna sejarah di dalamnya, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia mengorbankan putranya untuk Allah, kemudian pengorbanan itu digantikan oleh-Nya dengan domba. Bukan hanya hari raya kurban, tetapi Iduladha juga disebut sebagai lebaran haji. Sebab perayaan ini bersamaan dengan ibadah haji yang dijalan oleh seluruh umat Islam dunia di Mekkah. Idul adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim.

Sama halnya dengan Hari Raya Idul fitri, pada hari raya Idul adha, umat Islam berkumpul sejak pagi hari dan melakukan Salat Ied bersama-sama di tanah lapang atau masjid. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Baca juga : Larangan - Larangan Yang Harus Dihindari Saat Menyembelih Hewan Qurban

Di hari tersebut, terdapat keunggulan dan keistimewaan tersendiri bagi orang yang melengkapinya dengan amalan ibadah puasa dan qurban. Jika umat Islam belum memiliki kemampuan untuk menunaikan haji, qurban bisa menjadi penggantinya. Namun, jika qurban juga dirasa belum mampu, seseorang bisa melengkapi ibadah Idul Adha dengan berpuasa.

Puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan bagi umat muslim sedunia, agar kita dapat turut merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan oleh para jama’ah haji. Namun, bagi jamaah haji sendiri haram hukumnya untuk berpuasa di hari Arafah 9 Dzulhijjah.

Amalan ibadah puasa Idul Adha dikenal dengan nama puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah. Puasa Tarwiyah dan Arafah dilaksanakan dua hari berturut-turut yaitu tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah atau sebelum ibadah Salat Idul Adha tiba, sedangkan puasa Dzulhijjah dilaksanakan pada tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah.

Ketiganya sangat dianjurkan bagi umat Muslim untuk melaksanakannya, maka dari itu hukum melaksanakan ketiga puasa ini adalah sunnah muakkad. Sunnah muakkad berarti ibadah ini berlaku sunnah namun sangat dianjurkan untuk dikerjakan sehingga hukumnya mendekati wajib. Berikut ini beberapa doa terkait dengan Idul Adha (Hari Raya Qurban).

Doa Niat Berqurban

Membaca bismillaahirrahmaanirrahiim.
Membaca Salawat : Allâhumma shalli alâ muhammad, wa alâ âli muhammad
Artinya : “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya”
Membaca takbir tiga kali dan tahmid sekali : Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd
Artinya : “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu”

Doa untuk Menyembelih Qurban

Membaca Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Allaahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim
Artinya : “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Doa Puasa Sunah Tanggal 1 – 7 Dzulhijjah

Membaca Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Nawaitu Shauma Syahri Dhilhijjati sunnatan lillahi Ta’alaa.
Artinya : "Aku niat puasa sunnah di bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala."

Doa Puasa Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah

Membaca Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Nawaitu shaumat tarwiyata sunnatan lillahi Ta’alaa.
Artinya : "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala."

Doa Puasa Arafah Tanggal 9 Dzulhijjah

Membaca Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Nawaitu Shauma ‘arofata sunnatan lillahi Ta’alaa.
Artinya : "Saya niat puasa sunnah arofata karena Allah Ta’ala."

Doa Mandi Hari Raya Idul Adha

Membaca Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Nawaitul ghusla liyaumi 'liedil adhaa sunnatan lillahi Ta’alaa.
Artinya : "Sengaja saya mandi pada hari raya idul adha sunnah karena Allah Ta’ala."

Baca juga : Periode Madina part 2 (Sebuah ringkasan sejarah Muhammad)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar